blogs - bisnis & culture

Tips Mencari Nama yang Tepat untuk Startup Anda

10 Jan 31, 2021
Tips Mencari Nama yang Tepat untuk Startup Anda

Mencari dan memilih sebuah nama untuk startup yang sedang Anda bangun memang terkesan sangat mudah, akan tetapi akan berakibat fatal jika ternyata tidak tepat dengan segala sesuatu dengan jenis usaha baru Anda tersebut. Semua hal harus diperhitungkan dalam pemberian nama itu.

Terlebih lagi, nama sebuah startup akan menjadi garda terdepan ketika sudah go public. Hal itu dikarenakan nama yang dipilih akan menjadi hak dagang sekaligus langsung terhubung dengan siapa saja yang mengetahuinya.

Menurut Jenny Stanley, seorang direktur pengelola di Appetite Creative atau sebuah agensi merek yang memiliki cakupan di Eropa dan Dubai menjelaskan bahwa kebanyakan sekarang ini sebuah nama startup dipilih secara asal dan kemudian baru ada perubahan saat sudah mendapatkan pendanaan atau sejenisnya.

Stanley menjelaskan bahwa nama bisnis atau startup yang dibangun harus bisa menangkap esensi dari usaha yang dijalankan tersebut, aspiratif dan mencerminkan visi juga misi. Ditambah lagi, nama yang bagus adalah yang dapat membantu menanamkan keyakinan dan kepercayaan, tidak hanya kepada sang pemilik dan orang-orang yang bekerja di dalamnya, melainkan kepada publik dan terlebih kepada para investor.

Nah berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dijadikan pemikiran sebelum memutuskan untuk memberikan nama ke startup yang  sedang dibangun.

Tekankan Pada Kiasannya, Bukan Pada Deskripsi

Saat memilih nama, mungkin Anda akan tergoda untuk memilih nama yang deskriptif atau fungsional, terutama untuk bisnis khusus dan berteknologi tinggi. Misalnya, Payslip adalah nama deskriptif atau fungsional. Payslip adalah nama layanan penggajian digital yang berbasis di Dublin atau juga Modus Seabed Intervention adalah contoh lain dari nama fungsional lainnya. Modus Seabed Intervention merupakan nama penyedia mesin dan pemberi layanan untuk pemeliharaan kabel internet bawah air berbasis di Inggris.

Memang, nama-nama tersebut bagus, akan tetapi terlalu fungsional dan deskriptif. Ketika Anda menggunakan yang terlalu fungsional dan deskriptif atau juga terlalu generik, maka dikhawatirkan akan mengalami masalah dengan merek dagang lain, sulit untuk diingat atau susah ketika akan dilakukan penelusuran secara online. 

Untuk itu, disarankan lebih memilih nama yang memiliki kiasan, seperti General Electric, Samsung atau juga PayPal. Fokus pada tujuan perusahaan atau harapan pelanggan juga dapat dijadikan salah satu pemikiran dalam pembuatan nama, daripada menggunakan nama produk atau layanannya sebagai nama startup tersebut.

Coba untuk Menonjol dan Berbeda

Satu langkah buruk ketika sebuah startup yang baru dibuat adalah dengan meniru kompetitornya. Dengan kata lain, ketika startup yang bersangkutan sudah mulai besar, maka pelanggan baru akan lebih ingat nama kompetitornya daripada nama startup tersebut sendiri. Jadi, setiap uang dan usaha yang akan menjadi sia-sia jika pelanggan tidak dapat mengingat apakah itu "Officeteam" "Officepower" atau "Officechoice" satu bulan kemudian.

Ditambah lagi, hal ini tidak hanya terkait dengan masalah ingatan saja, melainkan secara psikologis yang mana orang yang mencari produk secara online lebih cenderung mengklik nama yang menonjol dari semua hasil pencarian serupa.

Harus Melalui Penelitian Mendetail

Disarankan juga untuk tidak asal-asalan dalam memilih nama. Bukan hanya karena agar terlihat keren, akan tetapi bisa jadi nama tersebut dalam bahasa lain memiliki konotasi yang negatif. Contohnya seperti sebuah startup di San Francisco yang bernama Volk. Memang tidak ada konotasi negatif apabila diterjemahkan dalam Bahasa Inggris resmi, akan tetapi dalam bahasa lain, volk sendiri mengacu pada penyebutan sebuah bangsa atau suku yang masih primitif.

Jadi, dalam mencari dan memilih nama harus melibatkan penelitian secara global dan juga harus dilakukan pemeriksaan latar belakang linguistik dan semantiknya, terutama di wilayah yang bersangkutan. Anda harus mempertimbangkan arti, asosiasi, konotasi dan pelafalannya agar tidak menimbulkan salah persepsi.

Check and Recheck

Nama yang bagus itu adalah nama yang mudah dan cepat diingat. Hanya saja, ketika sudah mencari dan memilih sebuah nama untuk startup, periksa terlebih dahulu apakah nama tersebut sudah digunakan oleh merek dagang lain, perusahaan lain atau sebagai nama sebuah website lainnya. Hal itu agar menghindari perselisihan dan gugatan hak cipta di kemudian hari.

Artikel lain tentang startup yang mungkin Anda akan tertarik untuk membacanya:

Apa yang Menyebabkan Sebuah Startup Gagal Bersinar?

6 Hal yang Patut Dipertimbangkan Sebelum Mendirikan Startup Fintech

Bagaimana Cara Menjalankan Startup Secara Remote? Berikut Tipsnya