Apa itu Helpful Content Menurut Google dan Apa Pengaruhnya untuk Affiliate Marketing

Apa itu Helpful Content Menurut Google dan Apa Pengaruhnya untuk Affiliate Marketing

Admin
search engine optimization Apr 15, 2024
SHARE ON
1713168473_apa-itu-helpful-content-menurut-google.jpg

Google telah merilis helpful content update yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian bagi pengguna internet. Langkah ini diambil untuk menyaring konten yang memiliki little value (sedikit nilai) meskipun menduduki high ranks (peringkat tinggi) dalam hasil pencarian.

Melalui update ini, diharapkan pengguna dapat dengan lebih mudah menemukan dan mengakses konten berkualitas yang relevan dengan pertanyaan atau topik yang mereka cari. Namun, bagaimana pengaruh helpful content update terhadap praktik affiliate marketing?

Sebagai seorang blogger affiliate marketing yang mengandalkan promosi konten tertentu untuk mendapatkan komisi, kamu perlu meningkatkan kualitas konten yang ditulis dan dipublikasikan di situs web kamu. Simak artikel ACCESSTRADE di bawah ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang apa itu helpful content!

Apa itu Helpful Content?

Helpful content adalah jenis konten yang dirancang dan dibuat dengan tujuan utama untuk memberikan manfaat dan nilai tambah kepada pengguna. Konten ini berfokus pada memberikan solusi, menjawab pertanyaan, atau menyediakan informasi yang relevan dan berguna bagi audiensnya.

Google mengumumkan konsep helpful content pada 18 Agustus 2022, dengan perubahan mulai diluncurkan pada 25 Agustus 2022. Update tersebut bertujuan untuk mengatasi konten-konten berkualitas rendah yang lebih berorientasi pada mesin pencari daripada kebutuhan pengguna.

Konten yang menjadi sasaran Google kurang memiliki experience, expertise, authoritativeness, atau membangun trustworthiness pada user (E-E-A-T).

Meskipun menduduki peringkat tinggi dalam halaman hasil pencarian (SERP) dan mendapatkan banyak search traffic, konten semacam ini sering gagal dalam memberikan jawaban yang memuaskan bagi pengguna, sehingga menyebabkan pengguna terus mencari informasi tambahan di search engine.

Dalam konteks pemasaran digital dan SEO, helpful content tidak hanya menjadi content strategy untuk memenuhi standar Google, tetapi juga untuk membangun hubungan yang kuat antara blogger affiliate marketing, brand yang dipromosikan dalam konten, serta audiens situs web kamu.

Jenis konten yang membantu dalam memecahkan masalah atau memberikan informasi yang berguna akan lebih mungkin diakses dan dibaca oleh pengguna, sehingga meningkatkan visibilitas dan otoritas situs web di search engine (mesin pencari).

Dengan fokus pada memberikan nilai tambah kepada pengguna, helpful content bukan hanya menjadi landasan dari strategi pemasaran digital yang sukses, tetapi juga kunci untuk menciptakan pengalaman yang positif bagi audiens yang mengakses konten di situs web kamu.

Panduan Google seputar helpful content umumnya dibagi menjadi empat bidang. Berikut detail dari helpful content menurut Google, yaitu:

1. Apakah Konten Dibuat untuk Spesifik Audience?

Konten yang dipublikasikan dalam situs web affiliate marketing sering kali menjadi landasan komunikasi antara penulis dengan spesifik audiensnya. Beberapa pertanyaan di bawah ini penting untuk diajukan sebelum kamu membuat konten affiliate marketing, antara lain:

  • Apakah kamu sudah memiliki target audiens yang dituju untuk bisnis atau situs kamu, yang akan merasakan manfaat dari konten tersebut, jika mereka berkunjung langsung ke situs kamu? Jika belum, simak ulasan kami mengenai Cara Identifikasi Target Audience dan Langkah - Langkah Menerapkanya.
  • Apakah situs kamu memiliki tujuan utama atau fokus tertentu?
  • Apakah konten utamanya ditujukan untuk menarik orang dari mesin pencari, bukan dibuat untuk manusia?
  • Apakah kamu memproduksi banyak konten tentang topik yang berbeda dengan harapan beberapa diantaranya dapat tampil dengan baik di hasil pencarian?
  • Apakah kamu menggunakan otomatisasi ekstensif untuk menghasilkan konten tentang banyak topik?
  • Apakah kamu menulis tentang sesuatu hanya karena hal tersebut tampak sedang tren dan bukan karena kamu akan menulis tentang topik tersebut untuk audiens kamu yang sudah ada?
  • Apakah kamu menulis dengan jumlah kata tertentu karena kamu pernah mendengar atau membaca bahwa Google memiliki jumlah kata yang disukai?

