Travel Affiliate Marketing Program untuk Blogger dan Influencer serta Cara Menargetkan Audiens yang Efektif

Travel Affiliate Marketing Program untuk Blogger dan Influencer serta Cara Menargetkan Audiens yang Efektif

Admin
affiliate marketing Aug 19, 2023
SHARE ON
1692409044_travel-affiliate-marketing-untuk-blogger-dan-cara-menargetkan-audiens-yang-efektif-1.jpg

Memasuki era digital, banyak blogger dan influencer kini memanfaatkan program afiliasi untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Salah satunya adalah program afiliasi travel, yang memungkinkan mereka mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang dihasilkan melalui tautan afiliasi mereka. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana program afiliasi travel ini bisa membantu para blogger dan influencer menargetkan audiens secara efektif dan beberapa program afiliasi yang dapat mereka pertimbangkan.

Daftar Affiliate Travel Untuk Blogger dan Influencer

Sekarang, mari kita bahas beberapa program afiliasi travel yang dapat menjadi pilihan bagi para blogger dan influencer. Setiap program memiliki keuntungan dan fitur uniknya sendiri yang dapat membantu Anda menjangkau audiens secara efektif.

1. Grand Tjokro

Grand Tjokro adalah jaringan hotel lokal dengan berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Program afiliasi mereka memberikan kesempatan kepada blogger dan influencer untuk mendapatkan komisi dari setiap reservasi yang dibuat melalui tautan afiliasi mereka. Keuntungan lainnya adalah dukungan pelanggan yang responsif dan bahan promosi yang berkualitas

Syarat dan Ketentuan Grand Tjokro Affiliate Program

  • Campaign ini memakai sistem CPS booking hotel
  • Publisher memberikan review dan menampilkan banner & text link yang disiapkan di Ads Type
  • Pengunjung (visitor) harus mengklik banner di web publisher dan melakukan transaksi/booking hotel dan pembayaran , agar publisher mendapatkan reward
  • Campaign ini memperbolehkan publisher untuk booking
  • Cookies 30 Days
  • Validasi 60 days
  • Platform website dan mobile browser

2. tiket.com

tiket.com adalah platform perjalanan online terbesar di Indonesia, yang menawarkan berbagai macam produk perjalanan seperti tiket pesawat, hotel, kereta api, dan lainnya. Program afiliasi mereka menawarkan komisi yang menarik, laporan transparan, dan berbagai alat promosi yang mudah digunakan.

Syarat dan Ketentuan tiket.com Affiliate Program

  • Campaign ini memakai sistem Purchase.
  • Publisher menampilkan banner/ text link yang disiapkan di Ads Type di website/ blog.
  • Pengunjung/ visitor harus mengklik banner dan melakukan pembelian di web publisher sebagai syarat mendapatkan reward.
  • Periode validasi : 45 hari
  • Cookie : 30 hari
  • Action akan tercatat di dashboard anda ketika user selesai melakukan order.
  • Pembelian hanya berlaku untuk website atau mobil web saja

3. Qatar Airways

Qatar Airways, maskapai penerbangan global terkemuka, juga menawarkan program afiliasi yang dapat memberikan komisi menarik untuk setiap pesanan yang dilakukan melalui tautan afiliasi Anda. Keunggulan lainnya adalah brand mereka yang kuat dan diakui secara internasional, yang dapat membantu meningkatkan kredibilitas konten Anda.

Syarat dan Ketentuan tiket.com Affiliate Program

  • Semua pembayaran dihitung dari harga dasar air tiket dan semua pajak dan surcharge tidak dihitung.
  • Cookies 30 hari.
  • Booking yang di cancel akan dilapor oleh QR
  • Publisher setuju untuk tidak memakai online/internet based marketing dalam semua macam. Memakai utilisasi search engine dam/atau SEO, menyuruh customer pergi ke situs yang memakai nama Qatar Airways, atau dengan nama yang deket dengan Qatar, seperti :
  • Air Qatar, Qatar, Qatar Air, Qatar air ways, Qatar Airlines, Qatar Airway, Qatar Airways,
  • Qatar-Airways, www.qatarairways.com.
  • Payment : 60 hari.

4. Movic

Movic adalah platform rental mobil yang menghubungkan penyewa dengan pemilik mobil. Program afiliasi mereka menawarkan komisi yang menarik, bantuan pemasaran, dan dukungan pelanggan yang responsif.

Syarat dan Ketentuan tiket.com Affiliate Program

  • Flow campaign : Install > Registrasi > Purchase
  • Geo: Indonesia

T&C :

  • Action akan masuk setelah user melakukan order. Akan ada validasi dari team MOVIC mengenai user berhasil sampai pembayaran atau tidak.
  • Campaign akan paused sementara apabila dari target yang di sebutkan sudah tercapai.

5. Hotel Harris, Fox, Pop, Yello

Ascott Limited adalah anggota dari CapitaLand Investment. Ini adalah salah satu pemilik-operator penginapan internasional terkemuka dengan properti di seluruh Dunia. Campaign Ascott terdiri dari hotel Hotel Harris, Yello, Pop!, Fox yang ada di seluruh Indonesia.

Campaign Terminology & Conditions:

  • Type: Cost Per Sales, Cost Per Purchase
  • Geo: Indonesia
  • Applicable property: Only Hotel Harris, Yello, Pop!, Fox
  • Action will be shown on dashboard after user paid the booking
  • Cookies: 30 days
    > validation: 30 days
  • Rule Keyword bid: not allowed

Bagaimana Cara Affiliate Marketing Travel dapat Menargetkan Audiens dan Berjualan Secara Efektif?

Berikut beberapa faktor yang dapat mempengaruhi preferensi perjalanan audiens, serta tipe perjalanan yang mungkin sesuai:

1. Berdasarkan Kelompok Usia:

Berikut adalah beberapa kategori kelompok usia yang dapat Anda targetkan saat akan berjualan atau mempromosikan produk travel:

A. Generasi Z (usia 18-24 tahun)

Cenderung mencari pengalaman autentik, petualangan, dan destinasi ramah lingkungan. Mereka juga lebih terbuka untuk jenis akomodasi yang non-tradisional seperti hostel atau glamping. Contohnya adalah Anda dapat mengangkat “7 Glamping Ternyaman di Bandung”.

B. Millennials (usia 25-40 tahun)

Sering mencari pengalaman unik dan personal yang bisa mereka bagikan di media sosial. Mereka lebih mungkin untuk bepergian ke destinasi budaya atau alam yang belum banyak diketahui. Contohnya adalah “11 Cara Menentukan Open Trip yang Aman dan Nyaman”.

C. Generasi X (usia 41-56 tahun) dan Baby Boomers (usia 57-75 tahun)

Cenderung mencari kenyamanan dan kemudahan dalam perjalanan mereka, sehingga mereka lebih mungkin untuk bepergian ke destinasi yang sudah dikenal dan menggunakan layanan premium atau mewah. Contohnya adalah “Rekomendasi 13 Hotel di Jakarta untuk Staycation Bersama Keluarga”.

2. Berdasarkan Lokasi:

Berikut adalah beberapa kategori target user berdasarkan lokasi dan kecenderungan mereka saat menentukan tujuan wisata:

A. Audiens perkotaan

Mungkin mencari pelarian ke alam, seperti destinasi hiking atau pantai. Mungkin untuk Audiens seperti ini, Anda dapat menyuguhkan konten seperti “7 Rekomendasi Infinity Pool dengan View ala-ala Ubud”.

B. Audiens pedesaan atau pinggiran kota

Mungkin mencari pengalaman yang berbeda dan mencari tujuan perjalanan di kota-kota besar atau destinasi internasional yang populer. Dengan target Audiens seperti ini, ada dapat suguhkan konten seperti “7 Destinasi Wisata Terpopuler di Jepang”.

3. Berdasarkan Jenis Kelamin:

Berikut adalah beberapa kategori target user berdasarkan Gender dan kecenderungan mereka saat menentukan tujuan wisata:

A. Wanita

Meskipun ini tentu saja bukan aturan yang kaku, riset menunjukkan bahwa wanita cenderung lebih tertarik pada destinasi dengan peluang belanja yang baik, spa, dan kegiatan budaya seperti kunjungan ke museum atau galeri seni. Contohnya: “5 Destinasi Belanja Terfavorit di Thailand”.

B. Pria

mungkin lebih tertarik pada destinasi dengan olahraga atau aktivitas luar ruangan, seperti hiking, memancing, atau golf. Contohnya: “5 Track Hiking untuk Pemula di Bogor”.

4. Berdasarkan Musim:

Berikut adalah kategori seasonal atau musim untuk disesuaikan dengan konten marketing:

A. Musim liburan seperti Natal dan Tahun Baru

Seringkali lebih cocok untuk destinasi yang menawarkan kegiatan musim dingin seperti ski, atau destinasi yang menawarkan suasana liburan yang meriah. Contohnya adalah “7 Tempat Perayaan Kembang Api Terpopuler”

B. Musim panas

Destinasi pantai atau tujuan dengan banyak aktivitas luar ruangan menjadi populer akan sangat cocok untuk direkomendasikan pada saat musim panas. Contonya “7 Pantai untuk Bermain Surfing Ternyaman”.

C. Musim gugur

Orang mungkin mencari daerah dengan pemandangan musim gugur yang indah atau festival lokal. Contohnya “7 Festival Musim Gugur di Jepang”.

D. Musim semi

Tujuan dengan bunga yang mekar atau acara musiman seperti festival musik menjadi populer. Contohnya: “7 Festival Musik Internasional Paling Ditunggu”.

5. Berdasarkan Status Pernikahan dan Keluarga:

Berikut adalah beberapa kategori target user berdasarkan Status Pernikahan dan kecenderungan mereka saat menentukan tujuan wisata:

A. Pasangan muda atau pasangan tanpa anak

Cenderung lebih bebas dalam memilih tujuan mereka. Mereka sering mencari tujuan romantis atau tujuan yang menawarkan banyak aktivitas dan petualangan. Contohnya: “7 Restoran untuk Dinner Romantis bersama Pasangan”.

B. Orang tua dengan anak-anak kecil

Biasanya mencari tujuan yang ramah anak dengan banyak aktivitas keluarga, seperti taman hiburan atau resort dengan klub anak-anak. Contohnya: “7 Hotel dengan Area Kolam Renang dan Playground untuk Anak”.

C. Pasangan yang sudah pensiun atau dengan anak-anak yang sudah dewasa

memiliki lebih banyak kebebasan dan sering mencari tujuan yang menawarkan relaksasi dan kemewahan, atau tujuan yang mereka belum kunjungi sebelumnya. Contohnya: “7 Rekomendasi Travel Tour untuk Perjalanan Umroh”.

6. Berdasarkan Profesi dan Minat:

Berikut adalah beberapa kategori target user berdasarkan Profesi serta Hobi dan kecenderungan mereka saat menentukan tujuan wisata.

A. Profesional bisnis

Sering mencari tujuan yang menawarkan fasilitas kerja jika mereka harus bekerja selama perjalanan, seperti akses Wi-Fi yang baik dan ruang kerja yang nyaman. Sering mencari tujuan yang menawarkan fasilitas kerja jika mereka harus bekerja selama perjalanan, seperti akses Wi-Fi yang baik dan ruang kerja yang nyaman. Contohnya: “5 Hotel dengan Resto Ternyaman di Jakarta Untuk Meeting Bersama Kolega”.

B. Fotografer atau blogger travel

Mungkin mencari tujuan dengan pemandangan yang indah dan unik untuk memotret dan berbagi. Contohnya: “9 Destinasi Wisata di Bandung dengan View seperti di Ubud”.

C. Pecinta sejarah dan budaya

Akan tertarik pada tujuan yang memiliki banyak situs sejarah, museum, dan festival budaya. Contohnya: “Kalender Pameran dan Festival Budaya di Museum di Jakarta”.

D. Pecinta makanan

Akan mencari tujuan dengan kuliner lokal yang lezat dan unik. Contohnya: “5 Lokasi dengan Street Food Terpopuler di Yogyakarta”.

7. Berdasarkan Kebiasaan dan Gaya Hidup:

Berikut adalah beberapa kategori target user berdasarkan Lifestyle dan kecenderungan mereka saat menentukan tujuan wisata:

A. Pecinta alam dan petualangan

Akan mencari tujuan dengan banyak kegiatan luar ruangan seperti hiking, berkemah, snorkeling, atau skydiving. Contohnya: “5 Spot Snorkeling Terfavorit di Indonesia Timur”.

B. Pencari kemewahan

Akan mencari tujuan dengan hotel bintang lima, restoran mewah, dan pengalaman premium lainnya. Contohnya: “5 Hotel dengan City View Terbaik di Jakarta”.

C. Pecinta kesehatan dan kebugaran

Mungkin mencari tujuan dengan fasilitas olahraga baik, tempat untuk jogging atau bersepeda, atau resort kesehatan dan kebugaran. Contohnya: “Kalender Marathon 2024 Terpopuler”.

D. Pencinta belanja

Akan mencari tujuan dengan pasar atau pusat perbelanjaan besar dengan berbagai pilihan barang. Contohnya: “5 Pusat Oleh-Oleh Terpopuler di Jepang”.

Kesimpulan

Program afiliasi travel dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang efektif untuk blogger dan influencer. Dengan memahami audiens Anda dan memilih program yang paling sesuai dengan minat mereka, Anda dapat meningkatkan trafik dan pendapatan Anda. Pilihlah program yang menawarkan dukungan dan alat yang Anda butuhkan untuk berhasil, seperti yang ditawarkan oleh Pegipegi, Grand Tjokro, tiket.com, Qatar Airways, Grab, dan Movic. Tunggu apa lagi? Cek Website Bisnis Online Affiliate Marketing di Indonesia.

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait