blogs - media sosial

Cara Mengoptimalkan Pemasaran Menggunakan Instagram

10 Jan 07, 2021
Cara Mengoptimalkan Pemasaran Menggunakan Instagram

Sejak awal dibuat, Instagram memang dikhususkan untuk menjadi platform show dan sharing foto. Namun setelah diakuisisi oleh Facebook, ada banyak penambahan fitur, termasuk dapat digunakan untuk mengunggah video dengan durasi tertentu.

Sekarang ini, ada lebih dari 800 juta pengguna aktif setiap bulannya dan lebih dari 60 juta foto atau video yang diunggah ke Instagram setiap hari. Tentunya dengan melihat besarnya pengguna Instagram dan aktivitas mereka di platform ini, maka akan menjadi satu media yang sangat tepat bagi Anda yang ingin memasarkan produk atau layanan perusahaan.

Dikatakan begitu karena seperti halnya platform media sosial lainnya, dengan banyaknya jumlah pengguna aktif, maka ketika Anda memasarkan produk atau layanan perusahaan, maka jangkauannya akan sangat besar dan luas. Oleh karena itu, banyak selebritis atau bahkan perusahaan besar yang menggunakan Instagram untuk mendapatkan pengikut atau juga untuk meningkatkan engage dengan lainnya.

Nah, bagi Anda yang ingin mengoptimalkan pemasaran menggunakan Instagram, berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan.

Ubah Status Akun dari Pribadi ke Bisnis

Tentu saja, karena akun yang digunakan adalah media untuk pemasaran, maka tidak boleh memakai mode pribadi, melainkan harus berstatus bisnis. Untuk itu, setelah membuat akun di Instagram, maka ubahlah menjadi berstatus bisnis. 

Caranya adalah pertama-tama klik icon garis atau titik yang berada di sudut kanan atas dan masuk ke Setting. Setelah itu masuk ke Account dan pilih Switch to Business Profile. Dengan berganti ke mode bisnis, maka ada fitur Insight yang berfungsi sebagai media statistik terkait dengan segala postingan di akun Anda tersebut. 

Unggah Teaser Produk

Setelah berganti dari Pribadi ke Bisnis, maka langkah selanjutnya adalah mengunggah produk yang Anda pasarkan atau layanan perusahaan. Hanya saja, unggahan dan captionnya tidak harus mengesankan bahwa Anda sedang berjualan atau bahkan memaksa seseorang untuk melihat dan kemudian berharap membelinya. Unggah foto produk yang bersangkutan dengan tambahan caption sesuai fotonya. 

Contohnya saja, apabila produk Anda itu adalah kopi saset, maka Anda dapat memotretnya kemudian mengunggahnya. Caption yang digunakan dapat berupa cerita di balik foto tersebut atau juga informasi seputar kopi dan lain sebagainya.

Memaksimalkan Instagram Stories

Apabila Anda ingin jangkauan yang lebih luas, maka Anda dapat memaksimalkan penggunaan Instagram Stories. Bahkan menurut ‘pembagian jatah tayangnya,’ Instagram Stories memiliki porsi lebih besar dan luas dibandingkan dengan postingan foto biasa. Hanya saja, memang waktunya sangat terbatas karena Instagram Stories hanya dapat tayang selama 24 jam saja. Akan tetapi Anda dapat menyimpannya untuk digunakan lagi lain waktu.

Dengan Instagram Stories, Anda dapat bercerita atau bahkan menjelaskan produk atau layanan yang ditawarkan dengan seksama dan mendetail. Bahkan jangkauannya tidak hanya sebatas para follower saja, melainkan orang yang bukan follower juga dapat melihatnya. 

Bermitra dengan Influencer yang Memiliki Follower Lebih Banyak

Tidak dapat dipungkiri bahwa postingan rekomendasi dari seseorang yang sudah diikuti oleh banyak pengguna Instagram lain atau yang memiliki pengaruh terhadap sesuatu sangatlah efektif untuk mendongkrak penjualan. Oleh karenanya, Anda dapat bermitra atau juga melakukan endorsement kepada influencer yang memiliki pengaruh kuat atau juga mempunyai follower banyak di Instagram,

Dengan bermitra atau endorse seperti itu, ketika influencer melakukan review mengenai produk atau layanan yang Anda tawarkan, maka akan lebih banyak orang yang melihatnya dengan persentase keberhasilan mendekati 100 persen.

Menggunakan Hashtag

Tidak perlu membombardir postingan dengan hashtag yang beragam dan sangat banyak jumlahnya. Gunakan yang sesuai dan berkaitan dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan dalam penggunaan metode marketing via Instagram. Apabila Anda terlalu banyak menggunakan hashtag, maka Instagram justru akan menandai postingan tersebut sebagai spam.

Dengan menggunakan hashtag, maka semua postingan terkait dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan akan mengumpul menjadi satu dan lebih memudahkan setiap orang untuk mencarinya.

Atur Jadwal Postingan

Postingan secara berlebihan adalah sebuah cara jitu untuk membuat para follower Anda menghilang. Oleh karena itu, harus ada pengaturan dalam melakukan postingan. Anda dapat mengunggah 3 sampai 5 postingan saja setiap harinya. Pada intinya jangan terlalu banyak dan jangan pula terlalu sedikit.

Setelah itu, yang harus diperhatikan selanjutnya adalah masalah jam tayangnya. Anda tidak boleh tidak sampai posting sesuatu dalam satu hari. Usahakan tetap konstan setiap harinya. Dan lagi, unggah di jam-jam efektif di mana banyak orang bersantai sembari menikmati aktivitas bermedia sosial, seperti jam 10 pagi, 12 siang atau juga di atas jam 7 malam.

Jadi dengan memperhatikan langkah-langkah di atas, Anda dapat mengoptimalkan Instagram sebagai senjata pemasaran di era digital dan menjangkau banyak kalangan secara cepat dan mudah.

Artikel menarik lainnya yang mungkin Anda tertarik untuk membacanya: