blogs - media sosial

YouTube Tidak Ingin Platformnya Dipenuhi Komentar-komentar Negatif

10 Dec 14, 2020
YouTube Tidak Ingin Platformnya Dipenuhi Komentar-komentar Negatif

Untuk saat ini, dapat dikatakan bahwa YouTube masih menduduki peringkat pertama sebagai platform video terbesar di internet secara global. Ada ribuan atau bahkan jutaan video yang diunggah di YouTube setiap detiknya. Hal itu dikarenakan siapa saja, baik yang memiliki channel atau hanya sekadar akun saja, dapat mengunggah video mereka di YouTube secara bebas dan gratis.

Dan tentu saja, dikarenakan banyaknya video dengan ragam genre tersebut, maka banyak pula orang yang datang untuk menyaksikannya saja atau juga mengomentari video tersebut. Hanya saja, dari banyaknya orang yang membubuhkan komentarnya itu, tidak sedikit yang bernada negatif bahkan mengandung hate speech.

Oleh karenanya, YouTube dalam jangka waktu dekat ini akan memberikan update terbaru untuk platformnya berupa pemberitahuan terkait komentar yang akan diposting pada sebuah video atau channel. Tujuan dari fitur baru tersebut adalah untuk mengurangi jumlah komentar negatif yang selama ini bebas berkeliaran di platform mereka.

Fitur tersebut nantinya akan berupa notifikasi pop-up yang muncul ketika seseorang ingin berkomentar negatif yang mana tidak sesuai dengan community guidelines YouTube. Kemudian, si penulis akan dapat memilih untuk tetap mengunggah komentarnya atau mengeditnya terlebih dahulu.

Sebelumnya, ketika sebuah channel memiliki ribuan atau bahkan jutaan subscriber resmi atau bahkan video-videonya ditonton banyak orang, maka sudah barang tentu ada banyak orang yang membubuhkan komentarnya.

Memang di satu sisi, apabila kolom komentar dimatikan, maka tidak ada masalah terkait dengan hate speech ini. Akan tetapi hal tersebut justru menjadi bumerang bagi channel yang bersangkutan. Namun, jika kolom komentar diaktifkan, maka ada saja yang menuliskan komentar-komentar negatif pada video yang ada di dalam suatu channel.

Dikarenakan itu, maka dengan notifikasi tersebut, baik YouTube ataupun pemilik channel akan terbantu untuk mengurangi jumlah komentar negatif dan hate speech yang bermunculan. Pihak YouTube sendiri juga mengatakan bahwa fitur yang akan mereka tambahkan tersebut dapat dikatakan sebuah langkah kecil untuk kedinamisan ekosistem di dalam platform, akan tetapi akan cukup membawa dampak yang signifikan di kemudian hari.