blogs - media sosial

Twitter Kunci Permanen Akun Resmi Donald Trump

10 Jan 12, 2021
Twitter Kunci Permanen Akun Resmi Donald Trump

Beberapa waktu lalu, banyak platform media sosial besar di dunia seakan beramai-ramai ‘menghukum’ Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Mulai dari Facebook, Instagram, YouTube, TikTok sampai dengan Twitter mengunci akun resmi Trump dalam waktu tertentu karena terindikasi memberikan dukungan terhadap para demonstran yang mana pro kepadanya dan telah melakukan aksi anarkis di Capitol City.

Ya, memang beberapa hari kemarin, terjadi aksi penerobosan ke dalam gedung US Capitol City sekaligus pengerusakan beberapa properti di dalam tempat tersebut. Hal itu dilakukan oleh ribuan pendukung Trump yang kecewa akan hasil Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada tahun 2020 kemarin di mana yang menjadi pemenang adalah Joe Biden.

Tidak diketahui siapa dalang dan penggeraknya, secara mendadak dari berbagai penjuru kota muncul banyak orang yang kemudian melakukan demonstrasi dan orasi di depan Capitol City. Tidak hanya itu saja, mereka juga kemudian merangsek masuk ke dalam gedung yang dijaga oleh pihak keamanan.

Uniknya, aksi yang dianggap memalukan oleh banyak pejabat negara dan politikus serta pengamat di negeri Paman Sam itu, justru Donald Trump terkesan seperti memberi angin dan mendukung aksi para pendukungnya tersebut. Hal tersebut seperti yang diunggah oleh Trump di beberapa media sosial pribadi miliknya.

Sontak saja, setelah aksi anarkis tersebut terjadi dan munculnya postingan, twit atau unggahan lain di media-media sosial pribadi Trump, banyak platform media sosial yang juga langsung bergerak, menghapus dan memberikan peringatan agar hal tersebut tidak terulang lagi. Bahkan ketika platform media sosial lain memberlakukan pembekuan akun selama 1x24 jam, Twitter justru lebih lama lagi.

Hanya saja, ternyata Trump tidak mengindahkan imbauan dan peringatan, khususnya dari pihak Twitter. Dia tetap mengunggah twit-twit berupa provokasi dan dukungan terhadap orang-orang yang pro terhadapnya, serta terkesan memberikan jalan agar semua yang sejalan dapat bersama-sama menuntut kemenangan Joe Biden dibatalkan karena dianggap tidak sah alias curang.

Karena ulahnya tersebut, Twitter melalui akun Twitter Safety-nya, mengumumkan bahwa akun Twitter resmi Trump ditutup atau suspend secara permanen. Bahkan sebelum melakukannya, ada banyak pihak yang melakukan petisi langsung dan juga petisi online agar Twitter menutup akun resmi Trump tersebut.

Sebelumnya, Twitter telah menghapus twit Trump yang dianggap provokatif terkait dengan aksi anarkis para pendukungnya karena dia sempat diperingatkan dan diminta untuk menghapusnya sendiri, akan tetapi tidak dilakukannya.