blogs - bisnis & culture

Bagaimana Cara Menjalankan Startup Secara Remote? Berikut Tipsnya

10 Dec 19, 2020
Bagaimana Cara Menjalankan Startup Secara Remote? Berikut Tipsnya

Mungkin bagi kebanyakan pendiri sebuah startup, saat membangunnya maka dia harus ada di tempat dan ikut mengurusi, mengelola dan mengembangkannya sampai sesuai dengan apa yang diinginkan. 

Ya, memang hal tersebut dirasa masih sangat wajar dan banyak dilakukan sekarang ini. Hanya saja, seiring dengan perkembangan zaman, terutama saat dunia sedang dalam masa pandemi, WFH atau work from home adalah opsi yang sangat mungkin untuk dipilih. Bahkan dapat dijalankan bagi Anda yang baru saja membangun atau merintis sebuah startup. 

Lantas bagaimana caranya?

Sebenarnya mudah saja untuk melakukan, membangun, mengelola dan mengembangkan sebuah startup tanpa harus Anda ada di tempat atau dilakukan secara remote. Anda hanya memerlukan beberapa elemen dasar yang harus dilakukan sebelumnya, yaitu perekrutan, pengembangan dan pengelolaan. 

Setelah itu, baru Anda harus membangun 3 prinsip penting lainnya agar 3 elemen dasar di atas dapat berjalan dengan sempurna dan startup yang Anda bangun dapat sesuai dengan keinginan. 3 prinsip penting itu antara lain, kepercayaan, komunikasi dan kolaborasi. Ketiganya tidak boleh diabaikan sama sekali karena 3 elemen dasar dan 3 prinsip penting tersebut saling terkait.

Berikut ini adalah pembahasan mengenai 3 elemen dasar yang harus Anda lakukan.

Perekrutan

Untuk membangun, mengembangkan dan mengelola sebuah startup secara remote, Anda harus memiliki personel yang kapabel untuk menjalankan tugasnya tanpa harus diawasi atau diperintahkan. Oleh karenanya, Anda harus melakukan perekrutan dengan pertimbangan yang sangat detail. Mulai dari kemampuan individu, sisi tanggung jawab sampai dengan bagaimana orang yang bersangkutan mengatasi masalah yang ada.

Cara untuk merekrut orang-orang yang andal dan terpercaya seperti itu tidaklah mudah. Saat ini ada banyak sekali orang yang mencari kerja dibandingkan lowongan yang tersedia. Oleh karenanya, ketika ada lowongan pekerjaan dibuka, maka akan ada puluhan atau bahkan ratusan orang yang akan melamar. 

Dari semua yang melamar, maka hukum alam yang akan menentukan. Siapa yang paling berkualitas, dialah yang akan terpilih. Dan dalam tahap wawancara, ceritakanlah sekilas mengenai startup tersebut sampai dengan masalah pendanaan. Apabila di awal sang pelamar mendengarkan bahwa bidang usaha yang dilamarnya masih tahap dirintis dan mengatakan tidak masalah dengan hal tersebut serta akan berusaha semaksimal mungkin untuk ikut mengembangkannya, maka dialah orang yang tepat untuk dipekerjakan.

Selain dapat merekrut secara langsung, Anda juga dapat memanfaatkan website-website atau platform pencari kerja seperti Upwork, Sribulancer sampai dengan Fiverr. Ada banyak orang yang memiliki kemampuan lebih di sana dan Anda dapat memilih untuk merekrut salah satunya.

Pengembangan

Ketika ingin mengembangkan sebuah startup baru secara remote, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah menuliskan instruksi dan setiap orang memiliki tugas masing-masing. Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah komunikasi karena tanpa komunikasi maka kerja secara remote akan susah untuk dilakukan.

Dalam hal ini, komunikasi harus dilakukan setransparan mungkin agar sisi kolaborasi dapat terjalin. Dengan semakin intens berkomunikasi secara grup ataupun individu, maka engagement antar-personal pun akan terbangun.

Anda dapat melakukan pemantauan setiap hari dan menyediakan nomor telepon khusus untuk urusan penting atau juga menjadwalkan rapat dengan menggunakan media atau platform tertentu, seperti Slack, Zoom, Trello dan masih banyak lainnya.

Pengelolaan

Mengelola sebuah startup yang berisikan banyak orang di dalamnya secara remote tentunya merupakan sebuah tantangan yang besar bagi seorang pemilik atau pimpinan. Hal itu dikarenakan Anda tidak dapat memantau setiap menit atau setiap jam apa yang dilakukan orang-orang yang ikut bekerja membangun startup tersebut sampai dengan tidak dapat setiap waktu bertatap muka untuk melakukan rapat atau sejenisnya.

Akan tetapi, seperti yang tertulis di poin kedua, Anda dapat memanfaatkan banyak platform atau media untuk tetap terhubung dengan siapa saja yang ikut membangun startup tersebut. Dan ketika ingin pengelolaan berjalan lancar, maka jangan sampai ada rasa tidak percaya dan perasaan negatif karena akan berakibat fatal.

Oleh karenanya, agar pengelolaan berjalan baik, maka yang perlu dilakukan adalah merawat para pekerja secara baik pula. Mulai dari memberikan motivasi, peduli terhadap mereka, mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan feedback dari masing-masingnya, mengikutsertakan setiap orang untuk ikut memberikan ide sampai dengan menghadiahi mereka dengan bonus apabila ada goal yang didapatkan.

Dengan semakin kondusifnya sisi internal dalam startup yang sedang dibangun, maka pengelolaannya pun akan semakin mudah untuk dilakukan. Dan satu hal lagi yang tidak boleh dilakukan karena pekerjaannya dilakukan secara remote adalah membandingkan antara satu pekerja dengan lainnya atau juga mencurigai pekerja melakukan sesuatu yang lain dengan memanfaatkan fasilitas kantor.

Setelah ketiga ini dapat berjalan dengan sukses, maka secara otomatis 3 prinsip penting lainnya, yaitu kepercayaan, komunikasi dan kolaborasi juga berjalan dengan sendirinya.

Artikel menarik lainnya yang bermanfaat untuk Anda: