blogs - profil & sejarah

Sejarah Microsoft, Perusahaan Perangkat Lunak Tersukses di Dunia

10 Jan 16, 2021
Sejarah Microsoft, Perusahaan Perangkat Lunak Tersukses di Dunia

Bagi Anda yang menggunakan perangkat laptop dengan sistem operasi Windows, tentu sudah tidak asing lagi dengan nama Microsoft. Bahkan, Microsoft Corporation bisa dibilang sebagai perusahaan multinasional yang sangat populer di dunia. Perusahaan asal Amerika ini berkantor pusat di Washington, tepatnya di Redmond. Hingga saat ini, Microsoft telah mengembangkan serta memproduksi berbagai macam produk, mulai dari perangkat keras, perangkat lunak komputer, komputer pribadi, elektronik konsumen, hingga layanan lainnya yang masih terkait dengan komputer.

Di antara banyaknya perangkat lunak komputer yang telah diproduksi Microsoft, Windows menjadi yang paling populer. Di mana seluruh perangkat yang menggunakan sistem operasi Window satu paket dengan penggunaan Microsoft Office. Microsoft juga mengenalkan browser internetnya, yakni Explorer dan Edge Web. Berdasarkan kepopulerannya serta pendapatannya yang sangat tinggi dari produk perangkat lunaknya, Microsoft disebut-sebut sebagai perusahaan pembuat perangkat lunak terbesar di dunia.

Selain perangkat lunak, Microsoft juga telah merilis perangkat keras yang tidak kalah populer. Bahkan, perangkat keras seperti game konsol Xbox menjadi produk andalan Microsoft hingga saat ini. Tidak hanya itu saja, Microsoft kian melakukan inovasi baru dengan merilis sebuah komputer layar sentuh yang diberi nama Microsoft Surface. Banyaknya produk berkualitas yang dirilis Microsoft membuatnya menjadi perusahaan paling berpengaruh di dunia.

Berdirinya Microsoft

Microsoft Corporation atau yang lebih dikenal dengan Microsoft ini didirikan pada tanggal 4 April 1975 oleh Bill Gates dan Paul Allen. Hingga saat ini, terhitung Microsoft telah memiliki usia 45 tahun. Kualitasnya yang bagus dan dipercaya membuat nama Microsoft semakin populer. Kepopuleran Microsoft yang begitu mendunia membuat kedua nama pendirinya juga tidak kalah populer. Bahkan, Bill Gates dan Paul Allen seringkali dijadikan panutan oleh para pebisnis di dunia.

Nama Microsoft diambil dari gabungan dua kata, yakni Micro Computer dan software. Penggabungan kedua kata itulah yang akhirnya memunculkan nama Microsoft. Tujuan awal didirikannya perusahaan ini tidak lain untuk menjual dan mengenbanhkan penerjemah Basic untuk perangkat Altair 8800. Bagi Anda yang belum tahu, Altair 8800 ini merupakan komputer pribadi pertama yang ada di dunia dan baru dirilis pada tahun 1975. MITS adalah perusahaan dibalik pembuatan komputer pribadi ini. Dan sebelum menggunakannya, Anda perlu merakit Altair 8800 secara mandiri.

Altair 8800

Selanjutnya pada pertengahan 1980-an, Microsoft berhasil untuk mendominasi pasar sistem operasi komputer pribadi dengan MS-DOS yang dimiliki. Di tahun 1986, mulai bermunculan jajaran sistem operasi Microsoft Windows. Sejak penawaran umum pertamanya, Microsoft langsung mendapatkan kenaikan harga saham yang terbilang sangat drastis. Kenaikan saham tersebut bahkan mampu menciptakan tiga miliuner dan 12.000 jutawan bagi para karyawan yang bekerja di Microsoft saat itu.

Windows pertama

Untuk semakin memperluas jaringannya, Microsoft memutuskan untuk mulai mengakuisisi beberapa perusahaan sejak tahun 1990-an. Salah satu langkah akuisisi yang diambil Microsoft, yakni mampu membeli Skype Technologies dengan harga senilai $8.5 miliar pada tahun 2011. Tidak hanya itu saja yang paling menarik perhatian, Microsoft juga berhasil mengakuisisi LinkedIn dengan nilai sebesar $26.3 miliar pada akhir tahun 2016. Bahkan, akuisisi Microsoft pada LinkedIn ini merupakan langkah akuisisi terbesar dalam sejarah Microsoft hingga saat ini.

