blogs - profil & sejarah

Inilah Serba-Serbi Para Pencipta Google

10 Sep 17, 2020
Inilah Serba-Serbi Para Pencipta Google

Bagi para pengguna internet, nama Google pastilah tidak terdengar asing. Google merupakan platform search engine yang paling banyak digunakan pengguna internet di seluruh dunia. Dengan menggunakan Google, Anda dapat mencari berbagai macam artikel dengan informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, tak jarang Google menjadi penyelamat bagi para pelajar yang mencari referensi untuk karya ilmiah mereka. Walaupun Google sudah digunakan oleh jutaan umat, tidak banyak orang yang mengetahui sosok pendiri mesin pencarian ini. Apakah Anda mengetahui bahwa Google didirikan oleh 2 sosok pengusaha berkebangsaan berbeda yang sangat ulet? Lebih luar biasa lagi, kedua pencipta Google tersebut ternyata merupakan sahabat dekat. Yuk, berkenalan lebih dekat dengan sosok Larry Page dan Sergey Brin.

Pencipta Google dan Masa Kecilnya

Ketika berbicara tentang perjalanan hidup para pencipta Google, pastilah Anda merasa penasaran dengan masa kecil mereka. Larry Page, atau Lawrence Edward Larry Page, adalah seorang pria kelahiran Michigan. Sedangkan, Sergey Mikhailovich Brin, adalah seorang pria kelahiran Moscow. Keduanya bertemu di Universitas Stanford di mana mereka sama-sama menempuh bangku kuliah. Dilihat dari segi riwayat keluarga, kedua pemuda tersebut memang berasal dari golongan keluarga yang terpandang di negaranya masing-masing. Orangtua Larry sama-sama berprofesi sebagai tenaga pendidikan di Universitas Michigan. Sedangkan orangtua Sergey merupakan ahli matematika yang sama-sama lulus dari Universitas Moskow. Ketika Sergey berusia 6 tahun, keluarga tersebut memutuskan untuk pindah ke Negeri Paman Sam. 

Tidak hanya memiliki kesamaan latar belakang keluarga, Larry dan Sergey sama-sama memiliki ketertarikan yang dalam terhadap ilmu komputer. Kecintaan Larry terhadap dunia komputer dimulai sejak dia berusia 6 tahun. Ia kerap membaca buku-buku dan majalah tentang pengetahuan sains, komputer, dan teknologi yang dimiliki kedua orangtuanya. Bahkan, di usianya yang masih belia tersebut, Larry sudah mulai mempelajari teknologi komputer generasi pertama. 

Minat Larry terhadap dunia komputer pun menjadi semakin dalam. Ilmu yang dia dapatkan semasa kecil terbukti bisa membawa dia untuk berprestasi di sekolahnya. Ia bahkan mendapatkan gelar Bachelor of Science dari Universitas Michigan setelah kelulusannya di SMA East Lansing. Penghargaan tersebut ia dapatkan berkat prestasinya dalam bidang rekayasa komputer. Dengan berbekalkan pengetahuannya, ia memutuskan untuk melanjutkan studinya di Universitas Stanford. Di sanalah ia bertemu dengan teman kuliah yang kelak menjadi rekan bisnisnya, yaitu Sergey Mikhailovich Brin.

Sedangkan minat Sergey terhadap dunia komputer dan matematika terpengaruh oleh sang ayah. Saat itu, ayah Sergey memang berprofesi sebagai seorang profesor di departemen Matematika di Universitas Maryland. Sergey juga menempuh pendidikan di universitas yang sama dan lulus di tahun 1993. Saat itu, ia lulus dengan menyandang gelar Bachelor of Science. Karena kecerdasannya, Sergey memperoleh beasiswa dari organisasi National Science Foundation. Ia memilih untuk meneruskan studinya di Universitas Stanford. Di sanalah pertemuannya dengan Larry Page dimulai.

Cikal-Bakal Search Engine Google

Baik Larry Page dan Sergey Mikhailovich Brin sama-sama lulus di tahun 1995 dengan gelar PhD di bidang komputer. Segera setelah lulus, kedua pria tersebut pun mulai berusaha untuk mewujudkan salah satu mimpi terbesar mereka. Mimpi tersebut adalah untuk menciptakan sebuah mesin pencari yang menampilkan berbagai website dari seluruh dunia. Tak hanya bisa digunakan untuk golongan tertentu di daerah yang terbatas saja. Mesin pencari tersebut juga memungkinkan untuk digunakan oleh seluruh orang dari segala penjuru dunia. Di masa itu, perkembangan internet memang masih belum sepesat sekarang. Bagi kebanyakan orang, hal tersebut tak lebih dari sekadar mimpi di siang bolong. Namun, kedua pencipta Google sama-sama yakin dan teguh dalam mewujudkan mimpi tersebut. 

Lahirnya Google

Berkat kerja keras dan ketekunan yang ditunjukkan oleh Larry dan Sergey, cikal bakal Google pun lahir. Namun kala itu, mesin pencarian web tersebut dinamakan “BackRub”. BackRub adalah sebuah mesin pencarian yang beroperasi berdasarkan sistem algoritma. Algoritma tersebut nantinya akan menampilkan hasil pencarian berdasarkan jumlah backlink yang terdapat pada website atau laman blog tersebut. Untuk mewujudkan “BackRub”, pencipta Google tersebut ‘menumpang’ di server milik Universitas Stanford selama kurang lebih 1 tahun. 

Lahirnya “Backrub” pun disambut dengan hangat oleh para pengguna web pada saat itu. Duo pengusaha tersebut pun mendapatkan suntikan dana dari Co-Founder Sun, yaitu Andy Betcholsheim. Dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mengembangkan “BackRub” menjadi “Google”. Kemudian, pencipta Google ini mulai mendirikan kantor pertama di garasi rumah milik Susan Wojcicki. Larry dan Sergey pun memutuskan untuk mempekerjakan beberapa orang sebagai tim sales. Sejak saat itu, usaha Larry dan rekan bisnisnya pun berkembang sempat. Mereka pun memutuskan untuk memindahkan kantornya di Mountain View, California. Hingga saat ini, kantor The GooglePlex menjadi HQ bagi perusahaan Google. Larry pun menjadi CEO Google sejak tahun 2011 hingga tahun 2015. 

Sepak Terjang Google di Industri Digital

Sejak menjadi perusahaan yang sukses, Google terkenal dengan kebiasaannya untuk mengakuisisi perusahaan-perusahaan startup yang memiliki potensi tinggi. Perusahaan-perusahaan tersebut pun membantu Google dalam memproduksi platform dan aplikasi untuk digunakan para pengguna internet. Tentunya, Anda pasti mengenal beberapa aplikasi dan platform yang dikembangkan oleh Google, seperti:

  • Google Gmail
  • YouTube
  • Google Hangouts
  • Google Drive
  • Google Maps
  • Google Chrome
  • Google Photos
  • Google Play
  • Cloud Search, dan
  • Android OS.

Ambisi Unik Sang Pencipta Google

Setiap orang jenius biasanya memiliki ambisi yang terkesan tidak lazim. Salah satu pencipta Google yaitu Sergey pun bukan pengecualian. Bagaikan seorang tokoh film, Sergey bermimpi untuk menemukan cara menghentikan proses penuaan pada manusia dan menemukan kunci agar dapat hidup selamanya. Atau, paling tidak, dia ingin menemukan cara untuk memperpanjang usianya. Ia bahkan menunjukkan dukungan yang sangat besar terhadap gerakan yang dibuat oleh National Academy of Medicine. Akademi farmasi tersebut memiliki misi yang sama dengan Sergey, yaitu menemukan cara untuk menghentikan proses penuaan pada manusia. Sergey mendukung gerakan tersebut dengan memberikan dana untuk riset-riset yang mereka lakukan. Tak hanya Sergey, gerakan tersebut juga bahkan didukung oleh musisi populer yaitu Moby dan Goldie Hawn. 

Tentu saja, ambisi Sergey nggak hanya berhenti sebagai donatur saja. Sebagai salah satu pencipta Google, ia memutuskan untuk mendirikan anak perusahaan yang dinamakan California Life Company. Perusahaan yang dikenal dengan sebutan Calico ini bergerak di bidang riset kesehatan. Fokus utama yang menjadi bahan riset adalah penelitian terhadap terjadinya proses penuaan pada manusia dan cara untuk menghentikannya. Tak hanya itu, perusahaan tersebut juga meneliti berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan penuaan pada manusia. Perusahaan Google Inc bahkan menuangkan dana bantuan pada perusahaan Calico sebear US$1 Milyar. Jika dikonversikan ke rupiah, maka dana tersebut mencapai hingga 14 trilyun.

Itulah beberapa fakta dan serba-serbi unik mengenai pencipta Google. Semoga informasi di atas bisa memperluas pengetahuan Anda.