blogs - bisnis & culture

Hati-Hati, Penipuan Online dan Kejahatan Siber Meningkat Selama Pandemi

10 Oct 13, 2020
Hati-Hati, Penipuan Online dan Kejahatan Siber Meningkat Selama Pandemi

Kemunculan pandemi covid-19 membuat pemerintah mengajak seluruh masyarakat melakukan physical distancing dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Hal ini sudah berlangsung berbulan-bulan sejak Maret hingga Oktober bulan ini. Anjuran tersebut secara tidak langsung merubah banyak rutinitas sehari-hari masyarakat. Jika sebelumnya anak-anak bersekolah secara langsung, kini mereka bisa bersekolah dari rumah dan melakukan proses e-learning. Tak hanya berpengaruh bagi para pelajar, pekerja kantoran pun juga ada yang menerapkan sistem Work From Home.

Kebiasaan belanja bagi para ibu rumah tangga juga mulai bergeser dari belanja konvensional menjadi belanja online. Mengingat Anda pun bisa membeli berbagai macam kebutuhan secara online. Mulai kebutuhan dapur, sayuran, fashion, kecantikan dan masih banyak lagi. Tak hanya lebih aman dari penularan virus, belanja online juga terbukti lebih cepat dan mudah. 

Banyaknya aktivitas yang dilakukan secara online ini, secara tidak langsung membuat pengguna aktif internet di Indonesia mengalami peningkatan. Bahkan peningkatan yang terjadi mencapai angka 40% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sayangnya, peningkatan jumlah pengguna internet memberikan banyak celah bagi pada pelaku kejahatan siber. Di mana mereka banyak melakukan upaya atau aksi pencurian online.

Tidak heran, jumlah kejahatan siber selama pandemi meningkat drastis hingga mencapai angka 190 juta aksi kejahatan. Peningkatan upaya kejahatan siber ini paling meningkat drastis di Bulan Agustus kemarin. BSSN atau Badan Siber dan Sandi Negara mengungkapkan bahwa ada 63 juta upaya kejahatan siber yang terjadi. Angka ini terbilang sangat tinggi, terlebih jika dibandingkan dengan jumlah kejahatan siber di sepanjang tahun 2019 yang hanya mencapai angka 39 jutaan saja.

Jumlah tersebut bukanlah jumlah aksi kejahatan yang berhasil, melainkan jumlah upaya upaya serangan. Meski begitu, peningkatan upaya pencurian online ini tentu sangat meresahkan. Khususnya bagi Anda yang memang harus mengakses internet sepanjang hari, baik itu untuk bekerja, belanja, atau bahkan menuntut ilmu.

Dengan meningkatkannya upaya kejahatan siber ini, para masyarakat diharap lebih hati-hati dan bijak dalam melakukan aktivitas di internet. Terlebih bagi Anda yang sering melakukan transaksi jual beli secara digital. Akan lebih baik jika Anda mengabadikan pesan yang terkesan mencurigakan. Jika tidak berhati-hati, Anda hanya memberikan akses yang lebih mudah bagi para pelaku siber dalam melakukan aksi kejahatan. Anda tidak ingin hal ini terjadi, kan?