Affiliate Marketing: Definisi Penjelasan dan Cara Kerjanya

Admin
affiliate marketing Nov 30, 2023
1701860934_transfer-data-5.jpg

Apakah kamu tertarik menghasilkan uang melalui affiliate marketing? Ya, affiliate marketing memang sangat menggiurkan saat ini. Apalagi kamu bisa menghasilkan uang tanpa harus memiliki stok barang. Namun, Apa ketertarikan kamu sudah diiringi dengan pemahaman mengenai affiliate marketing? apakah kamu sudah mengetahui cara kerja affiliate marketing

Kalau belum, kamu sebaiknya pahami terlebih dahulu mengenai affiliate marketing. Penjelasan mengenai affiliate marketing akan di bahas di artikel ini. Kita juga akan mengetahui,  “Bagaimana cara seseorang menghasilkan uang dari affiliate marketing?” di artikel ini.

Daftar Isi

Apa itu Affiliate Marketing?

Affiliate marketing adalah salah satu teknik marketing yang memungkinan seseorang (Affiliate Marketer)  bisa memasarkan atau mempromosikan suatu produk dari suatu bisnis. Nah, Affiliate Marketer ini mempromosikan dan memasarkan produk secara online dengan membuat konten dan menautkan referral link.

Ketika seseorang melakukan conversion via link tersebut, seperti membeli produk, maka affiliate marketer akan mendapatkan komisi atas conversion tersebut. Menarik bukan? Nah, kalau kamu tertarik, pahami dulu sistem kerja affiliate marketing di bawah ini.

Bagaimana Affiliate Marketing Bekerja?

Sebelum kamu menjadi affiliate marketer yang menghasilkan uang, kamu harus tahu dulu pihak-pihak yang terlibat dalam affiliate marketing.  Tujuannya agar kamu paham sistem kerja affiliate marketing. Lalu siapa saja mereka? Berikut pihak-pihaknya: 

  • Merchant  

Merchant adalah pihak yang memiliki produk berupa barang atau jasa untuk dipromosikan. Merchant ini bisa berupa suatu bisnis, pedagang, vendor, produsen, UMKM, atau perusahaan. 

  • Affiliate marketer 

Affiliate marketer adalah orang yang memasarkan dan mempromosikan produk dari sebuah merchant. Mereka mampu mempengaruhi dan mengajak orang-orang untuk melakukan conversion melalui referral link. Oleh karena itu, affiliate marketer umumnya adalah seorang influencer, blogger dan perusahaan di bidang affiliate marketing.

  • Pelanggan

Pelanggan adalah orang yang yang terpengaruh oleh affiliate marketer untuk melakukan conversion melalui referral link.

Setelah mengetahui pihak-pihak yang terlibat, mari kita pahami sistem kerja affiliate marketing:

1. Merchant membuka peluang affiliate marketing 

Merchant umumnya akan menginfokan di platform mereka bahwa mereka sedang membuka peluang affiliate marketing.

2. Affiliate marketer mendaftar 

Affiliate marketer akan melihat peluang tersebut. Jika mereka tertarik dan cocok dengan produknya, mereka akan mengambil peluang tersebut. Lalu, mereka akan mendaftar untuk menjadi affiliate marketer dari merchant tersebut. Setelah itu, affiliate marketer akan mendapatkan refferal link yang digunakan untuk mempromosikan produk.

3. Affiliate marketer memasarkan dan mempromosikan produk

Apa yang dilakukan affiliate marketer untuk memasarkan dan mempromosikan produk? Mereka biasanya akan membuat dan mengupload konten. Konten tersebut ada berbagai jenis format, yaitu artikel, video, dan gambar.

Nah, format tersebut tergantung pada platform yang telah ditentukan. Penentuan platform ini sesuai dengan kesepakatan antara affiliate marketer dengan merchant. Lalu, affiliate marketer akan menautkan referral link mereka pada konten tersebut

Lalu, bagaimana mereka membuat kontennya? Nah, affiliate marketer biasanya akan menggunakan produk tersebut. Tujuannya agar mereka bisa menyampaikan experience, dan hasil dari penggunaan produk tersebut. Tentunya, cara ini bisa mempengaruhi dan menyakinkan audience untuk membeli produk tersebut. 

4. Calon pelanggan sedang mencari produk

Calon pelanggan akan mencari suatu produk dalam mengatasi permasalahan mereka. Contohnya adalah seseorang yang sedang menghadapi masalah jerawat. 

Lalu, ia akan mencari solusi untuk mengatasi jerawat dengan melakukan pencarian-pencarian seperti, “rekomendasi produk untuk mengatasi jerawat”.

Lalu, search engine akan mengarahkan konten-konten yang relevan. Beberapa dari konten tersebut mungkin merupakan konten dari affiliate marketer. Nah, calon pelanggan akan melihat konten tersebut dan dan tertarik. Akhirnya, ia conversion melalui CTA (Call to Action) 

CTA tersebut merupakan referral link yang akan membawa calon pelanggan ke halaman pembelian suatu produk. Lalu, calon pelanggan bertransaksi untuk membeli produk tersebut.

5. Transaksi pelanggan tersebut akan tercatat sistem merchant. 

Apakah transaksi atas pembelian tersebut tercatat atas pencapaian affiliate marketer? Ya, tentu dong. Jika pelanggan melakukan conversion atau pembelian via referral link, maka transaksi tersebut akan tercatat otomatis pada sistem merchant. 

6. Data user (calon pelanggan) tercatat di cookie

Apa itu cookie? Maksud cookie di sini bukanlah kue kering, melainkan sekumpulan rekam jejak yang berisi informasi mengenai aktivitas user dalam menelusuri website. Contohnya adalah kamu yang sedang mencari produk jerawat pada situs belanja online. 

Aktivitas pencarian-mu akan terekam oleh sistem. Lalu, kamu membuka situs belanja tersebut di lain waktu. kamu akan mendapatkan rekomendasi produk-produk yang relevan dengan jerawat.

Lalu apa hubungannya cookie dengan affiliate marketing? Tentu ada dong hubungannya. Hubungannya adalah aktivitas pelanggan akan tercatat  oleh cookie. Ketika pelanggan meng-klik link refferal dan transaksi, maka cookie mencatat bahwa ada conversion dari referral link affiliate marketer tersebut. Alhasil, cookie membantu untuk tracking conversion

7. Affiliate marketer memperoleh komisi

Berdasarkan data di sistem tersebut, merchant akan menghitung dan mentransfer komisi. Nah, besaran komisi ini tergantung pada kesepakatan antara merchant dan affiliate marketer. Namun, kebanyakan dalam bentuk persentase dari harga produk. Selain itu, persentase tersebut tergantung pada nilai dari suatu produk.

Bagaimana cara seseorang menghasilkan uang dari affiliate marketing?

Oke, kita dari tadi membahas mengenai conversion. Conversion ini lah yang menentukan cara seorang affiliate marketer dalam menghasilkan uang. Lalu, gimana sih affiliate marketer bisa menghasilkan uang melalui conversion? Ada beberapa jenis conversion agar affiliate marketer mendapat pembayaran dan komisi, yaitu:

  • Pay per Sales

Affiliate marketer akan mendapat bayaran atau komisi atas penjualan suatu produk. Namun penjualan tersebut harus memenuhi syarat tertentu. Syarat tersebut adalah penjualan tanpa pembatalan atau penjualan tanpa refund

Jadi, affiliate marketer akan mendapatkan komisi kalau pelanggan membeli barang tanpa pembatalan atau pengembalian uang.

Selain itu, komisi jenis ini umumnya dalam bentuk persentase dari harga produk yang terjual. Besaran persentasenya berdasarkan kategori produk. Semakin mahal produk, semakin besar persentase pada umumnya.

  • Pay per Lead

Affiliate marketer juga bisa mendapatkan komisi berdasarkan lead. Maksud lead di sini adalah form yang diisi oleh audience atau pelanggan. Selain itu, bentuk komisinya berupa flat price yang telah ditentukan sebelumnya. 

  • Pay per Click 

Affiliate marketer akan mendapatkan bayaran komisi ketika pelanggan meng-klik link pada halaman platform.

  • Pay per Install 

Affiliate marketer akan mendapatkan bayaran komisi ketika pelanggan telah berhasil meng-install aplikasi tertentu.

Kesimpulan

Jadi, Affiliate marketing adalah salah satu teknik marketing yang memungkinkan Affiliate Marketer bisa memasarkan atau mempromosikan produk merchant secara online. Mereka mempromosikan produk dengan cara membuat dan mengupload konten mengenai produk.

Lalu, calon pelanggan akan melihat konten tersebut dan terpengaruh untuk conversion. Nah, conversion yang dilakukan oleh pelanggan ini bisa berupa sales, lead, click ataupun Install. Kemudian, affiliate marketer akan memperoleh komisi atas conversion tersebut.

Nah, apakah kamu suka menulis blog? Kamu bisa loh menghasilkan uang dari menulis blog. Caranya adalah kamu bisa banget jadi affiliate marketer untuk blog. Apa kamu masih bingung mulai dari mana? Eits, tenang..tenang, mending kamu join jadi Blog Affiliate Marketing bersama Accesstrade. Kami akan bantu monetisasi blog kamu agar menghasilkan uang. Yuk, kapan lagi menulis blog bisa menghasilkan uang dengan klik link di sini untuk mendaftar menjadi publisher

 

 

Artikel ini telah direview oleh: 

 

  • Muhammad Harist Abduh Nazili sebagai SEO Specialist di ACCESSTRADE
  • Rizky Setyo sebagai Penanggung Jawab Content di ACCESSTRADE

 

Rizki Setyo

Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.

Artikel Terkait
Sulit mendapatkan uang dari Adsense Youtube? Ada cara lain untuk mendapatkan uang dari Youtube. Berikut 6cara dapat uang dari youtube selain adsense
search engine optimization
Cara Kerja Search Engine yaitu dengan melewati beberapa tahapan proses seperti Crawling, Indexing dan Ranking. Simak ulasan lengkapnya disini!
Spesifikasi video tiktok yaitu memiliki dimensi dan resolusi 1080 x 1920, ukuran max file 287-an mb (ios) dan 72 mb (android), format video .mp4 dan .mov
Kesalahan yang perlu dihindari saat menjadi influencer affiliate yaitu fokus pada jumlah followers, tidak ada content plan dan simak ulasan lengkapnya disini!
Panduan mengenai berapa ukuran rasio dan resolusi untuk feed, reels, IGTV, dan stories pada instagram serta tipsnya. Simak ulasan lengkapnya disini!
search engine optimization
Berikut ulasan mengenai pentingnya memperhatikan tone saat menulis artikel affiliate beserta tips dan jenis tone penulisan. Simak ulasan lengkapnya disini!