Mengenal Perbedaan antara Kategori dan Tags pada Website, Manakah yang Lebih Baik?

Admin
insights Nov 08, 2023
1699422151_keyword-seo-content-website-tags-search.jpeg

Jika kamu baru membangun sebuah website, terkadang akan mengalami sedikit kendala untuk membedakan antara kategori dan tag. Pada dasarnya, dua elemen ini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mengelompokkan konten pada website kamu agar lebih mudah ditemukan oleh pengunjung. Lalu, apa saja perbedaan keduanya, serta manakah yang lebih baik dalam mendukung pemasaran afiliasi kamu? Yuk, temukan jawabannya dalam panduan lengkap dibawah ini.

Daftar Isi

Apa itu Kategori Website dan Tag?

Sebelum kita mengulas perbedaan kategori dan tag, penting untuk mengetahui definisi dari kedua elemen tersebut. Kategori adalah fitur untuk mengelompokkan konten website berdasarkan topik yang lebih luas. Sedangkan, tag adalah fitur untuk menandai konten website dengan kata kunci atau istilah yang lebih spesifik.

Perbedaan antara Kategori dan Tag pada Website

Lalu, apa perbedaan antara kategori dan tag pada website? Kategori bersifat hierarki dan digunakan untuk membantu menyusun konten di situs website kamu, sehingga pengunjung dapat dengan mudah menemukan dan menjelajahi konten yang releven dengan mereka.

Contoh kategori, jika kamu menjalankan sebuah website kuliner, kamu dapat memiliki kategori, seperti “Resep Makanan”, “Ulasan Restoran”, dan “Tips Memasak”. Hal ini memberikan kerangka kerja yang jelas untuk semua jenis konten pemasaran afiliasi yang kamu publikasikan.

Sedangkan, tag digunakan untuk mengidentifikasi topik dengan lebih detail dan membuatnya lebih mudah ditemukan oleh pencarian internal pada website kamu. Tag terbaik sebaiknya menggunakan beberapa kata kunci untuk mendeskripsikan isi konten postingan kamu.

Contoh tag, jika kamu memiliki postingan tentang “Resep Ayam Goreng”, kamu bisa menambahkan tag, seperti "ayam," "goreng," "resep," dan "makanan." Tag membantu pengunjung website untuk menavigasi dan menemukan konten yang lebih spesifik, bahkan jika konten tersebut termasuk dalam kategori yang lebih luas, seperti "Resep Makanan”.

Perlu Anda pahami, kategori dan tag juga dapat menjadi salah satu strategi SEO dan pemasaran afiliasi kamu. Karena dengan membuat struktur kategori yang baik dan menambahkan tag yang relevan dengan topik, maka akan meningkatkan kemungkinan konten atau artikel yang kamu buat untuk tampil pada mesin pencarian.

Cara Menambahkan Kategori pada WordPress Posts

Untuk menambahkan kategori pada postingan WordPress, kamu bisa klik tab “Pos” dan pilih opsi “Kategori”.

 

Hal ini akan membuka halaman tempat kamu dapat membuat dan memberi nama kategori pada website. Setelah selesai, klik tombol “Tambah Kategori Baru” dan kategori website kamu akan dibuat.

step pemberian nama kategori

Beberapa elemen yang disertakan dalam kategori website kamu meliputi:

  • Nama kategori website
  • Slug or URL dari kategori tersebut
  • Nama “Kategori Induk” jika merupakan kategori turunan
  • Deskripsi, meskipun ini opsional

Pada saat kamu membuat postingan website baru, kamu dapat menentukan kategori pada pengaturan “Pos” di WordPress.

step ceklist kategori

Penting untuk diketahui, meskipun kamu memiliki kebebasan untuk menambahkan kategori sebanyak yang kamu inginkan, sebaiknya batasi jumlah kategori untuk menjaga fokus website kamu. Jumlah kategori yang ideal pada sebuah website adalah antara 5–10 kategori.

Selain itu, apabila website kamu adalah sebagai website pemasaran afiliasi, penting untuk tidak pernah mengabaikan postingan tanpa kategori, karena hal ini akan membingungkan pengunjung. Jadi, apabila ada postingan yang masih “Uncategorized”, sebaiknya kamu segera tambahkan ke dalam kategori yang relevan.

Cara Menambahkan Tag pada WordPress Posts

Untuk menambahkan tag pada postingan WordPress, kamu dapat membuka pengaturan “Pos” di WordPress dan scroll ke bawah sampai menemukan bagian tag. Lalu, tambahkan tag yang relevan dengan topik konten kamu. Jika kamu ingin menambahkan lebih dari satu tag, berikan tanda koma (,) untuk memisahkan setiap tag. 

step penambahan tag

Tidak seperti kategori, kamu dapat menambahkan tag sebanyak yang kamu inginkan pada postingan WordPress. Namun, tetap batasi karena apabila tag dan kategori digabungkan berjumlah lebih dari 15, maka dapat dianggap berisi spam. Inti dari penggunaan tag pada website adalah untuk memberitahu pengunjung secara sekilas mengenai isi postingan website kamu.

Baca Juga: Plugin SEO yang Wajib Dicoba: Panduan Wordpress untuk Blogger Pemula

Kesimpulan dari Kategori dan Tag, Mana yang Lebih Baik?

Setelah mengetahui perbedaan serta cara menambahkan kategori dan tag diatas, lalu manakah yang lebih baik digunakan pada website kamu? Meskipun kamu harus selalu menggunakan kategori pada setiap postingan yang kamu publikasikan, kamu tidak harus menggunakan tag.

Namun, akan lebih baik jika kamu menggunakan tag yang secukupnya saja, karena kategori dan tag dapat membantu pengunjung menavigasi website kamu dengan lebih mudah. Kategori dan tag juga dapat membantu mesin pencarian merayapi situs website kamu dengan lebih mudah dan memahami isi dengan baik.

Selain itu, perlu kamu ketahui, bahwa jika dalam sebuah website sudah memiliki cukup taksonomi yang bisa menggambarkan isi pembahasan pada website kamu, maka penggunaan tag yang terlalu banyak justru tidak disarankan.

Penambahan tag pada setiap postingan WordPress akan menciptakan halaman baru, yang menyebabkan Google memerintahkan Googlebot untuk melakukan crawler (perayapan) pada setiap tag yang ada di website kamu, sehingga beban kerja Google akan lebih bertambah.

Jika kamu ingin mendapatkan lebih banyak tips dan panduan yang berguna seputar dunia Blogger dan pemasaran afiliasi (affiliate marketing), kamu dapat membaca artikel Accesstrade lainnya pada website. 

Accesstrade juga memiliki grup Telegram yang akan memberikan kamu informasi berharga mengenai dunia afiliasi. Gabung sekarang juga dengan komunitas kami, agar kamu bisa berbagi pengetahuan bersama para affiliator lainnya, langsung klik tautan di bawah ini ya!

 

Gabung Grup Telegram Kami Disini!

 

Sumber Gambar Feature Image: Freepik

Artikel ini telah direview oleh: 

  • Muhammad Harist Abduh Nazili sebagai SEO Specialist di Accesstrade
  • Rizky Setyo sebagai Penanggung Jawab Content di Accesstrade
Rizki Setyo

Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.

Artikel Terkait
Sulit mendapatkan uang dari Adsense Youtube? Ada cara lain untuk mendapatkan uang dari Youtube. Berikut 6cara dapat uang dari youtube selain adsense
search engine optimization
Cara Kerja Search Engine yaitu dengan melewati beberapa tahapan proses seperti Crawling, Indexing dan Ranking. Simak ulasan lengkapnya disini!
Spesifikasi video tiktok yaitu memiliki dimensi dan resolusi 1080 x 1920, ukuran max file 287-an mb (ios) dan 72 mb (android), format video .mp4 dan .mov
Kesalahan yang perlu dihindari saat menjadi influencer affiliate yaitu fokus pada jumlah followers, tidak ada content plan dan simak ulasan lengkapnya disini!
Panduan mengenai berapa ukuran rasio dan resolusi untuk feed, reels, IGTV, dan stories pada instagram serta tipsnya. Simak ulasan lengkapnya disini!
search engine optimization
Berikut ulasan mengenai pentingnya memperhatikan tone saat menulis artikel affiliate beserta tips dan jenis tone penulisan. Simak ulasan lengkapnya disini!