blogs - gawai

Hal-hal Penting yang Wajib Dilakukan Sebelum Menjual Smartphone Lama Anda

10 Jan 19, 2021
Hal-hal Penting yang Wajib Dilakukan Sebelum Menjual Smartphone Lama Anda

Di penghujung tahun 2020 kemarin, salah seorang selebritis terkenal Tanah Air bernama Gisella Anastasia atau lebih akrab dipanggil Gisel tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video  mesum berdurasi pendek yang sempat beredar di internet tersebut. 

Dalam pengakuannya, Gisel sendiri tidak memiliki maksud menyebarkannya karena video tersebut direkam menggunakan sebuah smartphone dan kemudian sudah dihapus, tapi kemudian dapat dikembalikan kembali datanya sebelum akhirnya disebarkan oleh seseorang.

Terlepas dari kasus Gisel tersebut, tentunya banyak orang yang akhirnya merasa was-was dengan data-data pribadi mereka yang tersimpan di perangkat mobile dan sudah dihapus, akan tetapi ada kemungkinan digali lagi. Untuk mengatasi data dapat dimunculkan kembali, maka diperlukan kiat preventif yang tepat untuk menghindari kejadian seperti yang dialami Gisel. 

Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang patut diketahui dan dilakukan sebelum membuang, menyerahkan atau menjual handphone lama yang sudah tidak pakai lagi ke orang lain.

Menyingkirkan SIM dan Memory Card

Tentu saja sebelum Anda membuang, menyerahkan atau menjual handphone lama yang sudah tidak pakai lagi ke orang lain, langkah paling awal yang harus dilakukan adalah dengan mencopot dan menyingkirkan SIM Card dari perangkat. Hal itu untuk menghindari penggunaan data pribadi seperti nomor telepon lama, alamat dan sejenisnya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Anda juga harus menyingkirkan kartu memori atau memory card dari dalam perangkat karena di dalam kartu tersebutlah data-data penting, mulai dari foto, video sampai dengan dokumen lain tersimpan. Oleh karenanya, singkirkan kedua barang tersebut sebelum membuang, menyerahkan atau menjual handphone lama yang sudah tidak pakai lagi ke orang lain.

Hapus Secara Manual Data-data yang Ada di Dalam Perangkat

Terkadang memang ada data-data yang tidak tersimpan ke dalam memory card akan tetapi langsung masuk ke dalam tempat penyimpanan di perangkat. Oleh karenanya, disarankan untuk menghapus semua data tersebut secara manual terlebih dahulu. Tapi perlu diingat, penghapusan data secara manual ini bukan langkah terakhir yang dilakukan, ya.

Melakukan Factory Reset

Setelah itu, Anda dapat memilih opsi Factory Reset yang tersedia di semua perangkat mobile merek apapun. Dengan Factory Reset, maka semua data yang tersimpan akan dihapus dan pengaturan perangkat akan kembali seperti awal.

Untuk menemukan Factory Reset ini, Anda dapat klik Setting kemudian carilah About Phone. Di menu ini, ada banyak pilihan dan pilih Backup & Reset. Ada banyak pilihan lain, mulai dari Backup Setting, Automatic Restore dan lainnya. Pilih yang paling bawah sendiri, yaitu Erase All Data atau Factory Reset.

Di Factory Reset tersebut, Anda akan diberikan 2 opsi untuk dipilih, yaitu menghapus semua data atau memformat SD Card atau memory card. Lalu tekan Reset atau OK.

Setelah semua dilakukan, setidaknya ulangi lagi Factory Reset untuk yang kedua kalinya. Atau bahkan Anda dapat melakukan Factory Reset ketiga kali untuk memastikan bahwa data yang tersimpan benar-benar hilang atau terhapus.

Memang terkadang ada software-software ‘kuat’ yang diciptakan untuk dapat menggali atau menarik kembali data yang sudah terhapus, akan tetapi dengan melakukan langkah-langkah di atas, maka yang dapat kembali adalah data yang sudah corrupt atau rusak dan tidak bisa dilihat lagi.