Pentingnya Memahami Algoritma Sosial Media Beserta Cara Kerjanya

Pentingnya Memahami Algoritma Sosial Media Beserta Cara Kerjanya

Admin
Nov 21, 2023
SHARE ON
1701079631_feature-image-edit-14.jpeg

Apakah kamu suka bingung membuat konten yang bisa terbaca oleh algoritma? Ya, algoritma memang sangat penting bagi seseorang yang membuat konten media sosial. Namun, kamu cukup jauh jika membahas strategi konten yang terbaca oleh algoritma. Kamu sebaiknya memahami terlebih dahulu “Apa algoritma media sosial?”. Yuk kita kenalan lebih dahulu dengan algoritma media sosial di artikel ini.

1. Apa itu Algoritma Sosial Media

Sebelum kita membahas algoritma media sosial, kita sebaiknya mengetahui dulu, “Apa itu algoritma?” Jadi, algoritma itu rangkaian mekanisme yang tersusun secara teratur dan rapi melalui instruksi-instruksi yang dirancang oleh seseorang. Mekanisme ini bertujuan untuk melakukan penghitungan, pengolahan data, dan penalaran logis. Kemudian hasilnya bisa untuk membantu pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah.

Nah, setelah mengetahui algoritma, lalu apa itu algoritma  media sosial? Algoritma media sosial adalah langkah sistematis dan terstruktur untuk mengolah kumpulan data melalui sebuah instruksi. Tujuannya untuk memfilter, memberi peringkat, memilih, dan merekomendasikan konten kepada user. Salah satu bentuk data tersebut adalah aktivitas-aktivitas user di media sosial , seperti hal-hal yang sering dilihat, diikuti, disukai, dan dicari.

2. Kenapa Algoritma Sosial Media itu Penting?

Kita ketahui bahwa  media sosial memiliki jutaan user dengan preferensi yang sangat bervariasi. Selain itu, sangat banyak jenis konten yang beredar di media sosial. Nah, apakah kamu kebayang kalau kamu selalu melihat konten-konten yang tidak disukai saat membuka media sosial? Contohnya, Kamu tidak menyukai konten horor, tetapi kamu selalu melihat konten horor. Hal ini tentu tidak menyenangkan, bukan?

Oleh karena itu, algoritma ini yang berperan untuk memfilter jutaan konten yang tersebar. Tujuan pemfilteran ini agar algoritma bisa mendistribusikan konten-konten yang relevan dengan masing-masing usernya. Selain itu, ada beberapa alasan pentingnya algoritma media sosial, yaitu:

2.1. Memfilter Trend yang sedang Terjadi

Konten trending atau viral adalah konten dengan topik tertentu yang sedang banyak dibicarakan oleh users di media sosial. Konten-konten tersebut biasanya memiliki banyak  interaksi, seperti like, comment, share.

Jadi, algoritma bisa mengetahui bahwa topik tersebut sedang hangat dibicarakan saat ini. Algoritma pun bisa menyebarkan konten yang sedang tren tersebut kepada users. Tujuannya untuk meningkatkan keterlibatan users pada topik tersebut. Alhasil, users akan memiliki screen time lebih lama di media sosial tersebut.

2.2. Memberikan Konten yang Diinginkan User

Algoritma akan mengumpulkan semua data yang berkaitan dengan aktivitas, perilaku, dan minat users di media sosial. Aktivitas-aktivitas tersebut meliputi hal-hal yang sering dilihat, diikuti, disukai, dan dicari oleh users.

Lalu, algoritma akan mengelola data-data tersebut untuk mendistribusikan konten yang relevan dengan users-nya. Contoh, kamu adalah seorang pecinta kucing. Lalu, kamu sering like dan posting konten-konten kucing di Instagram. 

Nah, aktivitas tersebut akan terbaca oleh algoritma Instagram. Algoritma pun bisa menyimpulkan bahwa kamu adalah user yang menyukai kucing. Alhasil. algoritma akan mendistribusikan konten-konten kucing di home ataupun explore Instagram mu.

2.3. Memaksimalkan User Experience

Apakah kamu suka dan betah scrolling media sosial? Bahkan, kamu bisa melakukannya sampai berjam-jam dalam sehari. Jika iya, kenapa bisa? Jadi, ini adalah dampak dari algoritma media sosial tersebut. Yaa, algoritma sudah berhasil memahami users-nya. 

Alhasil, users akan melihat konten-konten yang disukai, relate, dan relevan dengan dirinya. Users pun akan betah untuk tetap berada di platform media sosial tersebut karena melihat konten yang mereka sukai.

2.4. Menjangkau Audience yang Lebih Luas

Apakah kamu adalah user yang aktif menggunakan media sosial? Definisi aktif di sini adalah aktif memposting konten. Jika iya, kamu perlu tau peran algoritma untuk meningkatkan performance konten dan akun-mu.

berdasarkan penjelasan-penjelasan sebelumnya, algoritma akan menyebarkan konten yang relevan kepada user-nya. Jika kamu aktif memposting konten di media sosial dengan niche dan topik tertentu, maka kontenmu juga akan didistribusikan kepada users yang memiliki minat yang sama.

Contoh, kamu adalah user Instagram yang aktif memposting  konten tentang masakan secara rutin. Lalu, algoritma Instagram akan mengetahui dan menyimpulkan bahwa konten dan akun-mu memiliki minat dengan niche kuliner.

Kemudian, konten-konten mu akan didistribusikan kepada users yang memiliki minat yang sama di bidang kuliner. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan reach audience yang lebih luas .

3. Bagaimana Algoritma Media Sosial Bekerja

3.1. Algoritma akan Memprioritaskan Konten yang Relevan 

Algoritma akan membaca dan mempelajari segala aktivitas, perilaku, dan minat user di platform media sosial. Kemudian, algoritma mengolah dan menganalisis data tersebut untuk menghasilkan kesimpulan. Kesimpulan mengenai jenis-jenis konten yang relevan dengan users

Berdasarkan kesimpulan itu, algoritma akan menyebarkan konten-konten  yang relevan ke user tersebut. Contoh: Kamu adalah user yang suka engage  (like, comment, share, dan save) konten-konten kucing di Instagram. Algoritma akan mempelajari aktivitas kamu tersebut. Lalu, algoritma akan menyebarkan konten-konten kucing ke explore Instagram-mu

3.2. Melalui Berbagai Instruksi dan Faktor Penting

Kamu mungkin bertanya-tanya. Bagaimana sih algoritma mencocokan minat user dengan konten yang relevan? Jadi, algoritma bisa melakukan hal itu karena adanya instruksi-instruksi khusus. Instruksi-instruksi ini dirancang oleh orang yang merancang algoritma tersebut.

Nah, berikut instruksi-instruksi khusus tersebut:

Istilah Instruksi

Penjelasan

User engagement

Like, share, comment, save yang menunjukan bahwa konten tersebut relate, relevan, dan menarik bagi user.

Relevansi

Keyword pada visual konten dan copywriting, serta hashtag yang membantu algoritma untuk memahami isi konten

Waktu dan frekuensi

Memposting konten secara konsisten di waktu yang tepat. Hal ini membantu algoritma untuk mengenal konten dan akun user.

Kekinian

Algoritma akan memprioritaskan untuk menyebarluaskan konten paling baru diposting

Lokasi

Algoritma akan mendistribusikan konten yang lokasinya sama dengan user. Contoh, kamu adalah user yang tinggal di Indonesia, kamu akan mendapatkan konten-konten yang berasal dari user  dari Indonesia juga

Jenis Konten

Jenis konten atau format konten terdiri dari video, gambar, dan teks. Nah, banyak platform saat ini lebih mengutamakan konten video karena users  lebih menyukai konten video.

Viral

Konten yang sedang banyak dibicarakan oleh users 

Watch Time

Durasi yang dihabiskan user untuk menonton konten dengan format video

Interaksi user

Meliputi akun yang di-follow, interaksi, click through rate pada sebuah link yang ditautkan

Profile performance

Jumlah followers, konsistensi memposting konten, dan organic reach

Baca Juga: Social Media Marketing vs Social Media Advertising

4. Contoh Algoritma Sosial Media

Kalau kamu aktif menggunakan media sosial, kamu kemungkinan sudah pernah menjadi sasaran dari kinerja algoritma media sosial. Namun, kamu mungkin tidak menyadari bahwa itu adalah hasil algoritma. Nah, berikut contoh-contoh hasil kinerja media sosial:

4.1. LinkedIn

Linkedin akan membagikan konten dari sebuah akun yang di-follow oleh first connection-mu di LinkedIn. Berdasarkan contoh ini, ada 17 first connection user yang mengikuti akun ini.

 

linkedin algorithm 4.2. Instagram

Algoritma akan menyebarkan konten-konten yang relevan di explore. Berdasarkan contoh ini, algoritma membagikan konten-konten berkaitan dengan fashion, kuliner, dan travelling. Artinya, user tersebut mungkin saja sering engage dengan konten-konten jenis tersebut.

4.3. TikTok

Contoh berikut merupakan tampilan For You Page seorang user. Konten FYP tersebut berisi konten rekomendasi skincare dan rekomendasi kuliner. Hal ini merupakan hasil kerja algoritma TikTok dalam membaca aktivitas user. User tersebut mungkin suka menonton video yang berkaitan dengan kuliner dan skincare. Alhasil, algoritma TikTok mendistribusikan konten berkaitan dengan kuliner dan skincare kepada user tersebut.

        

Baca Juga: Panduan Lengkap Affiliate Marketing 2023 dengan Social Media, Belajar Sampai Mahir

5. Kesimpulan

Jadi, algoritma media sosial adalah Alangkah sistematis dan terstruktur untuk mengolah sekumpulan data aktivitas-aktivitas users. Tujuannya untuk memfilter, memilih, merekomendasikan konten yang disukai, relevan dan relate dengan masing-masing user. User pun juga bisa mendapat informasi dengan cepat dan less effort.

Nah, gimana? Apa kamu sudah paham atau masih bingung terkait algoritma persosmed-an? Tenang..tenang, kamu bisa kok hit the social media algorithm. Bahkan, kamu bisa optimasi social media-mu hingga bisa berkolaborasi dengan brand ternama. Caranya gimana? Gampang.. kamu cukup daftar di sini aja kok.

Oiya, kamu juga bisa loh tanya-tanya dengan orang-orang yang sudah berpengalaman  dalam dunia sosmed. Cara nya gimana? Kamu cukup klik link di bawah.

Gabung Grup Telegram Kami Disini!

 

Artikel ini telah direview oleh: 

  • Muhammad Harist Abduh Nazili sebagai SEO Specialist di Accesstrade
  • Rizky Setyo sebagai Penanggung Jawab Content di Accesstrade

 

Sumber Feature Image: Freepik

 

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait