Pengertian SOW Influencer beserta Elemen dan Cara Membuatnya

Pengertian SOW Influencer beserta Elemen dan Cara Membuatnya

Admin
digital marketing Aug 10, 2023
SHARE ON
1691737991_sow-influencer.jpg

Dalam era digital dan pemasaran online yang semakin berkembang, peran influencer telah terbukti sangat membantu perusahaan atau perusahaan dalam melakukan promosi produk. Namun, untuk menjalin kerjasama yang sukses dan sehat antara influencer dengan perusahaan, diperlukan kesepakatan yang jelas mengenai tugas, tanggung jawab, serta tujuan dari kedua belah pihak. Hal itulah yang membuat Statement of Work atau SOW Influencer sangatlah penting untuk dibuat.

Apa yang dimaksud dengan SOW Influencer?

SOW (Statement of Work) Influencer merupakan sebuah dokumen kontrak yang digunakan dalam kerjasama antara influencer dengan sebuah perusahaan. Dokumen ini biasanya berisi detail tentang tugas, tanggung jawab, batasan, dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh influencer selama periode kampanye endorsement. SOW Influencer berperan cukup penting untuk memastikan kedua belah pihak memiliki pemahaman yang jelas mengenai aturan dan tujuan dari kerjasama yang dilakukan

Apa itu SOW dalam endorse?

SOW dalam endorse adalah pernyataan tertulis yang memuat rincian lengkap mengenai peran dan tanggung jawab influencer serta perusahaan selama periode kerjasama. Dokumen ini mencakup aspek-aspek seperti jumlah dan jenis konten yang harus dibuat, jadwal posting, pembayaran, hak cipta, eksklusivitas, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan kampanye endorsement.

Contoh SOW Influencer

sow influencer

SOW Influencer memiliki beberapa elemen penting yang harus dijelaskan dengan jelas. Berikut adalah contoh beberapa elemen yang seringkali ada di dalam SOW Influencer:

1. Jumlah Pembuatan Konten

Dalam Statement of Work (SOW) Influencer, salah satu elemen penting yang dijelaskan adalah jumlah pembuatan konten yang harus dibuat oleh influencer selama periode kerjasama. Konten yang dimaksud dapat dibuat dalam beragam bentuk, seperti postingan di platform media sosial, video di YouTube, artikel di blog, dan masih banyak lagi.

Penentuan jumlah konten ini sangat penting karena akan mempengaruhi seberapa sering perusahaan akan di-promosikan oleh influencer dan seberapa besar dampak yang akan dihasilkan dari kampanye tersebut. Selain itu, hal ini juga dapat membantu memastikan bahwa kerjasama antara perusahaan dan influencer telah berjalan sesuai dengan harapan dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

2. Guideline Pembuatan Konten

Selain menetapkan jumlah pembuatan konten, SOW Influencer juga wajib mencakup panduan atau guideline untuk proses pembuatan konten tersebut. Panduan ini memiliki peran penting dalam memastikan bahwa konten yang dihasilkan oleh influencer sesuai dengan apa yang perusahaan inginkan

Dalam guideline pembuatan konten, biasanya terdapat aturan dan petunjuk yang jelas mengenai gaya bahasa yang harus digunakan, tone of voice yang sesuai, pemilihan gambar atau video yang relevan, serta pesan utama yang ingin disampaikan kepada audiens. Panduan ini juga membantu memastikan bahwa konten yang diproduksi tidak hanya kreatif dan menarik, tetapi juga selaras dengan identitas dan citra perusahaan.>

3. Jadwal Posting Konten

Penjadwalan posting konten juga perlu dijelaskan dalam SOW Influencer. Hal ini penting agar perusahaan dan influencer bisa saling berkoordinasi untuk mengoptimalkan dampak kampanye.

4. Reporting

SOW juga harus mencakup ketentuan tentang pelaporan hasil kampanye. Influencer diwajibkan untuk memberikan laporan secara berkala kepada perusahaan mengenai performa konten dan respons dari audience.

5. Eksklusifitas (tidak boleh bekerjasama dengan kompetitor)

Salah satu elemen yang biasanya tercantum dalam SOW Influencer adalah ketentuan mengenai eksklusifitas, yang mengharuskan influencer untuk tidak bekerjasama dengan kompetitor selama periode kampanye berlangsung. Ketentuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa influencer yang terlibat dalam kampanye pemasaran tidak memberikan promosi atau dukungan kepada pesaing dan menciptakan persaingan yang cukup sehat.

6. Hak Cipta Hasil Karya si Influencer

SOW Influencer juga harus mencantumkan hak cipta atas konten yang dihasilkan oleh influencer. Biasanya, hak cipta ini akan dimiliki oleh perusahaan sehingga influencer tidak dapat menggunakannya diluar kehendak perusahaan.

7. Payment Terms

Salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam SOW Influencer adalah rincian mengenai pembayaran kepada influencer. Bagian ini mencakup penjelasan rinci mengenai berapa jumlah pembayaran yang akan diberikan kepada influencer, serta ketentuan terkait waktu dan metode pembayaran yang akan digunakan.

Jumlah pembayaran menjadi salah satu faktor kunci yang harus diatur dengan transparan dan akurat dalam SOW. Influencer harus mengetahui dengan pasti berapa gaji yang akan mereka terima atas kerjasama dengan perusahaan. Besaran pembayaran ini dapat ditentukan dengan berbagai faktor, seperti popularitas dan ukuran audiens influencer, jenis dan lingkup kampanye yang akan dijalankan, serta seberapa besar dampak yang dihasilkan dari kolaborasi tersebut.

8. Legal dan Informasi Rahasia

SOW Influencer biasanya mencakup ketentuan mengenai kerahasiaan informasi dan masalah hukum lainnya yang relevan dengan kerjasama.

9. Informasi yang Wajib di Highlight saat Review atau Tutorial Pemakaian Produk

Jika influencer melakukan review atau tutorial penggunaan produk, SOW harus mencantumkan informasi apa saja yang wajib di-highlight atau ditekankan dalam konten tersebut. Hal ini biasanya dimaksudkan agar influencer tidak melakukan kesalahan dalam penyampaian informasi.

10. Turut Serta Dalam Event

Jika ada event atau aktivitas khusus yang melibatkan influencer, hal ini juga perlu dijelaskan dalam SOW Influencer.

11. Takeovers Social Media dari Perusahaan

Salah satu elemen menarik dalam SOW Influencer adalah ketentuan mengenai "takeovers" akun media sosial perusahaan. Dalam konteks ini, SOW dapat mencakup ketentuan yang memungkinkan influencer untuk mengambil alih akun media sosial perusahaan untuk jangka waktu tertentu. Hal ini memberikan kesempatan bagi influencer untuk secara langsung terlibat dalam strategi pemasaran perusahaan dan lebih leluasa dalam berinteraksi dengan para audiens.

12. Affiliate Marketing

Jika kerjasama melibatkan program afiliasi, SOW harus mencantumkan detail mengenai persyaratan dan kompensasi yang terkait. Pada sebuah brand biasanya ada juga yang memiiki beberapa program affiliate sesuai syarat pendaftaran dan komisi affiliate yang berlaku.

Kesimpulan

SOW Influencer merupakan dokumen kontrak yang penting dalam kampanye endorsement. Dengan memiliki SOW yang jelas dan terstruktur, perusahaan dan influencer dapat bekerja sama dengan efisien dan efektif, mencapai tujuan kampanye, dan membangun hubungan yang saling menguntungkan. Dalam menyusun SOW, kedua belah pihak harus saling berkomunikasi dengan baik untuk memastikan semua elemen tercakup dengan tepat. Setelah mengetahui betapa pentingnya SOW dalam dunia influencer mungkin kini Anda merencanakan untuk memulai belajar menjadi influencer. lewat social media yang Anda miliki. Tertarik untuk menjadi influencer yang bisa menghasilkan banyak uang? Segera daftarkan diri Anda di Social Media Affiliate Marketing Terbaik untuk Influencer.

Rizky Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait