Tips Sukses Jadi Affiliate Marketing di Sosial Media, Dijamin Cuan!

Tips Sukses Jadi Affiliate Marketing di Sosial Media, Dijamin Cuan!

Admin
Feb 08, 2024
SHARE ON
1707712706_feature-image-utama-5.jpg

Kamu ingin memaksimalkan potensi affiliate marketing di sosial media? Di era digital yang serba dinamis dan cepat berubah-ubah ini, penting untuk menentukan goals seperti, apa tujuan kita menjadi affiliate marketers di sosmed, apakah hanya ingin mendapatkan konversi saja? Target apa yang ingin di capai dalam waktu 3-6 bulan ke depan?

Dalam artikel ini Kita akan menjelajahi metode SMART - Pendekatan praktis untuk membuat tujuan yang spesifik, terukur, realistis, relevan, dan dengan batas waktu yang jelas.

Kita akan membahas bagaimana metrik yang tepat dapat membantu kita mengukur keberhasilan dan mengoptimalkan affiliate agar meningkatkan konversi. Stay reading ya!

Pertama, Tentukan Tujuan Utama yang Ingin Dicapai Di Social Media

Ketika kamu akan memulai menjadi seorang affiliate marketer yang sukses di media sosial, tentu saja hal pertama yang harus kamu lakukan adalah “Find your why” tanyakan pada diri sendiri: kenapa aku menggunakan media sosial untuk affiliate marketing? Apa yang ingin aku capai? Konten apa yang ingin aku sajikan? Siapa audiensku? Buatlah list pertanyaan sebanyak mungkin, dan ketika kamu sudah menemukan jawabannya, maka kamu bisa menentukan strategi selanjutnya, setelah itu baru bisa menentukan target atau tujuan utama, seperti : 

  • Meningkatkan brand awareness atau produk yang kamu promosikan.
  • Mengumpulkan lead yang sesuai dengan target audiens yang tertarik dengan produk atau layananmu.
  • Mendorong penjualan produk melalui link affiliate yang kamu bagikan di media sosial.
  • Jika kamu ingin menjadi influencers sekaliagus affliate, tujuannya mungkin bisa fokus di personal branding

Setelah punya tujuan umum ini, kamu bisa mulai menentukan tujuan yang lebih spesifik. Misalnya, jika tujuan secara general adalah meningkatkan brand awareness, tujuan spesifiknya adalah meningkatkan jumlah pengikut di media sosial sebesar 20% dalam tiga bulan.

Ingat, tujuan ini harus realistis dan sesuai dengan kapasitas serta sumber daya yang kamu miliki. Dengan tujuan yang jelas, kamu akan lebih mudah menentukan langkah-langkah selanjutnya untuk meningkatkan performa media sosial dalam konteks affiliate marketing.

Kamu juga bisa memberikan porsi presentase dari  tujuan yang ingin kamu capai seperti pada keterangan gambar di bawah ini, misal, untuk akun sosial media yang baru, maka porsi untuk meningkatkan brand awareness lebih besar dibandingkan dengan mendapatkan lead, web traffic dll.

Source: Sprout Social

Sekarang, mari kita masuk ke bagian yang lebih detail, yaitu menetapkan tujuan dengan menggunakan metode SMART untuk media sosial. Framework SMART ini sangat populer dan direkomendasikan bagi para pemasar digital.

Mengatur SMART Goals

smart goals

  • Spesifik: Tujuanmu harus jelas dan terdefinisi dengan baik. Jangan cuma bilang "mau meningkatkan penjualan." Sebagai gantinya, tentukan tujuan spesifik seperti "meningkatkan penjualan produk X sebesar 15% dalam waktu tiga bulan." 
  • Terukur: Kamu butuh tujuan yang bisa diukur dengan satu atau lebih metrik. Seperti, " 20 lead." atau “ followers 5000 dalam waktu 3 bulan”
  • Dapat Dicapai: Apakah tujuan ini realistis dengan sumber daya yang kamu punya? Misalnya, apakah target penjualan tersebut realistis berdasarkan performa sebelumnya?
  • Relevan: Pastikan konten yang dibuat ini relevan dengan brand atau niche topik kamu dan juga relevan dengan audiens, jangan sampai kamu sudah susah - susah membuat konten tapi tidak sesuai dengan target audiens dan brand kamu.
  • Terikat Waktu: Setiap tujuan memerlukan batas waktu yang jelas, entah itu satu tahun atau beberapa bulan. Seperti contoh, "meningkatkan engagement sebesar 10% dalam 3 bulan."

Seperti contoh yang ada pada gambar di bawah ini, untuk bisa lebih mudah menerapkan SMART goals, buatlah di spreadsheet atau tools yang memudahkan, templatenya kurang lebih seperti ini.

template smart goals

Pilih Metrics yang Tepat untuk KPI:

Setelah menetapkan SMART goals, langkah berikutnya adalah menentukan metrik spesifik yang akan digunakan untuk mengukur keberhasilan. Setiap tujuan memiliki KPI dan metrik yang terkait dengannya.

Sebagai contoh, "meningkatkan brand awareness di Instagram." Jika ini menjadi fokus kamu, maka metrik yang perlu diperhatikan adalah: 

  • Jumlah Pengikut (followers)
  • Impression, reach tiap halaman dan per postingan
  • Berapa banyak yang menyimpan postingan kamu
  • Jumlah klik link affiliate (berapa banyak yang klik dan belanja dari link affiliate yang kamu bagikan)

Sebagai contoh, dalam metode SMART goals,  "meningkatkan brand awareness untuk akun affiliate sosial media dengan target audiens ibu-ibu muda:

  • Spesifik: Meningkatkan brand awareness pada akun sosial media sebagai affiliate marketers yang fokus pada informasi dan produk review khusus untuk ibu-ibu muda
  • Terukur: Followers dari nol naik menjadi 5000 followers, per postingan minimal 10 “saved post” , “klik link minimal 10 “ 
  • Realistis : meningkatkan followers dari mulai 0-5000 dalam waktu 6 bulan, per postingan minimal 10 “saved post” dalam waktu 6 bulan, klik link affiliate tiap bulan minimal total ada 10
  • Relevan: membuat konten yang relate dengan kehidupan sebagai ibu-ibu muda.
  • Terikat Waktu: Batas waktu 3- 6 bulan untuk mencapai goals.

Jangan lupa setelah 3 bulan, lakukan evaluasi, apakah hasilnya sesuai dengan target, atau melesat jauh. Dari evaluasi tersebut, kamu bisa menentukan strategi baru yang lebih baik dari sebelumnya. Daftar di sini untuk menjadi affiliate marketers 

Tracking Campaign Affiliate:

Tracking atau pelacakan hasil campaign affiliate yang kamu lakukan di sosial media ini tidak sekedar dilihat dari angka berapa yang berhasil klik sampai konversi, namun pelacakan ini bisa juga bisa untuk memahami tren dan pola yang muncul dari data tersebut. Dengan memonitor data secara berkala, kamu bisa tahu apakah strategimu sudah tepat sesuai dengan goals yang ingin kamu capai atau belum. 

Kamu bisa tahu apakah data pelacakan tersebut menunjukkan peningkatan dalam hal klik dan konversi? Apakah audiensmu bertambah? Atau justeru sebaliknya?

Dengan meluhat data dari waktu ke waktu, kamu bisa menyesuaikan strategi baru untuk memastikan bahwa setiap langkah yang kamu ambil benar-benar membawa dampak yang diinginkan.

Baca Juga: Tips Menentukan Minat dan Interest untuk Memulai Karir Sebagai Influencer

Kesimpulan:

Di era digital yang cepat berubah, menjadi seorang affiliate marketer di media sosial memerlukan strategi yang jelas dan efektif. Metode SMART goals membantu menentukan tujuan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, dan relevan. Selain itu penting juga untuk menentukan metrik yang tepat untuk KPI. 

Kamu bisa bertanya lebih lanjut tentang SMART Goals untuk memaksimalkan affiliate kamu di sosial media di  Telegram AccessTrade Indonesia.

 

Sumber Feature Image: Freepik

Semua Gambar di ambil oleh Tim Accesstrade pada February 2024

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait