Pentingnya Mengenal Organic Traffic untuk Affiliate Marketing

Pentingnya Mengenal Organic Traffic untuk Affiliate Marketing

Admin
search engine optimization Jan 04, 2024
SHARE ON
1704731832_network-connection-graphic-overlay-background-laptop-screen-medium.jpeg

Kamu mungkin sering mendengar istilah organic traffic dalam dunia digital, apalagi kalau kamu sedang baru memulai menjadi affiliate marketer, istilah tersebut pasti tidak asing lagi didengar. 

Tapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan organic traffic? Artikel ini akan mengupas tuntas tentang ini, dari mulai jenis-jenis traffic, kelebihannya, perbandingannya dengan traffic berbayar, serta cara meningkatkan organic traffic untuk mendukung kegiatan affiliate marketing kamu.

Apa yang Dimaksud Dengan Organic Traffic?

Organic traffic adalah pengunjung yang datang ke website kamu dari hasil pencarian di google atau bing tanpa beriklan. Organic traffic ini sering dimanfaatkan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan brand awareness dan kredibilitas, agar makin banyak dikenal dan dipercaya sebagai produk, jasa atau media andalan. 

Jenis - Jenis traffic

Untuk mendapatkan pengunjung atau traffic pada website dapat dibagi menjadi beberapa jenis:

  • Organic Traffic: Kunjungan yang diperoleh secara alami melalui hasil pencarian yang muncul di mesin pencari.
  • Paid Traffic: Kunjungan yang berasal dari iklan berbayar seperti google ads, youtube ads.
  • Referral Traffic: Kunjungan yang datang dari situs lain.
  • Direct Traffic: Kunjungan langsung ke website tanpa melalui mesin pencari.

Kelebihan Organic Traffic

Dari beberapa jenis traffic yang sudah dijelaskan di atas, organic traffic sendiri memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Biaya yang lebih rendah, kamu tidak perlu membayar per klik seperti pada traffic berbayar.
  • Kredibilitas dan kepercayaan, pengunjung cenderung lebih percaya pada hasil pencarian organic dibanding iklan.
  • Memiliki potensi untuk menjangkau audiens yang lebih relevant dan spesifik. 
  • Pada search engine untuk saat ini dan beberapa waktu mendatang organic traffic masih memiliki market yang besar

Seperti ini adalah contoh iklan yang muncul di kolon pencarian karena ada tulisan “Sponsored” Seperti ini adalah contoh iklan yang muncul di kolon pencarian karena ada tulisan “Sponsored

Dengan kata kunci yang sama tanpa ada tulisan “Sponsored” maka website ini berhasil menduduki ranking pertama secara organik Dengan kata kunci yang sama tanpa ada tulisan “Sponsored” maka website ini berhasil menduduki ranking pertama secara organik

Sekarang, posisikan kamu sebagai audiens, jika kamu sedang mencari kaos custom, website mana yang akan kamu klik lebih dulu? 

Kekurangan Organic Traffic 

  • Membutuhkan jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan paid traffic. Jika kamu sedang melakukan campaign dan membutuhkan hasil pengunjung yang instan dan target konversi dalam waktu dekat, maka organic traffic bukan solusinya. Kita bisa melihat hasil optimasi website dengan organic traffic kurang lebih selama 6 bulan sampai setahun.
  • Meskipun Organic Traffic memiliki biaya yang rendah, perlu ada investasi di awal campaign seperti produksi konten dan membangun SEO Strategy yang baik. 
  • Membutuhkan riset yang cukup memakan waktu saat memproduksi konten yang berkualitas tinggi, tentunya dengan riset dan analisa yang tepat, website kamu akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan trafik dan ranking.

Organic traffic VS traffic Berbayar

Organic traffic dan berbayar memiliki peran dan keunggulan masing-masing. Traffic berbayar dapat memberikan hasil instan dan sangat cocok untuk kampanye jangka pendek, sedangkan organic traffic lebih berkelanjutan dan membangun otoritas situs dalam jangka panjang. 

Cara untuk Meningkatkan Organic Traffic dan Dampaknya untuk Affiliate Marketing

Meningkatkan organic traffic tidak hanya penting untuk meningkatkan jumlah pengunjung, tetapi juga sangat berpengaruh dalam mengoptimasi affiliate marketing kamu agar pengunjung betah berlama-lama dan melakukan konversi dari website. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk meningkatkan organic traffic pada affiliate marketing: 

  • Optimasi SEO (Search Engine Optimization):
    • Lakukan riset kata kunci yang relevan, buatlah konten yang padat informasi memenuhi PAA (People Also Ask), optimalkan meta tags, dan pastikan website kamu mobile-friendly. Hal ini sangat berdampak pada visibilitas di mesin pencari, yang secara tidak langsung meningkatkan jumlah klik pada link afiliasi kamu.
    • Konten Berkualitas dan Relevan:
      • Buat konten yang informatif, menarik, dan menjawab kebutuhan audiens kamu. Buatlah konten yang menarik pengunjung yang tertarget, yang lebih mungkin tertarik dengan produk atau layanan yang kamu promosikan.

Terapkan Content Audit Secara Berkala

Content audit adalah proses dari menganalisa serta mengevaluasi seluruh konten yang ada, audit konten ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari content strategy yang sudah diterapkan, apakah sudah sesuai dengan goals yang ingin dicapai, apakah kontennya sudah tepat sasaran dengan target audiens. 

Berikut adalah cara kerja dalam mengaudit konten

  1. Konten yang dibuat sudahkah memenuhi kebutuhan target audiens? Atau jangan-jangan masih ada gap?!
  2. Apakah kontennya selama ini sudah menarik dan helpfull untuk audiens? 
  3. Sudahkah kontennya memenuhi customer journey dari mulai tahap awareness sampai konversi? 
  4. Sudahkah konten-konten yang dibuat ini engage dengan audiens? Hal ini bisa dilihat dari seberapa banyak interaksi pada kolom komentar blog post kamu

Strategi Link Building: Dapatkan backlink dari situs yang relevan dengan niche kamu. Backlink ini menjadi salah satu cara dalam membangun kredibilitas dan otoritas situs kamu. 

Manfaatkan Media Sosial: Promosikan konten kamu di berbagai platform media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan mengarahkan mereka ke situs kamu. 

Kolaborasi dan Guest PostingBekerjasama dengan blogger atau situs lain dalam niche yang sama untuk guest posting untuk meningkatkan eksposur dan jangkauan audiens kamu.

Perhatikan Core Web Vital: Pastikan website kamu memiliki kemudahan saat di akses agar pengunjung nyaman dan betah berlama-lama mengunjungi situs kamu. Ingat bahwa semakin bagus score core web vital, maka user experiencenya juga bagus. Sebaliknya jika website kamu memiliki beberapa kendala seperti lemot dalam aksesnya, maka bounce ratenya tinggi. 

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, kamu tidak hanya meningkatkan organic traffic, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk kesuksesan dalam affiliate marketing. Konten yang berkualitas dan relevan akan meningkatkan peluang konversi, yang pada akhirnya berdampak positif pada penghasilan kamu sebagai affiliate marketer.

Kesimpulan

Dalam dunia affiliate marketing penting sekali untuk memahami dan mengoptimalkan organic traffic. Perbandingan antara organic traffic dan berbayar menunjukkan bahwa organic traffic lebih berkelanjutan dan efektif untuk membangun otoritas situs dalam jangka panjang.  

Sedangkan traffic berbayar lebih cocok untuk kampanye jangka pendek dan memberikan hasil yang instan. Oleh karena itu, meningkatkan organic traffic melalui strategi seperti optimasi SEO, dari mulai pembuatan konten berkualitas yang relevan, strategi link building, penggunaan media sosial dapat meningkatkan peluang dari jumlah klik menjadi konversi yang pada akhirnya berdampak pada penghasilan kamu sebagai affiliate marketer. Dan kunci sukses pada organic traffic ini ada pada konsisten. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan tips seputar affiliate marketing, bergabunglah di Telegram Accesstrade Indonesia.

 

Artikel ini telah direview oleh:

  • Muhammad Harist Abduh Nazili sebagai SEO Specialist di ACCESSTRADE
  • Rizky Setyo sebagai Penanggung Jawab Content di ACCESSTRADE

Sumber Feature Image: Freepik 

Semua Screenshot di ambil oleh tim konten ACCESSTRADE pada Januari 2024

Rizky Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait