blogs - digital marketing

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Influencer dalam Pemasaran Produk

10 Feb 09, 2021
Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Influencer dalam Pemasaran Produk

Ketika sebuah brand atau perusahaan ingin menjangkau pelanggan secara masif, maka diperlukan cara yang sangat inovatif dan tepat. Tentunya untuk penciptaan metode pemasaran yang inovatif dan tepat tersebut, juga dibutuhkan dana yang tidak sedikit, karena melibatkan banyak faktor lain di dalamnya, salah satunya adalah menggunakan influencer sebagai ujung tombak pemasaran atau disebut juga dengan istilah influencer marketing.

Sekarang ini, metode influencer marketing menjadi strategi terkenal yang dimanfaatkan banyak brand dan perusahaan untuk menjangkau pelanggan dan sekaligus melibatkan mereka dalam proses pendulangan data. Dalam berbagai penelitian, semakin banyak brand atau perusahaan menggunakan influencer ke dalam bauran pemasaran mereka, maka akan mengarahkan lalu lintas dan prospek yang berkualitas.

Hanya saja tidak dapat diabaikan juga, seorang influencer juga adalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Maka ketika seorang influencer mengalami atau melakukan satu hal yang negatif, maka secara tidak langsung akan berimbas pada sisi pemasaran produk atau layanan yang ditawarkan.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan penggunaan influencer dalam pemasaran produk atau layanan, berikut ini adalah penjelasan singkatnya.

Kelebihan:

Membantu untuk Mendapatkan dan Menjangkau Audiens yang Relevan 

Berkolaborasi dengan influencer yang tepat untuk produk atau layanan Anda maka hal itu dapat membantu dalam proses mendapatkan dan menjangkau audiens yang relevan. Seorang influencer yang berkualitas, tentunya sudah memiliki base dan telah berhasil membangun komunitas terpercaya mereka sendiri. Dengan memanfaatkan komunitas ini, merek dapat menarik calon pembeli baru dengan lebih efektif daripada dengan menawarkan konten bermerek lainnya.

Misalnya, jika Anda ingin mempromosikan hotel atau restoran, maka Anda perlu mencari blogger perjalanan atau makanan yang sukses. Blogger perjalanan atau makanan populer dapat membantu Anda melibatkan pengikut mereka menggunakan gambar indah yang didukung oleh rekomendasi asli.

Membantu Membangun Kepercayaan dan Kredibilitas Brand atau Perusahaan

Tentu saja, secara otomatis ketika seorang influencer memiliki kualitas bagus dan di atas rata-rata, maka para pengikut mereka pun akan terus memberikan apresiasi positif terhadap apapun yang dilakukan. Begitu pula ketika influencer yang dimaksud sedang mempromosikan suatu produk atau layanan, maka secara otomatis selain ada kemungkinan banyak follower dari influencer tersebut yang akan membelinya, mereka juga akan memberikan nilai positif terhadap produk, layanan, brand atau perusahaan yang bersangkutan.

Selain itu, ketika Anda ingin memupuk dan membangun kepercayaan, maka jika menggunakan cara biasa saja, dipastikan akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Akan tetapi ketika melibatkan influencer dalam proses pemasarannya, maka akan sangat cepat untuk dapat membangun kepercayaan tersebut. Hal itu dikarenakan mayoritas follower sangat percaya dengan yang dilakukan atau direkomendasikan oleh seorang influencer.

Mengurangi Penggunaan Marketer atau Sales

 Ya, memang sebuah brand atau perusahaan masih sangat membutuhkan sales atau marketer untuk memasarkan produk atau layanannya. Akan tetapi ketika sudah memakai jasa dari seorang influencer, maka secara otomatis jumlah sales atau marketer akan berkurang drastis. Hal itu dikarenakan influencer menjadi ujung tombak utama dalam pemasaran, sedangkan marketing dan sales bertindak sebagai sweeping sisi-sisi yang tidak dapat dijangkau oleh influencer.

Ditambah lagi, dengan menggunakan influencer, maka perusahaan atau brand akan lebih dapat menghemat waktu proses pemasaran serta tentunya menghemat dana yang biasa digunakan untuk membayar gaji para marketer atau sales.

Kekurangan:

Tidak Semua Influencer Memiliki Tabiat Baik

Seperti yang disebutkan di atas, seorang influencer adalah seorang manusia biasa. Oleh karenanya, mereka juga dapat berbuat salah atau melakukan hal negatif. Ketika telah berbuat salah atau negatif, influencer yang bagus akan langsung memperbaiki kondisi dan sikapnya. Akan tetapi ada pula yang sudah memiliki tabiat yang buruk, akan tetapi memiliki follower yang banyak pula.

Dengan menggunakan influencer yang seperti ini, maka akan berisiko terhadap produk atau layanan dari brand atau perusahaan. Selain akan mendapatkan imej buruk dari orang lain yang bukan menjadi follower dari sang influencer, untuk dapat meningkatkan jumlah pembeli atau pengguna produk atau layanan tersebut pun juga tidak dapat diraih dengan cepat.

Kesalahan Influencer Akan Berakibat Buruk pada Brand atau Perusahaan

Tetap berpaku pada tidak ada manusia yang tidak pernah salah, maka begitu pula dengan seorang influencer. Ketika Anda menggunakan influencer untuk mempromosikan produk atau layanan, dan suatu saat sang influencer tersandung suatu kasus, maka secara otomatis akan berimbas pada apapun yang ditawarkan oleh brand dan perusahaan yang bersangkutan.

Jadi tentu saja semua metode dan strategi pemasaran memiliki pro dan kontra, begitu pula dengan penggunaan influencer dalam pemasaran produk atau layanan. Oleh karenanya, Anda dapat memilih dan memilah mana influencer yang tepat untuk diajak bekerja sama dalam memajukan brand atau perusahaan.

Artikel menarik lainnya yang bermanfaat untuk Anda: