Mengenal Pillar Pages dan Pentingnya untuk Diterapkan pada Strategi Blogmu

Admin
1701109217_feature-image-edit-14.jpg

Dalam era digital yang sangat dinamis ini kita diharapkan untuk selalu peka terhadap setiap pembaharuan. Begitupun pada mesin pencari Google akan terus memperbarui dirinya seiring berjalannya waktu.

Google itu ibarat seorang teman yang selalu belajar dari pengalaman. Algoritmanya ibarat sedang mencoba mencari tahu preferensi kita seperti apa sebagai seorang user dan akan terus meningkatkan aspek user experience-nya.

Bicara mengenai visibilitas dan posisi organik di Google, maka konten yang berkualitas merupakan sebuah keharusan. Maka dari itu, bentuk strategi SEO yang berbasis topik bisa menjadi pilihan yang efektif. Untuk itu dalam menjalankan strategi ini kamu akan memerlukan yang namanya “Pillar Pages”

Daftar Isi

1. Apa Itu Pillar Page?

Pillar Page merupakan sebuah bagian dari konten website yang mencakup satu topik bahasan besar yang kemudian akan dibahas hingga detail. Pillar Page ini dapat menjadi landasan dalam membangun strategi dan otoritas website, dimana konten lain yang lebih kecil (dikenal dengan “cluster”) dapat dibangun.

Pillar Page dalam SEO bisa diibaratkan seperti peta jalan untuk memahami suatu topik secara menyeluruh. Bayangkan jika topik itu adalah sebuah kota besar, maka pillar page menjadi panduan utama yang menunjukkan semua jalan-jalan utama dan menghubungkan ke berbagai sudut kota yang lebih kecil, yaitu kontennya. 

Sebagaimana kota memiliki pusat kegiatan di berbagai distriknya, pillar page juga mengarahkan pembaca untuk menemukan beragam informasi terkait dalam kontennya yang terkait.

2. Pentingnya Membangun Pillar Page untuk Strategi Blogmu

2.1. Membangun Topic Authority

Pada saat kamu membangun sebuah blog, pasti ada suatu topik utama yang ingin kamu jadikan andalan, bukan? Nah, untuk membuat blog kita dianggap sebagai ahlinya dalam topik tersebut sehingga kita perlu membangun yang namanya Topic Authority.

Kamu bisa mulai dengan membuat konten yang berkualitas tinggi dan informatif seputar topik yang akan kamu perdalam tersebut. Dalam hal ini, kamu harus menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan oleh pembaca.

Lalu apa hubungannya dengan Pillar Page? Pillar Page bisa membantu strategi SEO website kamu secara struktural dengan mengerucutkan menjadi bagian yang lebih spesifik seperti sub topic. Hal ini akan sangat membantu dalam membangun “Trustworthiness or credibility” dari website kamu.

Jadi, jika kamu ingin mendapatkan peringkat atas dalam Google Layout dan meningkatkan visibilitas website kamu, kamu perlu untuk mulai mempertimbangkan strategi Topic Authority ini.

Baca Juga: Mengenal Topical Authority Beserta Cara Mengimplementasikannya

2.2. Lebih Sederhana, Sehingga dapat Membangun Pengalaman User yang Baik

Melalui Pillar Page yang sudah kamu bangun, kamu akan dengan lebih mudah membawa user secara jitu untuk menuju ke topik yang benar-benar mereka tertarik.

Jadi konsepnya begini, dengan kamu menyederhanakan akses user ke konten, kamu bisa memudahkan user untuk menjelajahi dari konten satu ke konten lainnya dengan begitu Trustworthiness website kamu bisa terbangun dengan cepat.

Yang bisa kamu lakukan adalah memastikan tata letak struktur dan navigasi website kamu jelas, gaya bahasa yang mudah dipahami, tampilan yang nyaman bagi user, dan responsif untuk diakses di perangkat apa saja terutama pada mobile phone.

Terakhir yang menjadi poin krusial tapi sering terlewatkan adalah optimasi kecepatan halaman agar waktu pemuatan lebih cepat karena user cenderung meninggalkan halaman yang lambat dimuat sehingga bounce rate website kamu akan meningkat.

Baca Juga: Penambahan ‘E’ Experience pada E-A-T Google Guidelines dan Pengaruhnya pada Affiliate

2.3. Alur Informasi yang Natural, dan Meningkatkan Value

Dalam dunia marketing tidak lain dan tidak bukan ialah tentang memberikan solusi bagi user untuk memecahkan berbagai pertanyaan, keinginan, kebutuhan, dan permasalahan.

Informasi-informasi tersebut bisa kamu dapatkan secara natural dari lingkungan sekitar kamu. Dengan begitu kamu bisa menyadari berbagai peluang untuk membuat konten yang berkualitas dalam proses membangun Pillar Pages bagi website kamu secara komprehensif. Strategi ini cocok untuk membangun brand dan link acquisition

3. Benefit Membangun Pillar Pages

Implementasi pillar pages pada website kamu bisa membawa berbagai keuntungan, seperti berikut:

3.1. Mengoptimalkan content structure website

Pillar pages dapat membuat susunan konten pada website kamu menjadi lebih terstruktur dan terpadu. Users yang mengunjungi website kamu juga dapat menjadi lebih mudah dalam menelusuri dan menemukan konten yang mereka inginkan dari website kamu. 

3.2. Mengoptimalkan struktur internal link 

Pillar pages memudahkan kamu dalam menentukan dan menelusuri internal link yang saling menghubungkan antara halaman satu ke halaman yang lain. Struktur yang lebih terpadu ini memudahkan website kamu untuk dibaca baik oleh user maupun oleh Google bot.

3.3. Meningkatkan user engagement

User akan cenderung lebih suka berinteraksi dengan konten yang memberikan mereka cara paling sederhana dalam menemukan lebih banyak halaman yang mirip dengan konten yang pernah mereka lihat. Nah, semakin banyaknya user yang berinteraksi dengan website kamu, maka dapat memperpanjang session mereka dalam berinteraksi dengan bisnis kamu.

3.4. Membangun topik content

Dengan adanya pillar pages, kamu dapat lebih mudah dalam mengidentifikasi gap yang terdapat dalam konten website dan kamu bisa mengoptimalkannya dengan mengisi gap content tersebut dibantu dengan adanya analisis kompetitor. Ini menjadi salah satu usaha dalam membangun topik konten dari website kamu secara konsisten. 

3.5. Mengoptimalkan SEO website

Pillar pages membantu search engine dalam memahami dan mengkategorikan halaman website kamu ke dalam hasil pencariannya, yang artinya halaman website kamu berkemungkinan besar untuk muncul di hasil pencarian yang relevan. Dengan begitu akan lebih mudah pula untuk mendatangkan leads pada website kamu.

4. Bentuk Pillar Pages 

4.1. Product Pillar Pages 

Sebagai seorang affiliate marketer pastinya kamu ingin mengoptimalkan visibilitas produk yang ada dalam website kamu bukan? Nah, bentuk pillar pages yang satu ini bisa sangat membantu kamu dalam hal optimasi produk.

Kamu bisa mulai dengan mengkategorikan konten produk kamu berdasarkan tujuan promosinya. Misalnya seperti pada gambar, kategori Commercial Content bisa dibuat dalam bentuk review produk agar calon customer dapat mengetahui detail produkmu.

Sedangkan kategori Informational Content bisa dibuat dengan memberikan penjelasan solusi dari pain-point yang mungkin dirasakan oleh calon customer kamu. Misalnya, kamu bisa memberikan tips dan trik dari produkmu, atau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin dapat menjadi sebuah permasalahan bagi calon customer kamu.

Pengkategorian akan membuat halaman konten kamu lebih terstruktur dan tentunya kamu akan dapat lebih mudah dalam mengembangkan topik bahasan konten selanjutnya.

4.2. Pillar Topic

Jika bentuk pillar pages yang sebelumnya lebih memfokuskan dalam hal tujuan konten produkmu, bentuk pillar pages yang satu ini lebih berfokus pada topik bahasan dari halaman kamu. Secara umum, struktur utamanya terbagi menjadi 2, yaitu Main Topic dan Sub Topic. 

Main Topic di sini dapat dijadikan sebagai pillar pages utamanya, kemudian diikuti dengan Sub Topic yang menjadi turunan untuk meng-support pillar pages utama.

Kita ambil contohnya disini misalnya kamu ingin membuat blog yang membahas tentang fashion yang dimulai dengan membahas tentang fashion wanita sebagai main topic atau pillar pages-nya. Lalu, kamu bisa membagi sub topic pendukung mengenai atasan, bawahan, outer, aksesoris, topi, alas kaki, dll.

 

Main Topic

Sub Topic

Fashion Wanita

Atasan

 

Bawahan

 

Outer

 

Aksesoris

 

Topi

 

Alas Kaki

 

Dengan adanya struktur seperti ini maka akan membantu kamu dalam membangun Topical Authority dari halaman konten website kamu.

5. Kesimpulan

Pillar pages penting untuk merapikan struktur website kamu dengan menentukan satu bahasan besar yang kemudian akan dikerucutkan ke dalam bahasan yang lebih detail (dikenal dengan ‘cluster’ atau sub topic).

Mengapa pillar pages sepenting itu? Alasannya karena dapat membantu kamu dalam membangun Topical Authority dalam website kamu, memberikan pengalaman user yang lebih baik dengan membuat struktur website yang sederhana, serta menyajikan informasi konten yang natural berdasarkan fakta terkini untuk meningkatkan trustworthiness dari website kamu.

Dengan berbagai bentuk pillar pages yang bisa kamu terapkan akan membawa berbagai benefit bagi website kamu pula. 

Apalagi sekarang kamu bisa manfaatkan kesempatan untuk memonetisasi blog kamu dan dapatkan keuntungannya dengan menjadi publisher Affiliate Marketing di ACCESSTRADE. Penasaran gimana caranya? Kamu bisa cek di sini.

ACCESSTRADE juga hadir dalam grup komunitas Affiliate Marketer Accesstrade di Telegram. Yuk, gabung bersama kami sekarang juga untuk dapat tips edukasi dan teman diskusi yang asyik bersama para affiliator lainnya. Kamu bisa akses tautan di bawah ini ya!

 

Gabung Grup Telegram Kami Disini!

Artikel ini telah direview oleh: 

  • Muhammad Harist Abduh Nazili sebagai SEO Specialist di Accesstrade
  • Rizky Setyo sebagai Penanggung Jawab Content di Accesstrade

Sumber Feature Image: Freepik

Semua Screenshot Dilakukan oleh tim Konten Accesstrade

Rizki Setyo

Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.

Artikel Terkait
Sulit mendapatkan uang dari Adsense Youtube? Ada cara lain untuk mendapatkan uang dari Youtube. Berikut 6cara dapat uang dari youtube selain adsense
search engine optimization
Cara Kerja Search Engine yaitu dengan melewati beberapa tahapan proses seperti Crawling, Indexing dan Ranking. Simak ulasan lengkapnya disini!
Spesifikasi video tiktok yaitu memiliki dimensi dan resolusi 1080 x 1920, ukuran max file 287-an mb (ios) dan 72 mb (android), format video .mp4 dan .mov
Kesalahan yang perlu dihindari saat menjadi influencer affiliate yaitu fokus pada jumlah followers, tidak ada content plan dan simak ulasan lengkapnya disini!
Panduan mengenai berapa ukuran rasio dan resolusi untuk feed, reels, IGTV, dan stories pada instagram serta tipsnya. Simak ulasan lengkapnya disini!
search engine optimization
Berikut ulasan mengenai pentingnya memperhatikan tone saat menulis artikel affiliate beserta tips dan jenis tone penulisan. Simak ulasan lengkapnya disini!