Pelajari Pentingnya Membangun Brand Voice beserta Langkah Membuatnya

Pelajari Pentingnya Membangun Brand Voice beserta Langkah Membuatnya

Admin
Jan 03, 2024
SHARE ON
1704708476_brand-voice.jpg

Brand voice adalah karakteristik unik yang dibuat oleh sebuah brand untuk berkomunikasi dengan target audiensnya melalui berbagai media. Definisi brand voice kamu sebaiknya dimulai dengan gambaran umum sebelum memasuki detail yang sangat spesifik. Garis besar ini menentukan tone keseluruhan kamu, seperti formal, ramah, humoris, atau serius. Pada tingkat detail yang lebih halus, pertimbangkan untuk menyertakan kata-kata atau frasa tertentu yang seharusnya atau tidak seharusnya digunakan dalam komunikasi brand kamu.

Nah, kita akan pandu kamu untuk melalui semua langkah dalam menciptakan brand voice di artikel kali ini. Dari sekarang, mulailah memikirkan apa brand voice kamu dan apa yang ingin kamu wakili.

Pentingnya Membangun Brand Voice yang Konsisten

Brand voice membentuk identitas bisnismu dan memiliki potensi untuk meningkatkan revenue. Cara kamu memperkenalkan brand dan bahasa yang kamu gunakan berperan penting dalam membentuk karakter. Identitas brand secara signifikan mempengaruhi keputusan berbelanja seseorang. Itulah pentingnya untuk memastikan brand voice kamu konsisten di setiap platform marketing, baik itu media sosial, website, siaran pers, atau email marketing.

Tujuan utama dari brand voice yang kuat adalah membuat konsumen mengenali brand kamu dengan mudah, bahkan tanpa melihat kontennya. Itulah mengapa brand voice memberikan berbagai manfaat mulai dari meningkatkan brand awareness hingga memperkuat tim.

1. Membuat Brand Sosial Mediamu Lebih Dikenal

Seperti visual brand yang menarik, brand voice yang kuat di media sosialmu dapat membuat brand kamu lebih mudah dikenali. Ketika orang melihat postinganmu, mereka tahu bahwa itu adalah postingan dari akun media sosial kamu.

Selain menciptakan personality dan membangun hubungan yang berkelanjutan dengan pengikut media sosial kamu, ini sebenarnya dapat melindungi brand kamu dari akun media sosial palsu.

2. Meningkatkan Efektifitas saat Berkomunikasi

Suara brand yang baik, ditargetkan pada konsumen yang tepat, dapat berbicara langsung kepada mereka dengan cara yang relevan sesuai dengan produk atau layanan. Brand voice yang kuat membuat komunikasi dengan konsumen lebih otentik dan membantu kamu membedakan diri dari pesaing. 

Khususnya di media sosial, orang tidak ingin mengikuti atau terlibat dengan entitas perusahaan sembarangan. Mereka ingin mengikuti dan terlibat dengan brand yang menghibur, memberi informasi, atau selaras dengan value mereka. Hal ini juga berlaku dalam hal pembelian. Suara media sosial yang terdefinisi dengan baik memastikan konten sosial kamu beresonansi dengan orang-orang yang paling ingin kamu target.

3. Hindari kesalahan media sosial

Brand voice media sosial yang jelas memastikan bahwa semua anggota tim berada pada halaman yang sama dan melindungi brand-mu dari unggahan atau komentar media sosial yang mengandung bahasa yang tidak pantas. Ini sangat penting terutama saat memikirkan cara menanggapi komentar negatif di media sosial.

Panduan untuk menanggapi komentar dan unggahan negatif harus dimasukkan dalam dokumentasi brand voice-mu.

Langkah untuk Menyusun Brand Voice

Membangun brand voice yang kuat untuk menetapkan identitas brand kamu sangat penting. Identitas brand kamu akan mencerminkan value dan misi perusahaan kamu. Value dan misi perusahaan pada akhirnya mencerminkan alasan kamu memulai bisnis.

Nah, sekarang kamu udah tau kenapa harus nentuin brand voice kamu, yuk kita lihat gimana cara bikinnya.

1. Identifikasi Target Audience

Setelah kamu menyelaraskan value dengan brand voice yang autentik, langkah berikutnya adalah memastikan brand tone-mu pas. Penting banget untuk tahu siapa audiens kamu agar bisa menyempurnakan brand tone kamu.

Mulai bentuk brand tone kamu dengan mempertimbangkan target audiens dan marketing persona kamu. Selagi menggarap audiens dan persona, catat sifat kepribadian, kata sifat, dan kosakata umum yang ingin kamu usung sesuai dengan brand.

2. Identifikasi VP dan USP

Ketika merancang strategi bisnis, pertimbangkan untuk membedakan diri dari kompetitor dengan pendekatan yang sama sekali berbeda, membuat materi branding yang luar biasa, dan memberikan experience pengguna yang unik.

Di zaman ini, kita dikelilingi oleh banyak produk yang didesain dengan indah. Untuk menjadi unik, pertimbangkan value atau unique selling point apa yang ingin kamu tawarkan kepada customer. Untuk mendapat pengakuan, kamu perlu menawarkan produk yang tidak hanya sekedar klaim sesuatu, namun juga membantu memecahkan permasalahan masyarakat dimana hal ini bisa menjadi pendekatan terbaik. Contoh utama seperti Uber, sebuah produk digital yang mengubah sepenuhnya dunia offline, mengubah cara orang memesan taksi di seluruh dunia. Eksplor solusi yang tidak konvensional untuk menangani masalah customer dan sadari bahwa user experience memainkan peran penting dalam membentuk brand-mu.

3. Deskripsikan Brand Persona

Seringkali kita berbicara tentang menciptakan “buyer persona” untuk membantu kamu melihat, apakah audiensmu adalah orang sungguhan. Begitu kamu dapat membayangkan audiensmu seperti apa, menjadi lebih mudah untuk membuat konten sosial yang berbicara kepada mereka, daripada mencoba berbicara kepada semua orang.

Orang suka menggunakan produk yang value dan personality nya mirip dengan mereka. Jenis user experience dan key visual branding yang tepat dapat menarik pelanggan dengan konsisten. Hal-hal seperti palet warna, gaya bahasa, interaksi, dan visual harus mencerminkan brand persona. Penting untuk menetapkannya sejak awal tidak peduli apakah brand-mu bertujuan untuk kesan mewah, kecanggihan, kompetensi, ketangguhan, ketulusan, atau kegembiraan. Brand persona seharusnya menjadi salah satu panduan sebagai upaya membangun brand-mu.

Pesan kohesif yang kamu ciptakan akan bertahan dengan brand-mu selama beberapa tahun atau bahkan lebih. Story dari brand harus bermakna dan membuat brand langsung terlihat dan dikenali, ini akan membantu kamu menciptakan ikatan emosional dengan audiensmu. Pelanggan akan membeli atau menggunakan produkmu karena cocok dengan lifestyle dan karakter mereka, yang akan tercermin melalui gaya bahasa dan visual.

Jika kamu tidak tau harus mulai dari mana, kamu bisa menggunakan framework dibawah untuk menyelaraskan brand personamu dengan persona yang telah kamu tentukan. Tidak perlu untuk mereka menjadi identik, namun brand persona seharusnya memiliki atribut yang sejalan dengan apa yang dihargai, disukai, dan dipercayai oleh persona audiens.

Source Gambar: Aaker, J. L. (1997). Dimensions of Brand Personality. Journal of Marketing Research, 34(3), 347–356.

4. Satukan dalam Satu Brand Guidelines

Setelah kamu membuat brand voice-mu, penting untuk memastikan bahwa seluruh tim dalam perusahaan, dapat menggunakan suara tersebut secara konsisten dalam semua materi marketing.

Berikan petunjuk yang jelas kepada anggota tim dan rekan kerjamu yang terlibat dalam pembuatan konten. Panduan ini akan berfungsi sebagai kompas, menyelaraskan berbagai suara dan memastikan identitas brand yang solid, bahkan ketika beberapa orang berkontribusi dalam pembuatan konten atau penulisan teks.

Kamu dapat memberikan detail yang sangat spesifik di sini, bahkan menentukan kata-kata tertentu yang harus digunakan dan yang harus dihindari. Berikan perhatian khusus pada terminologi yang digunakan untuk produk, layanan, perusahaan, dan karyawan.

Hal terpenting adalah tone. Pastikan tone yang kamu deskripsikan sejalan dengan brand persona yang telah kamu tentukan pada langkah sebelumnya.

Sertakan daftar hashtag brand dan petunjuk membuat hashtag baru untuk campaign mendatang.

Kesimpulan

Itulah step-by-step dalam menentukan brand voice agar connect dengan audiensmu. Seperti seorang stroyteller yang menarik perhatian, voices dan personality brand akan membuatmu terhubung dengan audiensmu. Temukan dan kembangkan brand voice yang sesuai dengan perusahaan dan audiensmu. Jika tertarik dengan konten seperti ini, kamu bisa bergabung ke grup Telegram melalui link dibawah ini untuk dapatkan update konten terbaru dan bergabung dengan komunitas affiliator di Accesstrade.

Gabung Grup Telegram Kami Disini!

 

Artikel ini telah direview oleh:

  • Muhammad Harist Abduh Nazili sebagai SEO Specialist di Accesstrade
  • Rizky Setyo sebagai Penanggung Jawab Content di Accesstrade 

Sumber Feature Image: Freepik 

 

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait