blogs - gawai

Apple Kembangkan Material 'Matte Black' yang Dapat Serap Cahaya

10 Dec 14, 2020
Apple Kembangkan Material 'Matte Black' yang Dapat Serap Cahaya

Ketika banyak vendor mobile lain berlomba-lomba untuk menciptakan produk smartphone dengan jerohan canggih, layar besar dengan kualitas tinggi sampai sensor kamera beresolusi tinggi, justru Apple berjalan di jalur yang lain. Menurut kabar, perusahaan Cupertino tersebut sekarang ini sedang dalam proses penggarapan dan penyempurnaan sebuah material yang mereka namakan Matte Black.

Apa itu Matte Black? Menurut database di US Patent & Trademark Office, di mana Apple mematenkan inovasinya ini, Matte Black adalah sejenis material yang mampu menyerap cahaya yang datang dari luar dan menerpa permukaan benda yang menggunakannya. Material tersebut meliputi beberapa lapisan, mulai dari aluminium, logam sampai dengan titanium.

Dalam penjelasan rincinya, Matte Black ini merupakan sebuah material yang dianodisasi. Bagian yang dianodisasi tersebut meliputi logam subtrasi sebagai bahan pembuatnya. Cara kerjanya adalah ketika ada cahaya datang dari luar, maka akan langsung diteruskan masuk ke dalam pori-pori material dan partikel warna akan ditahan di dalam dinding pori-pori material.

Dikarenakan akan dapat menyerap cahaya, maka benda-benda yang dilapisi atau menggunakan Matte Black ini tidak akan berwarna cerah, terang atau penuh warna umumnya, melainkan lebih cenderung berwarna gelap, abu-abu tua atau hitam doff.

Kabar lain mengatakan bahwa nantinya Matte Black ini akan digunakan oleh Apple untuk dapat diaplikasikan di produk mobilenya, iPhone dan iPad. Dan tidak hanya untuk produk-produk mobilenya saja, ada kemungkinan juga akan diaplikasikan di beberapa produk lain, seperti Apple Watch atau juga MacBook.

Memang sampai sekarang ini belum ada informasi resmi dari pihak Apple terkait dengan Matte Black ini, akan tetapi apabila nantinya material tersebut benar-benar digunakan maka jangan berharap akan ada produk dari perusahaan California ini yang memiliki warna terang dan cerah seperti yang digunakan di produk-produknya paling anyar tersebut.

Akan tetapi jika sedikit melihat sekitar, di mana banyak vendor lain mempercantik produk mobile mereka dengan tampilan yang lebih ceria dan glossy, Apple berlaku sebaliknya. Apakah hal ini juga merupakan bukti lain bahwa Apple memang tidak ingin ikut arus dan justru menciptakan arus sendiri yang nantinya bakal diikuti banyak pihak, seperti contohnya penggunaan modul kamera pada iPhone terbaru yang berbeda dari desain modul kamera besutan vendor lainnya.