blogs - profil & sejarah

Sejarah Facebook: Raja Jejaring Sosial

10 Dec 27, 2020
Sejarah Facebook: Raja Jejaring Sosial

Sekarang ini, siapa yang tidak kenal dengan jejaring sosial bernama Facebook? Tahukah Anda bahwa Facebook tersebut awalnya diciptakan oleh seorang hacker yang dikeluarkan dari kampusnya, Harvard, bernama Mark Zuckerberg. Ya, Mark Zuckerberg atau biasa dipanggil Zuck ini adalah orang di balik nama besar Facebook.

Untuk mengetahui siapa itu Zuck dan bagaimana Facebook diciptakan? Berikut ini penjelasan singkatnya.

Profil Pencipta Facebook

Bernama lengkap Mark Elliot Zuckerberg, tumbuh besar di Dobbs Ferry atau sebuah perumahan kecil di White Plains, Westchester County di sebelah utara New York, Zuck kecil sangat suka bermain video game. Salah satu permainan yang sangat dia sukai adalah Civilization yang mana mengharuskan pemainnya membangun sebuah kerajaan dari awal sampai menjadi besar.

Dari sinilah bermula kecintaan Zuck kecil terhadap program komputer di mana dia ingin menciptakan kode tersendiri atau juga game yang sesuai dengan keinginannya. Pada tahun 1990-an, ayah Zuck, Edward Zuckerberg, mengajarinya Atari BASIC Programming yang kemudian dikembangkannya sendiri.

Pencipta facebook

Mengetahui bakat anaknya semakin bagus tersebut, orang tua Zuck kemudian membayar seorang software developer bernama David Newman untuk mengajari Zuck bagaimana menggunakan kode dan bahasa komputer secara privat.

Tidak hanya mahir dalam bidang pemrograman sejak kecil, Zuck juga jago dalam berbagai bidang mata pelajaran, mulai dari matematika, astronomi sampai dengan fisika. Banyak software atau program yang dia ciptakan sejak masih duduk di kelas menengah sampai kelas atas.

Pada tahun 2002, Zuck berhasil diterima masuk ke Harvard University. Dia mengambil bidang studi Psikologi dan Computer Science. Di tahun kedua di Harvard, Zuck berhasil menciptakan sebuah program yang dinamakan CourseMatch yang memiliki fungsi untuk membuat penggunanya dapat membuat keputusan dalam pemilihan kelas berdasarkan pilihan siswa lain dan juga membantu mereka membentuk kelompok belajar sendiri.

Sayangnya, ketika masuk ke sebuah perguruan tinggi ternama di Amerika Serikat atau bahkan di dunia, justru Zuck lebih sering menghabiskan waktunya di dalam kamar, Suite H33 di Kirkland House, dengan menciptakan program atau software tertentu. Bahkan dapat dikatakan bahwa, Zuck lebih peduli dengan penciptaan program dan software tersebut daripada datang ke perkuliahan.

Suatu saat, Zuck berhasil menyelesaikan sebuah website yang dapat membuat rata-rata wajah paling disukai berdasarkan rating yang dinamakan facemash.com. Akan tetapi dalam praktiknya, justru FaceMash digunakan untuk membandingkan mana yang lebih seksi dari 2 orang yang fotonya terpampang di tampilan utamanya.

Ide pembuatan FaceMash sendiri bukan murni dari Zuck, melainkan juga berasal dari 3 teman sekelasnya yang bernama Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes. FaceMash sendiri memiliki konsep berbeda dengan website Hot or Not yang saat itu juga sedang naik daun.

Untuk mendapatkan data yang dapat ditampilkan di FaceMash ini, Zuck harus membobol sistem administrasi kampusnya dan kemudian mencuri foto-foto dan data dari setiap orang yang ada di dalam database Harvard.

Akan tetapi ulahnya tersebut diketahui pihak kampus dan Zuck mendapatkan ancaman drop out karena dianggap telah melanggar aturan yang diberlakukan. Bahkan banyak mahasiswi di Harvard yang memaksa Zuck untuk meminta maaf karena menggunakan foto mereka tanpa izin. Zuck pun dengan gentle meminta maaf di hadapan banyak orang waktu itu. Pihak Harvard pun kemudian mencabut ancaman DO tersebut. FaceMash yang dijalankan menggunakan server dari kampus tersebut juga diturunkan oleh Harvard Administration. 

Setelah kejadian tersebut, mulai mengerjakan project-project kecil untuk teman-teman kampusnya. Suatu hari, Zuck berkeinginan untuk membuat sebuah media sosial yang memiliki konsep seperti facemash.com dan juga direktori online buatan Harvard, Face Book. Zuck kemudian mengajak beberapa teman-temannya seperti Eduardo Saverin, Adam D’Angelo, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, Chris Hughes dan salah satunya adalah sahabatnya, Joe Green. 

Sayangnya, dari banyaknya teman yang dia undang untuk membahas pembuatan sebuah media sosial tersebut, hanya Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, Adam D’Angelo dan Chris Hughes yang tertarik, selebihnya menolak dan mengatakan ide tersebut tidak masuk akal. Bahkan Joe sendiri juga tidak ingin memberikan bantuan.

Awal Mula Terciptanya Facebook

Akhirnya Zuck beserta beberapa temannya tersebut mulai membangun dan merancang website media sosialnya tersebut dari bulan Januari 2004. Tepat satu bulan setelah pengerjaan di dalam ruangan dormitorinya tersebut, website yang kemudian diberi nama thefacebook.com diluncurkan.

Hanya 2 hari sejak dirilis, thefacebook.com mendapatkan pengguna sampai ribuan jumlahnya dan terus bertambah setiap jamnya. Bahkan popularitasnya pun sampai ke sekolah-sekolah atau universitas di luar Harvard. Dan dikarenakan popularitas thefacebook.com tersebut, membuat databasenya overload. Oleh karenanya, kemudian mereka harus mencari tambahan dana untuk membayar hosting service tersebut serta membutuhkan tempat yang lebih besar dari kamar Zuck di Harvard tersebut.

thefacebook

Akhirnya mereka mencari tempat tempat lain dan menyewa sebuah rumah kecil yang dijadikan sebagai kantor pusat thefacebook.com di Palo Alto, California. Pemindahan tempat tersebut dilakukan saat Zuck dan teman-temannya tersebut liburan musim panas dan ketika waktu liburan usai, Zuck memutuskan untuk tetap tinggal di Palo Alto. Dia tidak mau kembali ke Harvard karena ingin fokus mengembangkan thefacebook.com. 

Konon kabarnya, dari sinilah akhirnya pihak Harvard mengirimkan surat drop out untuk Zuck. Di Palo Alto ini semua kejayaan bermula, thefacebook.com mendapatkan suntikan dana pertama dari salah seorang pendiri PayPal, Peter Thiel, sebesar USD 500 ribu. Dana tersebut dipergunakan untuk berbagai hal termasuk memperbesar kapasitas database dan bandwidth website.

Hanya saja, di sela-sela tumbuh kembangnya thefacebook, Zuck dan teman-temannya mendapatkan surat gugatan yang dikirimkan oleh Cameron Winklevoss, Tyler Winklevoss dan Divya Narendra. Mereka bertiga adalah pendiri dari website media sosial bernama harvardconnection.com. Dalam tuntutannya, mereka bertiga menuding Zuck mencuri ide konsep websitenya untuk membuat situs tandingan. Pertarungan di persidangan tersebut memakan waktu berbulan-bulan. Walaupun akhirnya harvardconnection.com tidak jadi dirilis dan namanya diganti menjadi ConnectU, gugatan tersebut tetap berjalan. 

Sembari melawan ConnectU di persidangan, thefacebook.com terus berkembang dan menjadi besar. Bahkan popularitas thefacebook.com menarik minat Yahoo! untuk mengakuisisinya. Hanya saja, Zuck kemudian menolak tawaran Yahoo! karena hanya menawarkan nilai akuisisi sebesar USD 1 miliar saja. Menurut Zuck, nilai tersebut terlalu kecil dan Yahoo! tetap bersikeras dengan harga tersebut alias tidak mau menaikkannya.

Peningkatan Popularitas Facebook

Pada tahun 2005, thefacebook.com menanggalkan kata “the” di depan domainnya tersebut dan hanya menyisakan kata “facebook” saja. Domainnya sendiri juga diperbarui dengan cara membeli domain lain yang sebelumnya telah dimiliki oleh AboutFace Corporation. Domain facebook.com tersebut dibeli dengan harga sebesar USD 200 ribu.

Popularitas facebook.com sendiri semakin menjadi-jadi dari tahun ke tahun, banyak investor dan perusahaan besar datang dan menginvestasikan sejumlah dana ke perusahaan besutan Zuck itu, termasuk Apple dan Microsoft.

Memasuki tahun 2008, akhirnya pertikaian antara facebook dan connectU berakhir dengan kesepakatan pembayaran royalti sebesar USD 65 juta. Tanpa batu sandungan tersebut, Zuck kemudian dapat dengan leluasa mengembangkan perusahaannya itu.

Facebook akhirnya merilis initial public offering (IPO) pada bulan Mei 2012 dengan harga per saham sebesar USD38. Dan sekarang ini, Zuck menjadi seorang bilyuner termuda sedunia dengan memiliki perusahaan multi-section bernama Facebook.