Perbandingan Biaya & Konversi: FB Ads vs. Google Ads vs. TikTok Ads

Ingin tahu platform mana yang paling cepat memutar uang iklan jadi konversi? Apakah Meta/FB Ads, Google Ads, atau TikTok Ads. Mengetahui besaran biaya dan ROI dari campaign yang dijalankan menjadi faktor untuk untuk memilih platform advertising mana yang akan digunakan, khususnya bagi affiliator.
Biaya-biaya (CPC/CPM/CPA), dan konversi (CVR/ROAS), serta kapan memilih Facebook/Instagram Ads (Meta), Google Ads, serta TikTok Ads perlu kamu ketahui. Berikut simulasi anggaran yang dipengaruhi industri, audiens, kualitas kreatif, seasonality, dan kompetisi (terakhir diperbarui: Oktober 2025).
Tabel 1. Perbandingan cost vs platform
|
Platform |
CPC (perkiraan) |
CPM (perkiraan) |
CVR Lead / Purchase |
|
Catatan Budget |
|
Google Ads – Search |
|
— |
3–8% / 2–5% |
Kompetitif meski CPC tinggi |
Unggul saat intent jelas |
|
Google Ads – Display |
— |
|
0,5–2% / 0,3–1% |
Lebih murah di remarketing |
Bangun frekuensi |
|
Meta (FB/IG) |
Rp500–Rp3.000 |
|
1–4% / 0,5–2% |
Stabil di retargeting |
Sangat sensitif kreatif |
|
TikTok Ads |
Rp300–Rp2.000 |
|
0,8–3% / 0,4–1,5% |
Efisien untuk impulse |
Rotasi kreatif cepat |
*Est. CPA = estimasi biaya per akuisisi; bergantung CTR, CVR, dan strategi bidding.
Dari tabel diatas, perlu kamu pahami bahwa:
- Angka ditulis sebagai range indikatif, bukan patokan absolut.
- Cocokkan dengan tujuan (lead vs purchase), industri, dan kesiapan kreatif.
- Untuk memahami dasar strategi dan pemilihan kata kunci, pelajari Memahami Search Intent.
Dapat disimpulkan, jika kamu sudah memiliki intent yang jelas maka Search Ads bisa digunakan. Selain itu, kamu juga bisa kombinasi dengan Display Ads untuk remarketing.
Jika kamu kuat di creative atau design, maka Meta Ads bisa kamu gunakan, dan TikTok Ads jika kamu memiliki iklan-iklan yang impulsif dengan hook tiga detik di video yang kamu iklankan.
Dalam hal budget, khususnya untuk CVR atau conversion rate memiliki nilai yang bervariasi, namun Google Ads memiliki tingkat konversi yang tinggi namun kompetitif. Secara keseluruhan dapat kamu baca di tabel berikut.
Baca juga: Cara Monetisasi TikTok, Ide Konten TikTok Paling Diminati
Evaluasi Dari Biaya ke Konversi
Untuk menghitung bagaimana biaya dan ROI (konversi) yang dihasilkan, kamu bisa menggunakan rumus praktis berikut:
- CPA = CPC ÷ CVR
Contoh: CPA = Rp1.500 ÷ 0,02 = Rp75.000 = Rp75.000. - ROAS = (CVR × AOV) ÷ CPC (ROAS = (Tingkat Konversi × Nilai Pesanan
- CVR = 2% (0,02)
- AOV = Rp120.000
- CPC = Rp1.500
- ROAS = (0,02 × 120.000) ÷ 1.500 = 2.400 ÷ 1.500 = 1.6x
Dapat disimpulkan jika platform “murah” di CPC/CPM belum tentu murah di CPA. CTR dan CVR adalah pedal gas konversi.
Tabel 2. Kesimpulan penggunaan platform advertising.
|
Platform |
Kapan digunakan? |
Biaya & Konversi |
Eksekusi |
|
Google Ads |
|
Search: CPC relatif mahal, tetapi CVR cenderung stabil → CPA kompetitif. Display: efektif untuk remarketing; jangan mengandalkan purchase tinggi untuk prospecting murni. |
|
|
Meta Ads |
|
CPC/CPM kompetitif, CVR sangat tergantung kreatif (hook, CTA, relevansi). Retargeting konsisten performanya; kombinasikan catalog & dynamic product ads. |
|
|
TikTok Ads |
|
CPM sering kompetitif; CVR ditentukan 3–5 detik pertama (hook), ritme visual, dan CTA. Rotasi kreatif cepat itu wajib; Spark Ads dan live shopping bisa memangkas jarak ke pembelian. |
|
Baca juga: Tips Membuat Video Review di TikTok.
Jika kamu memiliki budget sekitar 10 hingga 20 juta, berikut simulasi “orde besaran”, bukan prediksi absolut. Silakan adaptasikan dengan datamu.
Skenario A: Lead B2B (Rp10.000.000/bulan)
Pembagian: Google Search 60% (Rp6 jt), Meta 25% (Rp2,5 jt), TikTok 15% (Rp1,5 jt).
- Google Search: CTR 3%, CVR lead 6%, CPC Rp3.000 → Est. CPA ≈ Rp50–70 ribu.
- Meta: CTR 1,2%, CVR lead 2,5%, CPC Rp1.200 → Est. CPA ≈ Rp40–60 ribu (terbaik di remarketing).
- TikTok: CTR 1%, CVR lead 1,5%, CPC Rp900 → Est. CPA ≈ Rp60–90 ribu.
Catatan: Google umumnya mesin volume berkualitas; Meta memperluas jangkauan dan retarget; TikTok menambah awareness + lead ringan (form singkat).
Untuk memaksimalkan closing, optimalkan materi review: Cara Menulis Review Produk untuk Affiliate.
Skenario B: E-commerce Beauty (Rp20.000.000/bulan)
Pembagian: TikTok 45% (Rp9 jt), Meta 35% (Rp7 jt), Google 20% (Rp4 jt; brand + shopping/search).
- TikTok: CPM Rp18.000, CTR 1,2%, CVR purchase 1,2%, AOV Rp120.000 → Est. ROAS ≈ 1,6–2,1x.
- Meta: CPM Rp22.000, CTR 1,3%, CVR purchase 1,4% → Est. ROAS ≈ 1,5–2,0x (retargeting menaikkan hasil).
- Google (brand & high-intent): CTR 8%, CVR purchase 4%, CPC Rp2.500 → CPA kompetitif; ROAS sering tertinggi di brand.
Catatan: Pastikan catalog feed rapi, stok aman, dan bundle best seller.
Perkuat halaman dan kontenmu dengan trust signal: Pentingnya Trustworthiness.
Penting untuk memahami waktu atau kapan kamu menggunakan platform Meta, Google, atau TikTok Ads, berikut tabel yang memudahkan kamu memutuskan kapan menggunakan ketiga platform advertising tersebut:
Tabel 3. Platform advertising vs Industri
|
Tujuan Industri |
F&B |
Edukasi |
Fashion/Beauty |
B2B |
|
Lead |
Meta + Google (remarketing) |
Google Search + Meta |
Meta + TikTok (lead ringan) |
Google Search + Meta |
|
Purchase (E-com) |
Meta + TikTok |
Meta + Google (Shopping) |
TikTok + Meta (+ Google brand) |
Google + Meta (retarget) |
|
Branding |
TikTok + Meta |
TikTok + Meta |
TikTok + Meta |
Meta + YouTube/Display |
Gunakan metriks sebagai start atau awal mula. Sesuaikan dengan niche dan audiens, kamu bisa pelajari Definisi Niche Market & Cara Menentukannya.
Beberapa hal yang perlu affiliator ketahui sebelum memutuskan menggunakan platform advertising tertentu, yaitu:
- Angka biaya/konversi disusun dari benchmark industri, praktik umum di Indonesia, serta pengalaman lapangan. Ditampilkan sebagai range agar tidak menyesatkan.
- Konversi kurs & perhitungan disederhanakan untuk memudahkan interpretasi.
- Variasi kinerja berasal dari audiens, usia akun, learning phase, kompetisi, musim promo, dan kualitas kreatif.
Data yang kamu peroleh dari dashboard Meta/Google/TikTok akan membantu menentukan langkah selanjutnya, maka:
- Pisahkan struktur prospecting vs remarketing.
- Terapkan naming convention dan tagging yang konsisten agar CPA/ROAS terbaca akurat.
- Bangun topical authority dan internal link antarkonten: mulai dari Penerapan Internal Link dan Topical Authority.
- Untuk memperkaya kredibilitas konten dan pengalaman langsung, baca Penambahan Experience pada E-E-A-T.
Itulah hal-hal yang perlu kamu mengerti terkait biaya yang dikeluarkan dan konversi yang mungkin kamu peroleh. Jika kamu belum yakin terkait platform mana yang bisa kamu gunakan untuk campaign affiliate, maka gabung sekarang menjadi bagian dari Publisher Accesstrade.
.