6 Peran yang Dibutuhkan Affiliate Marketing dan Langkah Strateginya

6 Peran yang Dibutuhkan Affiliate Marketing dan Langkah Strateginya

Admin
affiliate marketing Nov 30, 2023
SHARE ON
1701875400_jenis-jenis-sd-card-1.jpg

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa dunia digital marketing berkembang dengan sangat pesat pada akhir-akhir ini, salah satunya adalah affiliate marketing yang sangat tidak asing lagi didengar. Affiliate marketing bukan hanya tentang memasang iklan dan mendapatkan komisi, tapi juga melibatkan beberapa peran penting yang mendukung keberhasilan strategi ini. 

Dalam artikel ini, akan dibahas enam peran utama yang sangat dibutuhkan dalam dunia affiliate marketing, serta langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk mengoptimalkan setiap peran tersebut.

Dari perencanaan hingga eksekusi, mari kita telusuri apa aja sih peran-peran penting ini dan bagaimana setiap langkah strategis dapat membantu mencapai hasil terbaik dalam ranah affiliate marketing.

1. Penyedia Produk / Advertiser

Dalam dunia affiliate marketing, penyedia produk atau advertiser adalah pihak yang menawarkan barang atau layanan yang ingin dipasarkan ke lebih banyak orang. Mereka bekerja sama dengan para afiliasi, yang membantu mempromosikan produk tersebut. 

Bayangkan saja, misalnya, ada sebuah brand kosmetik yang ingin lebih banyak orang tahu tentang produk best seller mereka. 

Maka, mereka menjadi advertiser dalam program afiliasi dengan cara mengiklankan produk mereka melalui berbagai macam platform affiliate seperti website ataupun media sosial dalam bentuk affiliate links.

2. Affiliator / Publisher

Affiliator atau publisher dalam affiliate marketing yang merupakan individu ataupun perusahaan memiliki peran yang sangat krusial dalam menghubungkan penjual dengan calon konsumen yang potensial. 

Mereka menciptakan konten yang menarik dan relevan untuk mempromosikan produk atau layanan dari penjual. 

Konten ini bisa berupa ulasan produk, panduan, atau artikel informatif yang bermanfaat dan mengundang pembaca untuk melakukan tindakan, seperti mengklik affiliate links atau melakukan pembelian.

Contohnya, bayangkan seorang affiliator yang memiliki blog kecantikan. 

Mereka dapat menulis ulasan mendalam tentang produk kecantikan tertentu, memberikan tips makeup, dan menyertakan affiliate links ke produk-produk yang mereka rekomendasikan. 

Jika pembaca blog tersebut kemudian mengklik links dan melakukan pembelian, affiliator akan mendapatkan komisi sebagai imbalan atas kontribusinya dalam mempromosikan produk tersebut. 

Dengan cara ini, affiliator ataupun publisher membantu penjual mencapai audiens yang lebih luas dan menyediakan informasi yang bermanfaat bagi calon konsumen potensial.

3. The Consumer

Peran konsumen atau pihak yang sering disebut dengan the consumer dalam affiliate marketing adalah sebagai penerima manfaat akhir dari suatu transaksi. 

Konsumen ini dapat menjadi pembaca blog, pemirsa video, atau pengguna media sosial yang tertarik dengan produk atau layanan yang direkomendasikan oleh affiliator. 

Konsumen diarahkan oleh affiliator untuk memahami manfaat dan keunggulan produk atau layanan tertentu dan jika mereka membeli barang tersebut, maka affiliator akan menerima sebagian dari pendapatan yang dihasilkan.

Namun, perlu diingat bahwa pelanggan harus menyadari bahwa kamu, sebagai affiliator, akan menerima komisi dari produk. Serta sebagai affiliator, kamu perlu memberi penjelasan mengenai hubungan kamu sebagai affiliator dengan si advertiser secara transparan. 

Dengan begitu konsumen dapat menilai seberapa besar ‘endorsement’ kamu sebagai affiliator terhadap suatu produk yang sedang kamu promosikan. 

Misalnya dengan sebuah disclaimer seperti “Produk yang akan saya gunakan dalam video ini diberikan kepada saya oleh Perusahaan X” memberikan informasi yang dibutuhkan audiens kamu dan memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang tepat untuk membeli produk tersebut.

4. Network

Network dalam affiliate marketing beroperasi sebagai perantara antara publisher/afiliator dengan merchants. Jaringan ini mencakup banyak niche dan oleh karena itu dapat menghubungkan publisher dengan merchant/perusahaan/advertiser yang sesuai. 

Selanjutnya, network akan mengatur seluruh proses, syarat & ketentuan, serta menyediakan platform.

Misalnya, kamu bergabung dengan network seperti ACCESSTRADE. Berbagai merchant menawarkan program afiliasi mereka melalui platform ini. 

Sebagai publisher, kamu dapat memilih produk dari salah satu merchant yang ingin dipromosikan, mendapatkan link afiliasi, dan memasarkannya melalui blog, media sosial, ataupun YouTube.

Keuntungan bergabung dengan network adalah kamu tidak perlu berurusan langsung dengan setiap merchant/perusahaan/produsen. Semua transaksi, pelacakan, dan pembayaran dapat diatur melalui platform network tersebut. 

Dengan begini dapat memudahkan publisher untuk fokus pada promosi dan mengoptimalkan hasil tanpa harus khawatir tentang detail teknis yang rumit.

5. Sistem Track and Analytics

Sistem track and analytics ini dapat membantu para publisher/affiliator untuk melihat seberapa baik campaign mereka berjalan. 

Misalnya, dengan menggunakan tools seperti Google Analytics, publisher dapat mengetahui dari mana pengunjung berasal, berapa banyak yang membeli produk melalui tautan afiliasi, dan berapa lama mereka mengunjungi situs.

Dengan informasi ini, kamu bisa melihat dan menilai berhasil atau tidaknya performa campaign yang kamu jalankan dan dapat membuat perubahan jika diperlukan. 

Jika ada suatu link atau campaign tidak berkinerja baik, kamu dapat mengubah strategi berdasarkan data dari sistem track and analytics ini. 

Dengan cara ini, kamu dapat lebih mudah memantau dan fokus pada metode marketing yang paling efektif untuk meningkatkan conversion kamu.

6. Loyal Konsumen

Ketika konsumen menjadi setia terhadap suatu merek atau produk, mereka lebih cenderung membeli melalui link afiliasi yang direkomendasikan oleh publisher/affiliator yang mereka percayai. 

Ibarat sambil menyelam minum air, di mana publisher/affiliator tidak hanya mendapatkan komisi dari penjualan langsung, tetapi juga dapat membangun basis pelanggan yang kuat.

Bayangkan, kamu seorang publisher yang sering mereview dan merekomendasikan produk kecantikan. 

Jika para pembaca terus-menerus mempercayai pandangan dan saran yang kamu berikan, mereka kemungkinan besar akan memilih membeli melalui link afiliasi yang diberikan daripada mencari produk serupa di tempat lain. 

Apalagi hal yang instan dan mudah sangat disukai oleh para calon konsumen.

Loyalitas konsumen dalam hal ini dapat memberikan keberlanjutan pendapatan bagi kamu sebagai publisher/affiliator, sekaligus memperkuat hubungan dengan para konsumen kamu.

7. Strategy Memulai Affiliate Marketing

7.1. Mulailah dengan Riset Audience

Untuk memulai dalam dunia affiliate marketing, langkah awalnya bisa dengan riset audience. Riset audience itu seperti kamu belajar lebih dalam tentang siapa sebenarnya yang menjadi target kamu dan apa yang mereka butuhkan. 

Misalnya, jika kamu ingin memasarkan produk kecantikan, kamu harus tahu apa yang disukai oleh orang-orang yang tertarik dengan produk kecantikan, apa masalah yang ingin mereka selesaikan, dan lain sebagainya.

Dari kasus di atas gambaran riset yang perlu dilakukan misalnya, untuk mengetahui apakah audiens kamu lebih suka produk perawatan kulit, riasan, atau mungkin kedua-duanya. Apakah mereka lebih memilih produk organik atau yang terjangkau? Apakah mereka menghadapi masalah kulit tertentu yang ingin mereka selesaikan?

7.2. Personalisasi

Setelah menentukan audiens, langkah berikutnya adalah membuat lebih personal. Maknanya, kamu bisa menceritakan tentang pengalaman kita sendiri dengan produk atau layanan yang ingin kita promosikan dan mengapa kamu secara pribadi memilih produk tersebut.

Sebagai contoh, kamu dapat menulis atau membuat konten video yang menceritakan perjalanan kamu menggunakan produk perawatan kulit. 

Kamu bisa menyampaikan bagaimana kulit kamu awalnya memiliki masalah tertentu, mungkin jerawat atau kulit kusam, dan bagaimana produk ini membantu kamu mengatasi masalah tersebut.

Dalam konten tersebut, kamu bisa membicarakan manfaat produk secara rinci, seperti teksturnya, aroma yang menenangkan, dan tentu saja hasil yang terlihat pada kulit kamu sendiri. 

Dengan berbagi pengalaman ini, kamu bisa menciptakan koneksi secara personal dengan calon pembeli, mereka pun akan cenderung lebih percaya dan tertarik untuk mencoba produk tersebut.

7.3. Mulailah Membuat Review dari Produk yang Kamu Pakai

Langkah selanjutnya yang masih berkaitan erat dengan strategi sebelumnya adalah dengan membuat review dari produk yang telah kamu pakai sendiri. 

Nah, jika kamu suka dengan suatu produk, seperti sejenis krim perawatan wajah. 

Kamu dapat mulai membuat review jujur dan informatif mengenai pengalaman kamu dengan produk tersebut.

Misalnya, kamu bisa berbicara tentang bagaimana tekstur krimnya terasa di kulit, apakah ada perubahan yang kamu lihat setelah menggunakan produk tersebut, dan mengapa kamu merekomendasikannya. 

Dengan memberikan review jujur seperti itu, kamu akan membangun kepercayaan dengan audiens kamu.

Dalam ulasan tersebut, kamu juga bisa menyertakan link afiliasi ke situs penjual produk tersebut.

7.4. Pelajari Detail Platform Affiliate yang akan Dipilih

Memulai perjalanan dalam affiliate marketing dapat dibilang cukup seru, dan salah satu langkah pentingnya adalah kamu perlu memahami dengan seksama platform afiliasi yang akan kamu pilih. 

Misalnya, kamu dapat menjelajahi ACCESSTRADE, platform afiliasi yang menawarkan berbagai peluang menarik. ACCESSTRADE menyediakan beragam produk dan layanan dari berbagai industri, memberikan fleksibilitas kepada para publisher untuk memilih produk yang sesuai dengan minat dan audiens mereka.

Langkah awalnya adalah mendaftar di ACCESSTRADE dan memahami struktur komisinya. 

Platform ini menawarkan komisi berbasis kinerja, yang berarti kamu akan mendapatkan imbalan ketika pengunjung yang datang dari link melakukan tindakan tertentu, seperti pembelian atau pendaftaran.

Selain itu, ACCESSTRADE juga menyediakan dashboard yang informatif dan mudah digunakan. 

Di sana, kamu dapat memantau performa campaign kamu secara real-time, melihat jumlah klik, conversion, dan penghasilan. Hal ini dapat membantu kamu dalam mengoptimalkan strategi pemasaran untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Tentu saja, penting juga untuk memahami pedoman dan kebijakan ACCESSTRADE. Ini termasuk aturan terkait jenis promosi yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan. 

Dengan memahami ini, kamu dapat menghindari masalah yang berpotensi terjadi dan membangun hubungan yang lebih baik dengan platform dan advertiser.

7.5. Tetap Up to Date

Ketika mulai berkecimpung dalam dunia affiliate marketing, penting untuk tetap stay up-to-date dengan tren terbaru. Misalnya, jika ada fitur baru di platform media sosial, seperti Instagram Shopping, kamu bisa langsung mengintegrasikannya ke dalam strategi affiliate marketing kamu. 

Langkah sederhana seperti berlangganan newsletter industri atau mengikuti blog tentang digital marketing bisa memberikan wawasan tambahan yang akan sangat bermanfaat. 

Komunitas online juga memberikan kesempatan untuk bertukar ide antar publisher maupun advertiser lainnya. Nah jadi, dengan stay up-to-date, kamu bisa lebih efektif dalam mengoptimalkan campaign afiliasi dan mendapatkan peluang-peluang baru.

Tak perlu bingung untuk mencari komunitas affiliate marketing ini, karena ACCESSTRADE juga hadir dalam grup komunitas Affiliate Marketer Accesstrade di Telegram. Kamu bisa langsung gabung bersama kami sekarang juga untuk dapat tips edukasi dan teman diskusi yang asyik bersama para affiliator lainnya di sini!

Sejak tahun 2013, ACCESSTRADE Indonesia telah berkomitmen untuk mendukung advertiser dan publisher dalam meningkatkan performa serta return of investment (ROI) mereka.

ACCESSTRADE juga turut membantu meningkatkan ketersediaan advertiser agar lebih mudah ditemukan oleh publisher, memungkinkan mereka untuk dengan cepat menemukan beragam campaign yang sesuai. Segera daftar dan buat akun ACCESSTRADE-mu sekarang!

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait