Bisnis Online Menjamur, Kenali Potensi Cuan dari Jenis Bisnisnya

Bisnis Online Menjamur, Kenali Potensi Cuan dari Jenis Bisnisnya

Admin
digital marketing Jun 11, 2024
SHARE ON
1718074764_jenis-bisnis-online.jpg

Bisnis online sudah bukan barang asing hari ini. Sejak pandemi Covid-19 terjadi, bisnis online seperti marketplace sampai dengan media sosial menjadi incaran para penjual untuk mencari konsumen dengan memanfaatkan dari jenis bisnis online, mulai dari marketplace sampai media sosial. Lantas, apa saja jenis bisnis online yang marak hari ini? Artikel ini akan membahas potensi dan bagaimana cara mendapatkan uang dari bisnis online. Simak selengkapnya disini.

Pengertian Bisnis Online

Bisnis online adalah semua aktivitas bisnis yang dilakukan secara online, melalui website, media sosial, atau platform digital lainnya termasuk dalam bisnis online. Kamu tidak perlu lagi memiliki toko offline dan mengeluarkan overhead untuk membayar listrik, sewa toko, karyawan, untuk memulai bisnis pertama kamu, karena kamu bisa memulai sendiri dengan menggunakan perangkat sederhana, ya internet.

Internet telah memudahkan manusia untuk melakukan banyak hal termasuk melakukan bisnis. Kamu bisa menjual produk untuk berbagai konsumen di belahan dunia manapun, hal ini yang memudahkan kamu untuk menghasilkan uang lebih banyak.

Ada banyak jenis bisnis online yang perlu kamu ketahui, setidaknya berdasarkan tempat berjualan dan sistemnya. Penting untuk kamu mengetahui pengertian dari masing-masing jenisnya sehingga bisa mencari peluang untuk mendapatkan uang dari jenis bisnis online tersebut.

Jenis Bisnis Online Berdasarkan Tempat Berjualan

Jika tempat berjualan konvensional dikenal dengan toko atau ruko, bisnis online memiliki tempat berjualan seperti website, marketplace, dan media sosial. Kamu bisa memilih salah satunya untuk memulai bisnis online, berikut hal apa saja yang kamu perlu ketahui.

1. Bisnis Online dari Website Sendiri

Cara pertama adalah dengan bisnis online dari website sendiri, sekalipun cara ini tidak mudah namun dengan menggunakan website kamu bisa memiliki kontrol penuh atas branding, fleksibilitas dalam strategi pemasaran, dan kemampuan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang unik, namun perlu adanya maintain sehingga website bisa menghasilkan uang ya.

Sekalipun cenderung costly, website tetap menjadi pilihan untuk pemilik bisnis yang ingin membangun brand secara profesional, sehingga penting untuk menentukan niche produk dan perencanaan bisnis yang matang sebelum memutuskan bisnis online dari website.

Kamu juga membutuhkan domain dan hosting untuk memiliki website, jika kamu ingin mencoba secara mandiri bisa mulai menggunakan blogspot dan menjadi seorang blogger. Pastikan blog kamu ramai dikunjungi oleh pengguna sehingga akan memudahkan kamu jika kedepan ingin menjual suatu produk, baik produk kamu sendiri maupun orang lain sebagai affiliate

2. Bisnis online di marketplace

Cara kedua adalah cara yang lebih mudah daripada kamu membangun website sendiri, yaitu dengan memanfaatkan platform berjualan seperti marketplace. Marketplace adalah platform digital yang mempertemukan penjual dan pembeli secara online. Ini adalah cara efektif jika kamu tidak ingin membangun dari awal suatu toko online untuk mendapatkan uang dari bisnis online.

Kamu bisa bergabung menjadi seller marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Lazada, yang menyediakan infrastruktur yang memudahkan penjual untuk bertemu konsumen secara luas, dan memulai bisnis tanpa perlu membuat website sendiri. Namun, kekurangan dari menggunakan marketplace adalah kamu perlu mengikuti aturan dari penyedia platform, seperti biaya admin, aturan etalase, dan pengiriman.

Kemudahan dari marketplace juga memberikan kamu kemudahan untuk berinteraksi dengan konsumen melalui fitur ‘Live’, seperti Live Shopee, dimana kamu bisa menunjukkan produk asli dari toko online kamu sesuai dengan keinginan dari calon konsumen. Ada banyak promo yang disediakan oleh platform jika kamu melakukan Live, jadi sudah siap berjualan secara langsung secara online?

3. Bisnis online di Social Media

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan media sosial, sama halnya dengan marketplace, kamu bisa dengan mudah memulai bisnis di social media, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok yang menawarkan peluang besar bagi pengusaha untuk menjangkau audiens yang luas dan terlibat dengan pengguna secara langsung.

Kamu bisa melakukan secara gratis dengan memposting produk kamu, baik secara live ataupun tidak seperti yang ada di platform marketplace. Namun, pastikan kamu mengikuti guideline dari setiap platform ya, karena setiap platform memiliki kebijakan masing-masing, jika tidak maka akun toko online kamu akan suspended atau dibatasi sehingga kamu tidak bisa berjualan lagi.

Kemudian, kamu juga bisa memanfaatkan pilihan promote atau beriklan sehingga produk kamu bisa dilihat lebih banyak konsumen di social media. Tentunya, kamu perlu mengatur persone konsumen kamu seperti apa sesuai dengan produk yang kamu jual, sehingga potensi penjualan dan uang yang kamu peroleh lebih besar.

Jenis Bisnis Online Berdasarkan Sistemnya

Selain berdasarkan tempat berjualan, kamu juga bisa mendapatkan uang dari bisnis online dengan mengikuti sistem. Ada tiga sistem yang bisa kamu coba, yaitu reseller, dropship, dan affiliate. Ketiga cara ini memiliki kesamaan yaitu kamu tidak perlu memiliki produk sendiri. Ya, kamu bisa memulai berbisnis online dengan menjual produk orang lain. Bagaimana caranya? simak sampai habis ya!

1. Bisnis Online Reseller

Seperti dari asal katanya, re-seller adalah cara yang bagus untuk mendapatkan uang dengan menjual kembali produk orang lain. Disini kamu perlu bekerjasama dengan pemilik produk dan menjual di toko online pribadi. Tentunya, kamu bisa mulai bernegosiasi dengan pemilik produk sehingga mendapatkan harga yang lebih murah agar keuntungan kamu menjadi lebih besar.

Sebelum menjadi reseller, ada beberapa hal yang perlu kamu tentukan yaitu product (produk), place (tempat), price (harga), dan promotion (promosi). Konsep 4P ini cukup umum dikenal sebelum memulai bisnis, yaitu:

  • Temukan produk yang diminati atau menjawab kebutuhan pasar.
  • Tentukan dimana kamu akan menjual produk tersebut.
  • Temukan harga yang terjangkau, sehingga kamu perlu mencari supplier yang tepat dengan harga grosir yang kompetitif.
  • Buatlah promosi untuk menarik konsumen agar membeli.

2. Bisnis Online Dropship

Berbeda dengan cara pertama, dropship atau dropshipping adalah sistem bisnis dimana kamu menjual produk orang lain tanpa perlu menyimpan stok barang. Keuntungan yang didapatkan dari selisih harga jual dengan harga dari supplier/produsen adalah nominal uang yang kamu peroleh.

Cara ini adalah cara yang low risk atau risiko kecil karena kamu tidak akan mengalami kerugian barang apapun karena kamu tidak diharuskan membeli suatu produk. Kamu bisa menjadi dropshipper melalui platform marketplace. Dimana kamu membuat suatu toko online, jika ada pembelian, kamu akan membeli dari toko suplier namun mengganti alamat pengiriman sesuai dengan alamat konsumen di toko online kamu, itu adalah sistem dropship di marketplace.

Sama seperti bisnis lainnya, kamu perlu mencari produk yang laku dan diminati konsumen, menemukan supplier yang tepat dan cepat dalam mengirim pembelian kamu, dan menjaga kepuasan konsumen dengan jaminan produk yang dikirimkan sesuai dengan deskripsi. Bagaimana, tertarik untuk menjadi dropshipper?

3. Bisnis Online Afiliasi

Terakhir adalah menggunakan sistem afiliasi. Apa itu affiliate marketing? Afiliasi adalah strategi pemasaran dimana kamu bisa mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk orang lain. Setiap kali ada pembelian yang terjadi melalui link afiliasi, kamu akan mendapatkan komisi.

Sama halnya dengan dropshipper, namun yang berbeda adalah tracking dari komisi yang kamu peroleh berdasarkan dari link affiliate yang kamu sebar untuk menghasilkan konversi sebanyak-banyaknya. Tentunya, untuk mendapatkan link affiliasi ini kamu perlu daftarkan diri jadi affiliate marketing.

Untuk cara sebar link affiliate bisa disesuaikan dengan platform yang kamu punya, mulai dari website personal, media sosial, sampai dengan mouth to mouth. Jadi tidak ada batasan untuk mendapatkan komisi dari program affiliate yang kamu pilih, yang terpenting adalah pastikan bahwa campaign kamu masih aktif ya!

Itulah seputar apa saja yang perlu kamu ketahui tentang bisnis online dan jenisnya berdasarkan tempat dan sistem. Penting untuk kamu pahami, bahwa bisnis online hanyalah sebuah platform, untuk mendapatkan uang, kamu perlu melatih kreatifitas dan konsistensi.

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait