4 Cara Menentukan Target Audience Facebook Ads untuk Affiliator

4 Cara Menentukan Target Audience Facebook Ads untuk Affiliator

Admin
Oct 25, 2025
SHARE ON
1762406088_1-cara-menentukan-target-audience-facebook-ads.jpg

Sebagai affiliator yang mulai mempertimbangkan Facebook Ads untuk meningkatkan konversi, kamu perlu menentukan target audiens dengan tepat. Penentuan bisa berbasis lokasi, demografi, interest, hingga perilaku (behavior), dan ada beberapa pendekatan lain yang relevan untuk pasar Indonesia. Ketika audiencenya meleset, iklan yang bagus pun bisa boncos: CTR turun, CPM naik, CPA membengkak. Di artikel ini, kita membahas langkah praktis menyusun Facebook Ads audience yang rapi dan terukur. Yuk, simak!

Mengenal Jenis Audience

Umumnya, audiens pada facebook ads terbagi menjadi 3, yaitu custom audience, lookalike audience, dan saved audiens. Di atas fondasi tiga ini, ada dua pendekatan yang sering dipakai untuk memperluas jangkauan: Advantage+ Audience dan Broad Audience Targeting. Keduanya memanfaatkan data dan sinyal dari tiga kategori inti tadi, bedanya pada tingkat kontrol manual vs eksplorasi otomatis.

Saved Audience (Core & Detailed Targeting)

Saved Audience adalah preset dari setelan manual Core/Detailed Targeting (lokasi, usia, gender, bahasa, interest/behavior, include/exclude). Ini bukan tipe audiens baru, melainkan cara menyimpan konfigurasi agar mudah dipakai ulang.

Yang biasanya kamu set:

  • Lokasi (mis. Indonesia/Jabodetabek/kota spesifik)
  • Usia & Gender
  • Bahasa (opsional)
  • Detailed Targeting: interest/behavior (mis. Engaged Shoppers, Korean Beauty), serta Exclude antar klaster untuk menekan overlap.

Tips: simpan Saved Audience psesuai interest (Ingredients vs Influencer vs Brand) agar A/B test lebih rapi dan memudahkan audit.

Custom Audience

 

Audiens yang berasal dari orang-orang yang sudah berinteraksi (pengunjung website, video viewers, customer list, leads). Fokus untuk retargeting/conversion.


 

Lookalike Audience (LAL)

 

Audiens mirip dengan sumber (buyers, ATC, newsletter openers). Paling efektif untuk scale ketika seed berkualitas.

Advantage+ Audience

 

Fitur otomatis Meta berbasis AI yang bantu kamu menemukan audiens paling relevan dan memperluas jangkauan secara efisien, tetapi tetap selaras dengan setelan dasar (lokasi/usia) yang kamu tentukan.

 

AI akan menggabungkan audience dari interest, behavior, dan custom audience . Dalam Advantage+, sistem tidak sekadar menjumlahkan daftar. AI membaca sinyal konversi dari pixel + CAPI,  lalu menggunakan machine learning untuk mencari orang yang paling berpotensi, lalu memperluas jangkauan ke orang dengan pola serupa, dengan tetap sesuai set dasar (lokasi/usia) serta exclude yang kamu atur.

 

Broad Audience Targeting (Core Broad & Advantage+)

 

Broad bisa berarti dua pendekatan: Core (broad manual): kamu hanya mengatur lokasi/usia/gender tanpa interest/behavior, dan Advantage+ (broad otomatis): sistem mengeksplorasi audiens luas berbasis sinyal konversi (pixel/CAPI).

 

Kapan dipakai?

 

  • Mulai dari Core (broad manual) saat validasi awal (akun/seed belum kuat, butuh kontrol lokasi/usia).
  • Uji Advantage+ ketika event mapping & CAPI sudah beres, sinyal stabil, dan stok kreatif kuat untuk scale.

 

Catatan eksekusi: jaga frekuensi (rotasi kreatif bila freq > 3–5), cap budget per ad set, dan pastikan event ViewContent/ATC/Purchase atau Lead tidak duplikat agar algoritma tidak salah sinyal.

