blogs - aplikasi

Benarkah WhatsApp Tak Lagi Gratis Dalam Waktu Dekat?

10 Oct 26, 2020
Benarkah WhatsApp Tak Lagi Gratis Dalam Waktu Dekat?

Whatsapp merupakan aplikasi chatting yang dikenal dengan layanan gratisnya. Anda tidak perlu membayar biaya operator untuk mengirimkan pesan. Lebih dari 2 milyar orang menggunakan Whatsapp untuk berbagai kepentingan dari seluruh dunia. Namun, baru-baru ini beredar kabar bahwa Whatsapp tak lagi menyediakan layanan gratis. Benarkah itu?

Nampaknya, kebijakan tersebut akan berlaku bagi mereka yang menggunakan Whatsapp untuk keperluan bisnis. Sasarannya adalah para pengusaha dan pemilik usaha kecil yang menggunakan fitur Whatsapp Business. Matt Idema selaku Chief Operating Officer dari Whatsapp mengungkapkan kebijakan tersebut saat peluncuran fitur-fitur terbaru untuk Whatsapp Business. Fitur terbaru tersebut antara lain layanan hosting, fitur Shopping, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk membantu para mitranya dalam mengelola inventaris, pesan masuk, dan lain sebagainya. Layanan hosting tersebut rencananya akan tersedia untuk umum di tahun 2021. 

Facebook, selaku perusahaan yang mengakuisisi Whatsapp menyatakan bahwa layanan hosting tersebut akan tersedia secara gratis untuk beberapa bulan sebagai masa percobaan. Setelah itu, mereka harus membayar biaya 0,5 sen hingga 9 sen untuk setiap pesan yang dikirimkan melalui layanan Whatsapp tersebut. Pemilik akun Whatsapp Business juga akan membayar biaya untuk pengiriman pesan tertentu. Contohnya, seperti struk belanja atau boarding pass. Namun biaya tersebut memiliki tarif yang berbeda, bergantung pada jumlah pesan dan wilayah pengguna. 

Sayangnya, pihak Facebook tidak memberitahu lebih lanjut detail tentang layanan lainnya yang akan dikenakan biaya. Perusahaan tersebut juga tidak memberitahukan tentang detail biaya yang dikenakan untuk masing-masing layanan. Nantinya, pertukaran pesan dengan layanan hosting terbaru ini akan disimpan di lokasi yang lain. Percakapan tersebut nantinya tidak akan dilengkapi dengan enkripsi end-to-end dari Whatsapp. Namun, Whatsapp akan memberitahukan kepada pengguna mengenai hal tersebut kepada pengguna sebelum mereka memulai chat. 

Sejak mengakuisisi Whatsapp di tahun 2014, Facebook nampaknya kesulitan mendapatkan pemasukan dari aplikasi chatting tersebut. Pengguna Whatsapp Business memang relatif lebih kecil dibandingkan pengguna layanan Whatsapp gratis. Walaupun penghasilan dari Whatsapp Business tersebut nantinya akan lebih kecil dibandingkan dari Facebook dan Instagram, namun Idema melihat potensi dari aplikasi tersebut. 

Pemasukan dari Whatsapp Business tersebut nantinya akan digunakan agar 2 milyar pengguna Whatsapp lainnya dapat terus menggunakan layanan gratis dari aplikasi tersebut. Selama ini, Facebook memang hanya mengandalkan pemasukan dari layanan iklan di Instagram dan Facebook. Dengan ditambahkannya layanan berbayar dari Whatsapp Business, diharapkan hal tersebut dapat memberikan pemasukan tambahan bagi perusahaan tersebut.