Microsoft kembali mampu mendominasi pasar, salah satunya yakni pasar sistem operasi IBM-PC compatible pada tahun 2015 dan juga pasar software perkantoran. Sayangnya, kemunculan dari Android membuat Microsoft harus rela kehilangan sejumlah pasarnya karena kalah persaingan. Untuk membuatnya tetap mampu mendominasi pasar, Microsoft memperluas produknya dengan merilis berbagai macam perangkat lunak perusahaan dan konsumen. Di antaranya seperti laptop, desktop, server, tab, dan aneka gadget lainnya. Tidak lupa, Microsoft juga kembali mengembangkan situs pencarian internet melalui Bing hingga mengembangkan Cloud komputasi melalui Azure. 

Posisi Bill Gates pada tahun 2000 sebagai CEO kemudian digantikan oleh Steve Ballmer. Posisi yang dimiliki membuat Ballmer menciptakan sebuah strategi baru, yakni perangkat dan layanan. Langkah strategi baru ini terlihat dari langkah Microsoft untuk mulai mengakuisisi Danger inci di tahun 2008. Bersama Ballmer juga, Microsoft akhirnya merilis Microsoft Surface yang merupakan komputer tablet pertama mereka pada pertengahan 2012.

Microsoft Surface Pro

Dengan diluncurkannya Microsoft Surface, Microsoft mengumumkan jika dirinya siap untuk bersaing di pasar vendor PC. Di tahun yang sama dengan perilisan Microsoft Surface, perusahaan ini kembali mampu mendominasi sistem operasi personal computer dan juga pasar perangkat lunak perkantoran. Sehingga mulai banyak orang yang menggunakan Microsoft Office untuk menunjang beragam produktivitas harian mereka. Baik itu penggunaan pribadi hingga kebutuhan perkantoran.

Agar bisa bersaing di pasar smartphone atau ponsel, Microsoft kemudian merilis Microsoft Mobile dengan sebelumnya telah mengakuisisi layanan serta divisi perangkat dari Nokia. Microsoft Mobile ini menggunakan sistem operasi yang disebut dengan  Windows Phone. Sistem operasi ini untuk pertama kalinya diluncurkan pada akhir 2010 dan baru memasuki pasar Asia di tahun 2011. Peluncuran Windows Phone tersebut juga dijadikan ajang untuk meningkatkan pencitraan. Microsoft mulai merubah logonya pada tahun 2012 dan masih digunakan hingga saat ini. Tidak hanya logo, perubahan yang dilakukan Microsoft juga berlaku pada produk, jasa, hingga situs web yang dimiliki.

Ballmer menduduki posisi sebagai CEO Microsoft hingga tahun 2014. Kemudian, di tahun 2014 CEO Microsoft berganti menjadi Satya Nadella. Kemampuan yang dimiliki CEO baru ini membuat Microsoft kembali meraih pencapaian baru yakni meningkatnya saham perusahaan sejak Desember 1999 yang mana merupakan momen terakhir saham berada di tingkat tertinggi. 

Terlepas dari banyaknya perangkat keras dan lunak yang telah diproduksi oleh Microsoft, produk Microsoft lainnya yang tidak kalah populer adalah Xbox. Xbox merupakan sebuah game konsol yang dikembangkan Microsoft dan pertama kali dirilis pada tahun 2001. Kehadiran dari Xbox generasi pertama ini menambah persaingan game konsol saat itu. Di mana Xbox bersaing dengan PlayStation generasi ke-2, Dreamcast milik Sega, serta Nintendo. Tak mau kalah dengan pesaingnya, Microsoft juga hadirkan layanan Xbox Live, yang memungkinkan para pemain Xbox untuk bisa bermain secara daring.

xbox pertama

Tahun 2018 bisa dibilang sebagai salah satu masa kejayaan Microsoft. Di mana pada tahun tersebut Microsoft berhasil melampaui Apple Inc. sebagai perusahaan publik dengan nilai paling tinggi di dunia. Mengingat Apple Inc. merupakan perusahaan yang besar, pencapaian ini tentu terbilang sangat fantastis. Bahkan, pada tahun 2018 Microsoft juga berhasil menjadi perusahaan publik Amerika Serikat terbesar ketiga. Apple Inc dan Amazon menduduki urutan ketiga dan keempat. Ketiga perusahaan besar tersebut mampu mencapai kapitalisasi pasar hingga triliun dolar. Bahkan, Microsoft pun berhasil mencapai nilai lebih dari $1 triliun. Berdasarkan perjalanan yang telah dilampaui oleh Microsoft, tidak heran jika perusahaan satu ini masih populer hingga saat ini.

Artikel lain yang mungkin Anda tertarik untuk membacanya: