blogs - bisnis & culture

4 Pilar Penting untuk Jaga Hubungan Antara Perusahaan Fintech dengan Client

10 Feb 07, 2021
4 Pilar Penting untuk Jaga Hubungan Antara Perusahaan Fintech dengan Client

Financial Technology atau biasa dikenal dengan singkatan fintech merupakan cara baru dalam hal keuangan yang tidak tidak terikat oleh badan khusus atau bahkan proses tradisional dan menjadi revolusi dalam industri keuangan dan perbankan. 

Keunggulan fintech dari lembaga atau badan keuangan lainnya adalah layanannya relatif cepat, lebih mudah dan juga lebih murah. Walaupun begitu, dikarenakan beberapa faktor, untuk sementara ini, khususnya di kawasan Indonesia, bisnis fintech ini masih long way to go untuk menjadi satu bisnis yang menjanjikan dan menduduki urutan tertinggi dalam industri keuangan. 

Ketika Anda baru saja membangun bisnis dalam bidang financial technology dan kemudian secara perlahan mendapatkan popularitas, ada 4 hal penting yang wajib Anda jaga dan pertahankan agar hubungan dengan client tetap baik dan bisnis juga akan berjalan dengan lancar.

Manfaat

Mungkin dari 100 persen pelanggan yang ada, hanya 3 – 4 persen saja yang suka beralih atau menggunakan layanan penyedia layanan keuangan lain, sedangkan selebihnya memilih untuk tetap setia menggunakan jasa bank. Hal itu dikarenakan kebanyakan dari mereka memilih untuk menghindari risiko dan percaya kepada bank sebagai lembaga atau badan penyedia layanan keuangan yang memiliki dasar kuat.

Untuk itu, bagi Anda yang memiliki usaha di bidang fintech, maka usahakan bahwa bisnis Anda tersebut sangat bermanfaat atau berguna bagi para pelanggan. Usahakan bantu para pelanggan dalam menyelesaikan masalah keuangan mereka atau memberikan solusi tepatnya. Dengan produk fintech yang bagus, maka hubungan dengan pelanggan juga meningkat serta engagement dan loyalitas akan tetap terjaga.

Menawarkan Kemudahan

Selain harus memberikan manfaat, Anda juga wajib membuat layanan keuangan tersebut sangat mudah untuk digunakan. Dalam artian bahwa pelanggan wajib mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan layanan yang mereka butuhkan. 

Jadi, untuk mendorong pelanggan meninggalkan produk dan layanan tradisional yang biasa mereka gunakan, perusahaan tekfin harus menciptakan alternatif yang lebih mudah digunakan dan diakses. Pengalaman pengguna dan perjalanan pelanggan harus lebih baik daripada yang disediakan oleh lembaga keuangan tradisional.

Untuk memotivasi peralihan, perusahaan tekfin tidak hanya wajib memberikan proposisi nilai yang menarik dan berbeda yang dapat memberikan harga yang lebih baik, tetapi juga memberikan aksesibilitas, kemudahan penggunaan, kemudahan, dan program loyalitas. 

Banyak perusahaan fintech di beberapa negara lain sukses mengakuisisi pelanggan dari layanan tradisional dengan menawarkan alat baru yang memperkenalkan disiplin dan manajemen tabungan yang membantu mereka  mencapai tujuan keuangannya, seperti menabung untuk liburan atau membeli mobil atau rumah. Program kebugaran finansial yang dirancang dengan baik dan menarik tidak hanya akan menarik pelanggan baru, tetapi juga akan membantu membangun hubungan yang jauh lebih dalam.

Brand Image

Tidak dapat dipungkiri, brand image merupakan salah satu faktor kuat yang menjadi sebuah perusahaan itu dapat dengan mudah menjaring banyak pelanggan. Semakin kuat brand image sebuah perusahaan fintech, maka semakin tinggi pula potensi pelanggan yang akan datang dan menggunakan layanan mereka. Brand image yang kuat akan menghasilkan kepercayaan dan membentuk persepsi kualitas, nilai dan kepuasan. 

Kepercayaan

Menangani uang dan data pelanggan adalah inti dari bisnis fintech, jadi mendapatkan kepercayaan pelanggan adalah sesuatu yang sangat penting. Persepsi risiko apa pun akan berdampak negatif pada pengoperasian bisnis keuangan jenis baru seperti ini. 

Untuk membangun kepercayaan, penyedia layanan fintech harus memastikan bahwa mereka beroperasi sesuai dengan hukum dan peraturan negara tempat mereka berada. Teknologi baru memang dapat mendobrak batasan geografis, tetapi penting bagi bagi penyedia layanan fintech untuk menjaga hubungan dengan pelanggan agar mereka yakin dan mendapatkan perlindungan hukum sehingga aset mereka terjamin keamanannya.

Jadi, dengan menjaga keempat pilar penting di atas, maka setidaknya Anda sudah mengamankan langkah awal dalam mempertahankan hubungan dengan pelanggan.

Artikel menarik lainnya yang bermanfaat untuk Anda: