Contoh Penerapan Affiliate Marketing di Berbagai Fitur Platform Social Media

Contoh Penerapan Affiliate Marketing di Berbagai Fitur Platform Social Media

Admin
affiliate marketing Feb 04, 2023
SHARE ON
1689301270_begini-cara-kerja-affiliate-marketing-dengan-social-media-beserta-contohnya-1.jpg

Ketika berbicara tentang media sosial, affiliate marketing menjadi lebih menarik. Mengapa? Karena media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan YouTube memiliki jutaan pengguna aktif setiap harinya. Ini memberikan kesempatan besar bagi para pemasar afiliasi untuk mempromosikan produk atau jasa kepada audiens yang lebih luas.

Contoh Affiliate Marketing di Berbagai Fitur Media Sosial

Dengan keberadaan media sosial yang semakin dominan, peluang untuk mengoptimalkan affiliate marketing pun semakin besar. Berikut adalah contoh penerapan affiliate marketing di beberapa platform media sosial:

Instagram

Instagram menawarkan beberapa fitur yang mendukung pemasaran afiliasi:

1. Feed Postingan

Upload foto atau video produk dengan caption yang menarik. Tambahkan CTA (Call to Action) agar pengikut mengklik link afiliasi di bio Anda.

2. Instagram Stories

Jika Anda memiliki lebih dari 10.000 pengikut, Anda bisa memanfaatkan fitur "swipe up" untuk memasukkan link afiliasi langsung. Jika belum dapat melakukan swipe up, maka Anda juga dapat dengan menambahkan "sticker" yang untuk share URL link.

3. IGTV

Buat video panjang tentang review produk dan sertakan link afiliasi di deskripsi video.

4. Reels

Buat video singkat yang menampilkan atau mereview produk dan arahkan pengguna untuk mengklik link di bio.

TikTok

Affiliate marketing melalui TikTok dapat dilakukan dengan:

1. Video Postingan

Buat video kreatif atau edukatif tentang produk. Meski TikTok belum menyediakan fitur klik langsung pada video, Anda bisa mengarahkan pengguna untuk mengklik link di bio tiktok Anda.

2. Live Stream

Saat live streaming, Anda dapat membahas produk dan memotivasi pengikut untuk memeriksa link afiliasi di bio Anda.

Twitter

Twitter menawarkan berbagai cara untuk membagikan link affiliate seperti berikut:

1. Tweet Biasa

Bagikan link afiliasi Anda dengan tweet yang menarik dan informatif.

2. Thread

Buat urutan tweet (thread) untuk memberikan informasi atau ulasan lebih detail tentang produk, dan sertakan link afiliasi Anda.

3. Twitter Fleets

Meski sifatnya sementara, Anda bisa membagikan promosi singkat dengan gambar atau video dan mengarahkan pengguna ke link di bio twitter atau tweet tertentu.

YouTube

Optimalkan YouTube untuk affiliate marketing dengan:

1. Deskripsi Video

Setelah membuat video review atau tutorial, sertakan link afiliasi di deskripsi video Anda.

2. Pin Comment

Anda bisa mengepin komentar dengan link afiliasi di bagian atas kolom komentar.

3. Card dan End Screen

Tambahkan CTA yang mengarahkan penonton ke link afiliasi.

LinkedIn

Walaupun bersifat profesional, ada beberapa fitur juga pada LinkedIn yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan affiliate marketing seperti:

1. Postingan Artikel

Tulis artikel atau ulasan mendalam tentang produk dan sertakan link afiliasi Anda.

2. Update Status

Bagikan link dengan deskripsi singkat dan menarik.

3. LinkedIn Stories

Meskipun lebih bersifat profesional, Anda bisa membagikan info singkat tentang produk dan mengarahkan mereka ke link tertentu.

Pinterest

Anda dapat menerapkan affiliate pada platform pinterest dengan cara:

1. Pin Biasa

Buat pin dengan gambar produk yang menarik, dan tambahkan link afiliasi Anda pada URL pin.

2. Video Pin

Pinterest juga mendukung format video. Anda bisa membagikan video singkat tentang produk dengan link afiliasi.

Cara Kerja Affilite Marketing dengan Social Media?

Setelah mengetahui berbagai contoh penerapan affiliate marketing di fitur social media, sebaiknya anda mengetahui lebih dalam mengenai cara kerja affiliate marketingdengan social media sebab saat ini social media menjadi salah satu media promosi paling efektif untuk meraup untung hingga jutaan rupiah. Berikut adalah beberapa cara kerjaaffiliate marketing dengan social media yang dapat anda ikuti.

1. Riset Program Affiliate Marketing Dahulu

Sebelum memutuskan diri mendaftar sebagai seorang affiliator, hal pertama yang perlu anda lakukan adalah melakukan riset terhadap program affiliate marketing. Hal tersebut disebabkan saat ini terdapat banyak sekali program affiliate marketing yang tersedia di internet, tentu dengan ragam persyaratan dan nilai komisi yang berbeda. Oleh karena itu, anda perlu mengenal lebih dulu program affiliate yang ingin anda ikuti agar anda bisa menyesuaikan dengan kemampuan promosi yang anda miliki.

Selain itu, anda perlu tahu bahwa terdapat beberapa kategori program affiliate marketing, yakni marketplace, financial, hingga tiket dan travel. Dari beberapa kategori tersebut anda juga dapat menentukan mana program yang paling sesuai dengan branding diri dan audiens yang anda miliki, semakin relevan produk yang anda tawarkan maka semakin besar pula kemungkinan anda meraup untung yang besar.

2. Daftar ke Program Affiliate Marketing

Setelah anda melakukan riset dan berhasil menentukan program affiliate marketing apa yang akan anda jadikan tempat memulai perjalanan anda sebagai seorang affiliator, anda hanya perlu mendaftarkan diri ke dalam program tersebut. Perlu diketahui bahwa saat mendaftarkan diri, biasanya anda diminta mengisi data pribadi sebagai bentuk verifikasi, biasanya anda diminta untuk mengisi nama, tempat tanggal lahir, hingga rekening yang akan anda gunakan untuk mencairkan komisi.

Dalam proses pendaftaran, pastikan anda memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku dan mengisi kebutuhan informasi dengan benar agar proses verifikasi cepat dan pendaftaran anda diterima oleh perusahaan. Mengenai syarat dan ketentuan, penting untuk anda membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang diberlakukan perusahaan, dalam syarat dan ketentuan tersebut biasanya juga memuat besaran komisi yang akan anda terima.

3. Pilih Social Media untuk Media Affiliate Anda

Seperti yang sudah anda ketahui, bahwa saat ini terdapat banyak sekali platform social media yang dapat anda jadikan media affiliate. Oleh karena itu, anda bisa menentukan satu saja media affiliate yang akan anda gunakan untuk promosi. Hal tersebut akan memudahkan anda saat membuat konten promosi, sehingga konten yang anda buat akan lebih terencana dan memiliki hasil yang optimal.

Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah social media yang anda pilih adalah social media dengan format konten yang paling mudah untuk anda lakukan. Sebagai contoh, jika anda pandai menulis, maka Facebook dan Twitter menjadi platform yang tepat, jika anda pandai berkomunikasi dan tampil di depan kamera, maka Instagram dan Tiktok adalah platform yang paling tepat.

4. Terapkan Contoh Cara Kerja Affiliate Marketing Social Media yang Efektif

Jika anda masih bingung bagaimana cara kerja affiliate marketing menggunakan social media, berikut adalah salah satu contoh seorang influencer yang menggunakan Tiktok sebagai media mempromosikan produk. 

Seorang influencer Tiktok bernama Joerdy.s dengan branding dan spesialis perkembangan gadget, khususnya iPhone, selalu membuat konten mengenai sebuah permasalahan atau kebutuhan yang diperlukan oleh pengguna iPhone. Sebagai contoh, Joerdy.s membuat sebuah konten pentingnya menggunakan charger iPhone dengan lisensi MFI guna menjaga persentase battery health, di mana saat video berakhir ia akan memberikan rekomendasi produk charger MFI  lewat link afiliasi yang ia miliki sehingga saat audiens bertransaksi melalui link tersebut Joerdy.s akan mendapatkan komisi.

5. Tentukan Produk dan Target Audiens

Setelah mengetahui bagaimana cara kerja affiliate marketing melalui social media, langkah selanjutnya yang harus anda pahami adalah strategi menentukan produk dan target audiens. Produk dan target audiens perlu ditentukan guna memudahkan anda meraup keuntungan. Anda perlu menyesuaikan produk affiliate apa yang akan anda tawarkan sesuai dengan audiens yang anda miliki. Sebagai contoh, jika target audiens anda adalah mereka yang mengikuti perkembangan gadget, makan produk affiliate yang anda pilih adalah barang yang berhubungan dengan gadget. Jika target audiens anda adalah pegit olahraga, maka produk yang anda tawarkan adalah produk-produk olahraga.

6. Membuat Konten dengan Cara Story Telling

Saat melakukan promosi menggunakan social media anda, penyampaian promosi yang mudah diterima dan lebih meyakinkan adalah gaya penyampaian story telling. Story telling membuat audiens anda ikut ke dalam cerita atau pengalaman yang anda bagikan, sehingga mereka lebih mudah terpengaruh dan yakin dengan produk yang anda rekomendasikan.

Selain itu, menggunakan gata story telling juga tidak membuat anda terkesan seperti seorang sales yang dibayar untuk menjual produk, melainkan seseorang yang menceritakan pengalamannya bersama suatu produk dan merekomendasikannya ke orang lain yang mungkin membutuhkan produk tersebut.

7. Jangan Terlalu Hard Sell, Audiens Tidak Akan Suka

Selain menggunakan gaya penyampaian story telling, hal selanjutnya yang harus anda ingat adalah jangan berjualan atau hard sell seolah-olah anda menginginkan audiens membeli produk tersebut sebab audiens akan merasa tidak suka dan tidak yakin dengan produk yang anda promosikan. Oleh karena itu, anda hanya perlu menceritakan produk affiliate anda lengkap dengan ulasan dan detail mengenai produk dan biarkan audiens yakin dengan sendirinya untuk membeli produk tersebut.

8. Persiapkan Link Affiliate Anda

Selanjutnya, hal yang sering kali disepelekan tetapi sebenarnya memiliki peran vital dalam pelaksanaan affiliate marketing, yakni link affiliate. Sebenarnya, pelaksanaan affiliate marketing tidak hanya menggunakan link, melainkan bisa juga menggunakan kode referal. Akan tetapi, saat ini link menjadi pilihan terbaik yang efektif, menggunakan link audiens hanya oerlu mengklik lalu tiba pada halaman produk yang infin dilihat sehingga terasa lebih mudah dan praktis bagi audiens. Saat menyiapkan link, biasanya link produk affiliate anda memiliki link yang cukup panjang. Untuk itu anda bisa menggunakan beeberapa layanan untuk menyingkat link affiliate tersebut sehingga tidak mengganggu saat diunggah.

9. Sisipkan Link Affiliate Pada Tiap Konten Anda

Link yang telah anda siapkan bukan berarti hanya mejadi hal sia-sia, link tersebut sudah seharusnya anda sisipkan atau sebarkan pada tiap konten yang anda sudah buat. Buatkah konten yang sesuai dengan produk tersebut, lalu sisipkan linknya sehingga audiens yang berminat bisa melihat lebih jelas mengenai produk tersebut. Jika anda menjadi affiliator Tiktok, anda bisa menyisipkan link melalui fitu “keranjang kuning”. Jika anda menggunakan Instagram, anda bisa membuat landing page menggunakan linktree untuk menggabungkan seluruh link produk affiliate anda agar mudah dicari.

Tips Menjadi Affiliate Marketer yang Sukses di Social Media

Setelah mengetahui cara kerja affiliate marketing menggunakan media sosial, sedikit tips yang dapat anda lakukan agar anda bisa menjadi affiliate marketer yang sukses melalui media sosial adalah konsistensi dan disiplin terhadap pembuatan konten. Agar terus berkembang dan mendapatkan kepercayaan konsumen, anda perlu konsisten membuat dan menyajikan konten yang baik dan jujur. 

Selain itu, anda juga perlu disiplin dalam membuat konten, disiplin yang dimaksud ialah ketepatan waktu membuat dan mengunggah konten, gaya penyampaian promosi, hingga visual yang anda sajikan. Dua hal tersebut akan membantu anda menjadi affiliate marketer yang sukses melalui social media. 

Tentu, selain sifat dalam diri anda, hal-hal teknis seperti proses produksi konten juga dapat menentukan kesuksesan anda menjadi affiliate marketer. Sebagai contoh, jika anda menggunakan Tiktok sebagai media promosi, maka kualitas produksi video tiktok, meliputi audio dan gambar harus dibuat dengan sebaik mungkin. Anda dapat menghasilkan produksi konten yang baik dengan menggunakan alat yang mumpuni. Hasil produksi sebuah konten akan sangat mempengaruhi minat beli audiens anda, semakin bagus konten yang anda buat maka audiens akan semakin tertarik untuk bertransaksi.

Selain itu, konten yang anda sajikan juga akan mempengaruhi minat audiens terhadap produk affiliate anda. Anda harus pintar membaca tren yang sedang berkembang dan membuat konten produk affiliate anda sesuai dengan tren tersebut. Sebab konten yang sedang menjadi tren akan lebih menarik dan mudah diterima oleh audiens sehingga akan meningkatkan kemungkinan transaksi melalui link affiliate anda terjadi.

Kesimpulan

Itulah beberapa contoh penerapan dan cara kerja affiliate marketing di social media. Perlu diingat bahwa konsistensi dan kedisiplinan akan menentukan seberapa sukses anda menjadi seorang affiliator, baik melalui social media maupun media promosi yang lain. Tertarik untuk menjadi influencer yang bisa menghasilkan banyak uang? Segera daftarkan diri Anda di Social Media Affiliate Marketing Terbaik untuk Influencer.

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait