Apakah E-E-A-T Merupakan Faktor Penentu Peringkat di Google Layout? Kenali Definisi dan Cara Mengoptimasinya

Apakah E-E-A-T Merupakan Faktor Penentu Peringkat di Google Layout? Kenali Definisi dan Cara Mengoptimasinya

Admin
search engine optimization Nov 20, 2023
SHARE ON
1700246085_untitled-design-1.jpg

Ketika berkecimpung dalam dunia SEO, kamu dulu pasti pernah mendengar istilah konten E-A-T dalam beberapa tahun terakhir. Istilah ini pun cukup populer di kalangan praktisi SEO, apalagi setelah adanya Google Update pada Agustus 2018, istilah ini menjadi semakin meroket.

Dengan sering dibahasnya istilah E-A-T ini dalam pembaruan algoritma Google, membuat setiap praktisi SEO menganggapnya sangat penting untuk dipraktekkan.

Namun, baru-baru ini ada tambahan huruf E ditambahkan ke istilah E-A-T sehingga sekarang dikenal sebagai istilah E-E-A-T.

Sebelumnya, kamu mungkin pernah menggunakan strategi optimasi SEO yang lebih terfokus pada penggunaan keyword. Namun sekarang untuk mendapatkan peringkat atas dalam Google Layout, kamu harus menunjukkan bahwa kamu memang benar-benar ahli dalam topik yang sedang kamu bahas dibuktikan dengan menggunakan strategi E-E-A-T ini dengan tetap memperhatikan penggunaan keyword yang relevan.

Dalam artikel kali ini kamu bisa pelajari seberapa pentingnya strategi E-E-A-T sebagai penentu peringkat di Google Layout beserta cara untuk mengoptimasinya. Yuk, simak detailnya di bawah ini!

1. Definisi E-E-A-T

Secara singkat, ketika bicara tentang pedoman E-E-A-T dalam SEO, ada empat pilar yang menjadi pertimbangan Google saat menilai kualitas dan usability dari suatu website.

Perlu dicatat, dulu konsep ini dikenal sebagai E-A-T yang kemudian Google menambahkan satu pilar baru, yaitu Experience.

E-E-A-T sendiri merupakan singkatan dari Expertise, Experience, Authoritativeness, dan Trustworthiness. 

Definisi

Penjelasan Secara Umum

Expertise

Seberapa ahli kamu dalam menguasai topik yang akan dibahas.

Experience

Google akan mempertimbangkan apakah konten yang dibahas dibuat oleh seseorang yang benar-benar memiliki pengalaman di dunia nyata.

Authoritativeness

Apakah konten dan website kamu memiliki otoritas dan validitas, yang bisa menjadi pertimbangan adalah dari segi ulasan website, reputasi website/ perusahaan dalam industri terkait, ataupun sumber yang dikutip dalam teks.

Trustworthiness

Apakah konten dan website kamu memiliki otoritas dan validitas, yang bisa menjadi pertimbangan adalah dari segi ulasan website, reputasi website/ perusahaan dalam industri terkait, ataupun sumber yang dikutip dalam teks.

Jadi secara garis besar, E-E-A-T adalah sebuah acuan yang mengindikasikan apakah suatu halaman website memiliki konten dengan kualitas yang tinggi dan kaya akan informasi untuk disajikan kepada para pembacanya. Dari situlah yang menjadi pertimbangan Google apakah suatu konten layak untuk mendapat peringkat yang baik di Google Layout.

Seperti yang kamu lihat, keempat pilar ini memiliki konsep yang hampir mirip satu sama lain. Namun walaupun begitu, Google akan menilai setiap kriteria secara independen.

2. Tujuan Google Membuat E-E-A-T

Bagaimana sih asal-usul Google membuat konsep E-E-A-T ini? Pada mulanya Google mengevaluasi perubahan algoritma berdasarkan laporan yang diberikan oleh Search Quality Raters berupa feedback kualitas website. 

Para Google raters ini melakukan evaluasi secara manual dengan menggunakan tenaga manusia.

Jadi, daripada mengandalkan penilaian subjektif masing-masing penilai, yang bisa dipengaruhi oleh pengalaman atau perasaan pribadi, Google membuat sebuah konsep penilaian yang dilakukan dengan tolok ukur yang lebih konsisten.

Salah satu tolok ukur yang direkomendasikan dalam Pedoman Search Quality Raters adalah E-E-A-T.

Oleh karena itu, Google merekomendasikan agar publishers dan search marketers untuk menggunakan E-E-A-T sebagai standar dalam penilaian kualitas website karena konsep ini telah disesuaikan dengan algoritma Google.

2.1.  E-E-A-T dan Ranking Factor

Banyak orang sering bertanya-tanya mengenai bagaimana sistem Google dalam menentukan ranking factor yang berpengaruh terhadap suatu konten atau website. Namun, sejauh ini belum ada penjelasan yang ‘straight to-the-point’ mengenai sistem ranking factor ini dari Google.

Jika kita menanyakan hal ini kepada para expertise yang bekerja di Google sekalipun, mereka akan cenderung mengatakan bahwa Google memiliki ‘Signals’ tersendiri dalam menentukan ranking factors ini.

Walaupun secara harfiah, sinyal dan ranking factor memiliki pengertian yang berbeda, namun ‘Signals’ yang dimaksud oleh Google di sini memiliki korelasi dengan konsep E-E-A-T. Yang mana pihak Google secara konsisten menjelaskan hal ini dengan sebuah statement, “Search algorithms look at many factors and signals”.

Dari statement Google tersebut yang dilansir dari halaman Ranking Results – How Google Search Works, yang dimaksud dengan Signals terdiri dari kata-kata search queries yang kamu gunakan, relevansi dan kegunaan halaman web, keahlian sumber, serta lokasi dan pengaturan. Jika dilihat, hal ini akan saling berkorelasi bila disandingkan dengan kaidah E-E-A-T.

Oleh karena itu, konsep E-E-A-T ini tidak perlu diragukan lagi untuk diterapkan dalam strategi SEO dalam mengoptimalkan website bisnis kita.

Baca Juga: Apa sih Perbedaan Search Queries dan Keyword? Simak Cara Optimasi Strateginya untuk Produk Affiliate

2.2. Apakah E-E-A-T Mempengaruhi Ranking?

Google telah mengkonfirmasi bahwa algoritmanya mengandung sinyal yang lebih peka terhadap website yang mengekspresikan kualitas yang diwakili oleh E-E-A-T.

Namun, sebenarnya Google sendiri telah menyatakan bahwa E-E-A-T bukanlah faktor utama penentu ranking factor secara langsung. E-E-A-T di sini merupakan sebuah tolok ukur tentang bagaimana kamu menghasilkan konten yang berkualitas jika ingin mendapat peringkat tinggi pada Google Layout.

Jadi garis besarnya begini, konsep E-E-A-T memang bukan ranking factor Google secara langsung tapi dengan menerapkan E-E-A-T, kamu bisa membuat konten berkualitas yang sesuai dengan kriteria Google. 

Ketika website kamu sesuai kaidah E-E-A-T maka akan dianggap memiliki konten yang berkualitas dan relevan bagi pengguna, maka dari itu akan lebih mungkin untuk mendapat peringkat tinggi di hasil pencarian.

3. Cara Optimasi Google E-E-A-T

3.1. Dapatkan Review yang Baik

Review positif sangat penting dalam membangun dan meningkatkan reputasi website kamu, terutama ketika situs tersebut bertanggung jawab untuk konten utama, seperti blog. Reputasi yang baik dapat memberikan dampak positif pada peringkat website di hasil pencarian Google. 

Reputasi dapat bersumber dari beberapa faktor, termasuk popularitas, engagement, dan review  positif. Website yang populer dan dikenal dalam suatu topik cenderung dianggap memiliki reputasi yang positif. Engagement dari pengguna, seperti komentar yang positif dan berbagi konten, juga dapat meningkatkan reputasi situs.

Jika bisnis kamu memiliki atau berkaitan dengan lokasi, kamu juga bisa membangun reputasi dan review positif melalui optimasi Google Profil Bisnis.

Selain itu, opsi lain yang bisa dijajal adalah membangun reputasi positif melalui partisipasi aktif di forum-forum industri, media sosial, atau dengan merespon komentar dari pembaca di website kamu untuk menciptakan interaksi positif secara langsung dengan pelanggan atau audiens kamu. 

3.2. Lengkapi Identitas Author

 

Identitas author penulis konten berkaitan yang erat dengan yang namanya Kredensial. Kredensial maksudnya apa alasan yang membuat pembaca atau pengguna website memiliki kepercayaan pada kamu atau penulis konten. 

Jika kamu memiliki gelar doktor atau Ph.D. dalam bidang tertentu, itu adalah kredensial akademis yang kuat yang dapat memberikan otoritas pada konten yang kamu hasilkan.

Namun, kalau kamu tidak memiliki gelar formal, kamu masih bisa membangun kredibilitas dengan mencantumkan jabatan profesional, pengalaman kerja, atau riwayat karir kamu. 

Pada era yang serba digital ini sangat penting untuk membangun kredibilitas dan otoritas, di mana pembaca sering mencari tahu lebih lanjut tentang penulis sebelum mempercayai informasi yang disajikan.

3.3. Buat Halaman yang Bisa Dipercaya

Pertama-tama, pastikan info di halaman tersebut benar-benar dari sumber yang bisa dipercaya dan sudah diverifikasi. Jangan lupa, cantumkan referensi atau data dari lembaga yang memiliki otoritas di bidangnya.

Selain itu, tampilkan kredensial dan pengalaman penulis atau tim di halaman tersebut. Ini dapat mencakup pendidikan, pengalaman kerja, dan prestasi yang relevan. Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami untuk menyampaikan informasi secara transparan.

Aktivitas positif di platform media sosial atau forum industri juga dapat membangun kepercayaan. Jika ada bisa juga masukkan testimoni atau review dari klien atau pengguna sebelumnya untuk memberikan bukti langsung bahwa website kamu benar-benar bisa dipercaya.

3.4. Manfaatkan Experience 

Ketika kamu membagikan pengalaman yang relevan, pada halaman atau kontenmu, itu bisa membangun otoritas dan kepercayaan dari pengguna.

Pastikan juga kamu mencantumkan kredensial dan pengalaman yang berhubungan dengan topik spesifik yang kamu bahas. Misalnya, jika kamu membahas mengenai kesehatan, ceritakan pengalaman atau keahlian dari tim medismu atau cerita sukses pasien yang telah ditangani.

Selain itu, bisa juga bagikan cerita pengalaman yang memberikan nilai tambah bagi pembaca. Gunakan bahasa yang mudah dipahami, agar pengalaman yang kamu sampaikan benar-benar terasa relevan dan bermanfaat.

Jadi, apakah E-E-A-T merupakan faktor penentu peringkat di Google Layout? Kesimpulannya, E-E-A-T bukanlah sebuah patokan mutlak, namun sebuah tolok ukur atau pedoman dalam membuat konten yang berkualitas untuk mendapatkan peringkat tinggi di Google Layout.

Dan cara untuk mengoptimasi website kamu agar sesuai dengan kaidah tersebut pastikan bahwa website kamu menyajikan konten yang orisinal, berkualitas, serta dari sumber yang terpercaya.

Kamu bisa mulai menerapkan tips dan trik di atas untuk mengoptimasi SEO agar dapat mengamankan visibilitas website kamu di peringkat atas dalam Google Layout. 

Baca Juga: Penambahan ‘E’ Experience pada E-A-T Google Guidelines dan Pengaruhnya pada Affiliate Marketing

Apalagi sekarang kamu bisa manfaatkan kesempatan untuk memonetisasi blog kamu dan dapatkan keuntungannya dengan menjadi publisher Affiliate Marketing di ACCESSTRADE. Penasaran gimana caranya? Kamu bisa cek di sini.

ACCESSTRADE juga hadir dalam grup komunitas Affiliate Marketer Accesstrade di Telegram. Yuk, gabung bersama kami sekarang juga untuk dapat tips edukasi dan teman diskusi yang asyik bersama para affiliator lainnya. Kamu bisa akses tautan di bawah ini ya!

 

Gabung Grup Telegram Kami Disini!

 

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait