Rahasia Sukses Jadi Affiliate Marketer 10 Skill Ini Wajib Dimiliki Content Creator

Rahasia Sukses Jadi Affiliate Marketer 10 Skill Ini Wajib Dimiliki Content Creator

Admin
insights Apr 28, 2024
SHARE ON
1715680638_hardskill-dan-softskill-wajib-content-creator.jpg

Menjadi content creator di tahun 2024 itu seperti berada di tengah kerumunan besar, banyak yang ingin mencoba dan banyak juga yang sudah terjun di dalamnya. Lantas, bagaimana caranya agar kamu bisa tampil beda di tengah keramaian ini? Saat ini, nilai industri kreasi konten mencapai $104,2 miliar dan diprediksi akan meningkat dua kali lipat menjelang tahun 2027.

Banyak sekarang content creator juga terlibat dalam affiliate marketing, tidak hanya menciptakan konten yang engaging, mereka juga harus berpikir strategic agar konten yang dibuat tersebut efektif dalam mengkonversi penonton menjadi pembeli, namun juga tidak terlihat hard selling agar audiens juga tidak annoying.

Buat kamu yang sedang memaksimalkan potensi menjadi content creator sekaligus affiliate marketer, ada 9 hardskill + soft skill wajib yang kamu kuasai, dari mulai membuat konten yang tidak terlihat promosi, tapi cukup menghipnotis audiens, tips menulis CTA yang click able, analisa konten, adaptasi pada perubahan trend agar konten kamu terlihat tetap revelant. Baca artikel sampai habis ya, jangan lupa di praktekan langsung biar konten kamu cuan-able…

10 Softskill dan Hardskill yang Diperlukan untuk Menjadi Content Creator

Sebelum membuat konten, selalu diingat bahwa kamu sedang ingin menyampaikan pesan kepada audiens kamu dengan cara yang serelevant mungkin dengan target audiens, sampai mereka merasa konten kamu lah yang menjawab solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi dan akan selalu diingat, kalau istilah digital marketing stay top of mind.

Framework content creator itu seperti sedang PDKT dengan seseorang, tugas kamu yang pertama adalah merebut perhatiannya agar mau melihat dan memperhatikan kamu, lalu yang kedua rebut hatinya agar mereka percaya dan mengikuti kamu. Ini bisa di aplikasikan jika kamu juga sedang inging mengembangkan content dengan affiliate.

Dari framework tersebut, kami mengkatagorikan ada hard skill yang berfokus pada teknis, dan juga soft skill (kemampuan berkomunikasi dan mendengarkan audiens):

Hardskill Content Creator

Hard skill merujuk pada keahlian teknis yang dapat diukur dan seringkali dipelajari melalui pendidikan formal atau pelatihan.

1. Content Creation

Membuat konten yang bisa dinikmati orang lewat berbagai media. Ada beragam jenis konten, seperti blog post, sosial media (video, carousel, single image), eBook, podcast, video, hingga infografis. Kalau kamu tidak ingin tampil di depan kamera “faceless” kamu bisa membuat konten yang lebih menonjol pada skill story telling dan copy writing yang bagus, disertai dengan ilustrasi foto atau video yang eyecatching. Kemampuanmu dalam menciptakan konten adalah nilai utama yang kamu tawarkan.

Jika kamu tertarik untuk mulai membuat konten namun belum terlalu percaya diri jika harus berbicara langsung di depan kamera, kamu bisa mencoba ide konten tiktok tanpa wajah untuk kreator introvert yang banyak peminatnya.

2. Riset Dan Kemampuan Membaca Data

Konten yang kamu buat harus didukung oleh informasi akurat dari sumber yang terpercaya dan bisa dipertanggung jawabkan, ingat, tugas kamu adalah membangun trustworthy audiens. Sebagai content creator, riset membantu kamu mengerti audiens seperti apa kebiasaannya, masalah yang sering terjadi di kehidupannya, usia, tempat tinggal, hobi, pekerjaan bahkan penghasilannya. Jenis konten yang kamu buat tergantung pada apa yang mereka cari, bisa jadi panduan praktis, hiburan, edukasi, dll. Riset membantu kamu mengerti apa yang mereka inginkan dan apa yang menarik bagi mereka.

Kamu juga dapat menggunakan Tracking Tools Untuk Cek Influencer Performance agar dapat menunjang kemampuan kamu dalam riset dan kemampuan membaca data.

3. SEO (Search Engine Optimization)

SEO membantu konten yang kamu buat lebih mudah ditemukan. Kamu mungkin bisa menulis postingan dengan berbagai format blog yang bagus, tapi itu akan jadi sia-sia kalau tidak ada yang menemukan. SEO membantu mengoptimalkan konten website muncul di internet sehingga Google, Yahoo, Bing, dan mesin pencari lain bisa menampilkan kontenmu dalam hasil pencarian organik untuk kata kunci yang kamu targetkan.

4. Pemahaman tentang Media Sosial

Untuk menjadi content creator, kamu tidak harus mempelajari manajemen media sosial atau promosi konten secara mendalam. Tapi setidaknya kamu tahu dan paham, karena menguasai dasar ilmu sosial media akan membantu kamu dalam membangun audiens lebih cepat, seperti kemampuan memahami algoritma. Untuk memperdalam pengetahuan mengenai sosial media, silahkan pelajari informasi Social Media Affiliate Marketing Terbaik Untuk Influencer.

5. Strategi Konten

Membuat konten tidak hanya sekedar membuat, posting lalu tiba-tiba viral. Semua ada strateginya, kemampuan ini sangat dibutuhkan setelah kamu identifikasi target audience, lakukan strategi konten yang akan di produksi.

Baca juga: Cara Jadi Influencer dengan Affiliate Sebagai Sumber Cuan

Softskill Content Creator

Soft Skills adalah keahlian interpersonal yang lebih difokuskan pada kemampuan berinteraksi dengan orang lain dan mengelola diri sendiri. Keahlian ini lebih sulit diukur dan seringkali berkembang melalui pengalaman.

1. Kreativitas dan Inovasi

Kemampuan untuk terus menerus menciptakan ide-ide konten baru yang tidak hanya kreatif tetapi juga relevan dengan target pasar.

2. Kemampuan Komunikasi yang Kuat

Menulis dan berbicara dengan jelas untuk menyampaikan pesan yang dekat dengan audiens.

3. Adaptabilitas terhadap Perubahan Trend

Mengikuti perkembangan terkini dalam teknologi dan preferensi audiens, serta kemampuan untuk menyesuaikan strategi konten dengan cepat.

4. Kemampuan Mendengarkan

Kemampuan mendengarkan secara aktif untuk memahami kebutuhan audiens adalah softskill kritis, karena melibatkan empati dan kemampuan komunikasi interpersonal.

5. Kolaborasi Tim

Kemampuan ini dibutuhkan ketika kamu akan bekerja sama dengan tim design atau video editor, kamu harus bisa menyampaikan apa yang kamu mau dengan baik dan jelas, agar hasilnya juga memuaskan.

Kesimpulan

Dari pembahasan 10 skill tersebut, untuk menjadi content creator yang sukses bukan hanya terpaku pada soal teknis seperti kemampuan editing, strategi dan analisa saja, namun dibutuhkan soft skill salah satunya kemampuan mendengarkan kebutuhan audiens, dan juga membangun komunikasi yang baik. Menjadi content creator bukan hanya mengejar traffic dan meningkatkan konversi tapi lebih pada “dampak” sejauh mana konten kamu bisa membuat dampak yang besar untuk audiens.

Mau tahu lebih banyak update informasi tentang content creator dan affiliate marketing? Gabung komunitas kami di Telegram atau mendaftar di ACCESSTRADE

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait