blogs - aplikasi

WhatsApp Serahkan Data Pelanggan ke Facebook, Banyak yang Ancam Pindah Telegram

10 Jan 11, 2021
WhatsApp Serahkan Data Pelanggan ke Facebook, Banyak yang Ancam Pindah Telegram

Beberapa hari lalu, secara mengejutkan WhatsApp sebagai salah satu aplikasi pengiriman pesan universal via mobile terbesar di dunia mengupdate Privacy Policy mereka yang mana menjelaskan bahwa mereka akan mengirim atau membagikan data-data seluruh pengguna layanan mereka ke Facebook sebagai induk perusahaannya.

Data-data yang dimaksud antara lain foto, nomor telepon, alamat, lokasi dan semua yang ada pada layanan mereka tersebut. Pengguna WhatsApp tidak memiliki pilihan untuk menunda atau menolak hal tersebut. Bahkan juga dijelaskan bahwa per tanggal 8 Januari 2021, apabila pengguna WhatsApp menolak Privacy Policy yang baru tersebut, maka akan kehilangan akses untuk menggunakan layanan mereka selamanya.

Tentu saja, banyak pengguna WhatsApp kecewa dengan keputusan tersebut. Tidak sedikit yang mempertanyakan alasan WhatsApp melakukannya. Padahal pada saat sebelum diakuisisi oleh Facebook, WhatsApp pernah mengatakan bahwa mereka tidak akan membagi, mengirimkan atau membocorkan segala data penggunanya ke pihak manapun. Jadi dapat dikatakan data pengguna akan aman selamanya. Akan tetapi pada awal Januari 2021 ini, hal tersebut sudah dilanggar sendiri oleh pihak WhatsApp dengan menyerahkan semua data ke Facebook.

Satu hal yang menarik adalah dengan keputusan tersebut, justru membuat aplikasi pengiriman pesan via mobile pesaing WhatsApp, yaitu Telegram dan Signal, mendapatkan berkah dan keuntungan. Disebut mendapatkan berkah dan keuntungan karena banyak pengguna WhatsApp menghapus dan meniadakan aplikasi WhatsApp di perangkat mobile mereka kemudian beralih ke Telegram dan Signal.

Pihak Telegram dan Signal sendiri juga menegaskan bahwa mereka tidak akan apa yang dilakukan WhatsApp dan bakal terus menjaga privasi data dari para pengguna layanannya. Ditambah lagi ada beberapa fitur di Telegram yang tidak dimiliki WhatsApp.

Dan menurut data dari Sensor Tower, sebuah firma analisis, hanya dalam waktu 2 hari saja, Signal mendapatkan lebih dari 100 ribu pengguna baru dan aplikasi Telegram untuk iOS dan Android diunduh sampai mendekati 2,2 juta kali. Pertumbuhan WhatsApp berdasarkan pengunduhan setiap bulannya menurun drastis sampai 11 persen jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya atau setidaknya pada akhir tahun 2020 kemarin. 

Hanya saja, walaupun mendapatkan penurunan dari jumlah pengunduh aplikasi dan juga pengguna, WhatsApp sampai saat ini masih tetap menduduki peringkat pertama sebagai aplikasi pengiriman pesan singkat via mobile di dunia.