blogs - bisnis & culture

Facebook, Instagram dan Twitter Ramai-ramai Ban Akun Media Sosial Donald Trump

10 Jan 08, 2021
Facebook, Instagram dan Twitter Ramai-ramai Ban Akun Media Sosial Donald Trump

Nampaknya para pendukung Donald Trump masih belum legowo dengan hasil dari Pemilihan Presiden di Amerika Serikat sebelumnya yang mengumumkan Joe Biden sebagai pemenangnya. Kemarin (6/1), ribuan para pendukung Trump secara serentak berkumpul di dekat Capitol Hill di Washington D.C dan melakukan demonstrasi di tempat tersebut.

Hanya saja, satu hal yang banyak pihak kecewakan adalah tidak hanya berorasi saja, para pendukung Trump tersebut secara tiba-tiba merangsek masuk ke dalam Capitol Hill yang dijaga aparat kepolisian dan melakukan pengrusakan. 

Uniknya, alih-alih meredam aksi anarkis tersebut, melalui akun Twitter pribadinya, Trump justru terkesan seperti memberi angin dan merestui aksi penyerbuan ke Capitol Hill oleh para pendukungnya tersebut. Hanya saja, tidak seberapa lama, twit tersebut kemudian dihapus oleh pihak Twitter karena dianggap melanggar aturan yang telah ditetapkan. Setidaknya ada 3 twit yang dihapus oleh Twitter terkait dengan aksi para pendukungnya itu.

Tidak hanya berhenti di situ saja, pihak Twitter kemudian mengawasi akun resmi Trump tersebut selama 24 jam dan telah memberlakukan ban selama 12 jam atas 3 twitnya tersebut. Pihak Twitter pun juga memberikan peringatan tegas apabila kembali melakukan twit serupa yang melanggar aturan mereka, maka akan mengunci akun Trump tersebut selamanya.

Pihak Twitter pun juga telah mengumumkan bahwa akan mencabut status spesial terhadap akun Trump mulai tanggal 20 Januari mendatang setelah dia dinyatakan kalah dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat di tahun 2020 kemarin. 

Ternyata, tidak hanya Twitter saja yang bersikap tegas terhadap Trump, Facebook dan Instagram juga melakukan hal serupa dengan mengunci akun resmi pria yang sekarang berusia 74 tahun tersebut. Hal tersebut secara resmi telah diumumkan oleh Facebook melalui akun Facebook Newsroom mereka. Sayangnya, tidak dijelaskan apakah ada tindakan lain yang bakal dilakukan apabila Trump mengunggah hal lain yang dianggap melanggar aturan yang telah diberlakukan.

Sebelumnya, Facebook telah menurunkan video terkait dengan aksi penyerbuan ke Capitol Hill tersebut dari platform mereka. Tidak hanya itu saja, Facebook dan juga Instagram telah menghapus postingan Trump yang berbunyi, “Ingat hari ini selamanya!”