 

4 Langkah Praktis Menentukan Target Audience 

 

Setelah mengetahui jenis-jenis audience facebook ads, saatnya kamu menentukan facebook ads audience mu. Yuk, simak langkah praktisnya!

 

1) Tetapkan Niche, Persona, dan Masalah Utama

 

Kerucutkan niche serta masalah yang ingin dipecahkan. Audit kompetitor mu dan pemetaan brand untuk menemukan angle. Mulai dari:

 

 

Tips: tulis 3 profil user persona. misalnya:  “Mahasiswi, skincare-savvy, Bandung, 18–24”, “Ibu muda Jabodetabek 25–34”, “Karyawan first-jobber Surabaya 21–30”).

 

Manfaatkan Google Analytics/GA4 seperlunya: cek city/region teratas, age/gender, device, engagement, dan page speed untuk memvalidasi user persona dan memprioritaskan geo/device yang tepat. GA4 tidak menarget Facebook langsung, tapi jadi acuan tambahan agar pilihan Saved/Core targeting dan angle kreatifmu lebih akurat.

 

2) Susun Interest & Behaviour 

 

Kumpulkan 10–20 interest/behaviour paling dekat dengan apa yang ingin kamu iklankan. Contoh untuk product beauty:

 

Interest : Skincare, Korean beauty, Beauty bloggers

 

Behaviour : Engaged shoppers, Online shoppers. Untuk finance/gadget, ganti dengan 

 

  minat/behavior relevan (kredit, investasi, mobile photography, dsb).

 

3) Validasi Audiences Size & Hindari Overlap

 

  • Pastikan audience size tidak terlalu sempit/terlalu luas untuk budgetmu.

  • Pakai suggested interests untuk menambah variasi yang masih relevan.

  • Buat grup interest berbeda (mis. Ingredients vs Influencer vs Brand) dan exclude antar grup saat menguji agar tidak overlap dan boros budget.

 

4) Hipotesis Kreatif × Audience (Sebelum Pasang Iklan)

 

Siapkan matriks: setiap klaster audience memiliki 2–3 angle kreatif yang mengangkat pain/benefit berbeda (edukasi, before/after, perbandingan, bonus/urgensi). Ini mempermudah analisis: mana angle × audience yang punya CTR/CPA terbaik.

 

Tambahan referensi: Cara Identifikasi Target Audience

 

Kesimpulan

 

Jadi, intinya setiap jenis audience di Facebook Ads punya fungsi dan keunggulannya masing-masing. Kalau kamu baru mulai beriklan atau belum punya banyak data, bisa mulai dari broad audience dulu untuk riset dan ngumpulin data. Setelah datanya cukup, baru deh bisa dibuat custom audience buat remarketing, atau lookalike audience kalau mau scale up biar jangkauannya lebih luas tapi tetap relevan.

 

Yang penting, pahami dulu tujuan campaign kamu supaya penggunaan audience-nya lebih efektif dan hasil iklannya juga maksimal. Dari sini, kamu pasti udah kebayang strategi apa yang bisa dicoba buat ningkatin performa iklan. Sekarang waktunya eksekusi dan lihat hasilnya!

 

CTA: Registrasi Menjadi Publisher (Biar Uji Audience Langsung Ada Campaign-nya)

 

Ingin akses campaign premium, materi kreatif, dukungan tim, dan dashboard tracking yang rapi untuk memudahkan optimasi? Saatnya daftar jadi publisher dan mulai monetisasi trafikmu dengan lebih terukur.

 

?? [Daftar Publisher ACCESSTRADE] (masukkan tautan pendaftaran yang kamu gunakan di sini)

 

Butuh arahan setup pertama? Konsultasi 15 menit bisa bantu kamu menyiapkan struktur funnel sebelum scale.



 

 

.
Muhammad Harist
Affiliate Specialist
Muhammad Harist telah menjadi SEO Specialist di Accesstrade selama 1 Tahun. Spesialisasinya adalah di Research & Development, Project Management serta Data Analytics. Selain itu, dia memfokuskan pekerjaannya untuk melakukan A/B testing dan membuat study case menghasilkan konversi yang tinggi dan stabil dari campaign affiliate marketing.
Artikel Terkait