blogs - gawai

Dijual Tanpa Charger, iPhone 12 Banyak Diprotes

10 Oct 16, 2020
Dijual Tanpa Charger, iPhone 12 Banyak Diprotes

4 seri iPhone 12 akhirnya secara resmi diluncurkan oleh Apple pada tanggal 14 Oktober 2020 kemarin. Namun, peluncuran tersebut ternyata menuai protes. Pasalnya, penggemar perangkat Apple yang sudah lama menantikan kehadiran iPhone 12 harus dilanda rasa kecewa dengan ketiadaan charger dan earphone. Padahal, selama ini kedua aksesoris tersebut selalu disertakan untuk setiap seri iPhone terbaru. Apple beralasan bahwa ketiadaan dua aksesoris charger dan earphone tersebut dilakukan untuk menekan biaya produksi. Terlebih lagi, masa pandemi COVID-19 memang sempat mengakibatkan Apple mengalami kesulitan dalam memperoleh komponen yang dibutuhkan. Selain itu, Apple juga beralasan bahwa hal tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi produksi limbah elektronik.

Apple berpendapat bahwa pengguna Apple sudah pasti memiliki charger pabrikan dari Apple dan EarPods. Sehingga, mereka tentunya tidak membutuhkan perangkat aksesoris yang sama untuk seri iPhone 12 ini. Oleh karena, itu Apple memutuskan untuk hanya menyertakan kabel lighting ke USB Type C di dalam kemasannya. Namun, hal tersebut tetap menuai protes. Beberapa konsumen menganggap bahwa harga yang mereka keluarkan untuk membeli iPhone 12 sudah cukup menguras kantong. Dengan harga segitu, sudah sepantasnya mereka juga mendapatkan perangkat earphone dan charger. Dengan tidak adanya 2 aksesoris tersebut, seharusnya Apple menjual perangkat iPhone 12 dengan harga yang lebih murah lagi. 

Beberapa konsumen iPhone meluapkan kekesalan terhadap keputusan Apple tersebut melalui media sosial Twitter. Akun @SydneySimone 1 menuliskan tweet yang berbunyi “Mereka (Apple) meminta harga ratusan dollar untuk ponsel, dan bahkan tidak termasuk charger. Pengguna iPhone setia banget, ya!”. Selain itu, @JasonOGrady memposting tweet dengan komplain yang lebih terfokus. Dalam tweetnya, ia menghargai usaha Apple dalam mengurangi limbah untuk melestarikan lingkungan. Namun keluhannya muncul karena harga perangkat iPhone tersebut tetap memiliki harga yang mahal. 

Keluhan lainnya yang diajukan oleh para penggemar iPhone adalah, mereka berharap bahwa Apple akan menyertakan port USB dalam perangkat smartphone terbarunya. Namun, Apple menegaskan bahwa perusahaan tersebut akan tetap menggunakan Lightning port yang terhubung ke USB-C. Kedua adaptor untuk sistem charging tersebut juga dijual secara terpisah. 

Kekecewaan terhadap keputusan Apple tersebut tidak hanya dialami oleh warga Amerika Serikat saja. Berdasarkan postingan yang diterbitkan oleh South China Morning Post, konsumen iPhone dari dataran China juga terlihat kecewa dengan tidak adanya earphone dan kabel charger iPhone tersebut. Hal tersebut terlihat dari hasil voting di aplikasi Weibo yang menunjukkan sebanyak 10.000 responden memilih untuk tidak membeli perangkat iPhone 12. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda akan tetap membeli iPhone 12 ini?