Dalam membuat konten, kamu fokus pada kebutuhan dan minat audiens yang sudah ada atau yang ingin dituju, bukan pada upaya untuk memenuhi standar search engine semata. Penting juga untuk mengevaluasi apakah konten yang kamu buat benar-benar relevan dan bermanfaat bagi spesifik audiens yang kamu targetkan.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Perlu Perhatikan Tone Saat Menulis

2. Apakah Konten Dibuat oleh Expert di Bidangnya?

Ketika membahas kualitas konten, penting untuk meninjau apakah konten tersebut dibuat oleh ahli di bidangnya. Berikut adalah beberapa pertimbangan yang dapat membantu kamu menentukan apakah konten tersebut telah dibuat oleh ahli di bidangnya, antara lain:

  • Apakah konten ini ditulis oleh seorang ahli atau enthusiast yang mengetahui topiknya dengan baik?
  • Apakah konten kamu dengan jelas menunjukkan first hand experience (pengalaman yang di dapat secara langsung) dan pengetahuan yang mendalam (misalnya, keahlian yang diperoleh dari pengalaman menggunakan produk atau layanan, atau mengunjungi suatu tempat)?
  • Apakah kontennya memberikan analisis yang mendalam atau informasi menarik yang tidak biasa?
  • Jika konten mengacu pada sumber lain, apakah konten tersebut tidak sekadar menyalin atau menulis ulang sumber-sumber tersebut dan sebaliknya memberikan nilai tambah dan orisinalitas yang substansial?
  • Apakah konten memberikan nilai yang substansial jika dibandingkan dengan halaman lain dalam hasil pencarian?
  • Apakah kamu hanya meringkas apa yang dikatakan orang lain tanpa menambahkan banyak nilai?
  • Apakah kamu memutuskan untuk membahas topik tertentu tanpa memiliki keahlian yang spesifik di niche market tersebut, hanya karena kamu pikir akan mendapatkan search traffic?

Sebagai seorang blogger affiliate marketing, penting untuk memastikan bahwa konten yang kamu buat benar-benar memberikan nilai tambah yang signifikan, serta dibuat oleh seorang ahli atau penggemar yang memiliki pengetahuan mendalam di bidangnya.

Baca juga: 3 Update Google Core Update 2024 dan Dampaknya

3. Apakah Sumbernya Dapat Dipercaya dan Kredibel?

Ketika mencari informasi di internet, audiens situs web affiliate marketing kamu akan menilai apakah sumber informasi yang kamu sampaikan dapat dipercaya dan kredibel. Berikut adalah beberapa pertimbangan yang dapat membantu kamu dalam menentukan kualitas suatu konten, antara lain:

  • Apakah kamu akan percaya dengan informasi yang disajikan dalam artikel ini?
  • Jika kamu meneliti situs yang memproduksi konten tersebut, apakah kamu akan mendapatkan kesan bahwa situs tersebut dipercaya atau diakui secara luas sebagai otoritas dalam topiknya?
  • Apakah konten tersebut memiliki kesalahan faktual yang mudah diverifikasi?
  • Apakah konten tersebut memberikan informasi, laporan, riset, atau analisis yang orisinal?
  • Apakah konten tersebut memberikan deskripsi topik yang substansial, lengkap, atau komprehensif?
  • Apakah judul utama dan/atau judul halaman memberikan ringkasan yang deskriptif dan bermanfaat tentang konten?
  • Apakah judul utama dan/atau judul halaman tidak berlebihan atau mengejutkan?
  • Apakah ini jenis halaman yang ingin kamu tandai, bagikan dengan teman, atau rekomendasikan?
  • Apakah kamu berharap untuk melihat konten ini di dalam atau direferensikan oleh majalah cetak, ensiklopedia, atau buku?
  • Apakah konten tersebut memiliki masalah ejaan atau gaya bahasa?
  • Apakah konten diproduksi dengan baik, atau terlihat ceroboh atau dibuat dengan tergesa-gesa?
  • Berikan bukti seperti visual, audio, atau tautan lain dari pengalaman kamu sendiri dengan produk tersebut, untuk mendukung keahlian kamu dan memperkuat keaslian ulasan kamu.
  • Jelaskan apa yang membedakan produk tersebut dari para pesaingnya.
  • Sertakan tautan ke sumber daya lain yang berguna (milik kamu sendiri atau dari situs lain) untuk membantu pembaca membuat keputusan.
  • Pertimbangkan untuk menyertakan tautan ke beberapa penjual agar pembaca memiliki pilihan untuk membeli dari penjual pilihannya.

Dengan mempertimbangkan beberapa hal di atas, pembaca situs web dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan bijaksana saat menilai kepercayaan dan kredibilitas dari sumber suatu konten di internet, terutama konten affiliate marketing yang kamu tulis.

Baca juga: Mengenal YMYL di SEO dan Cara Mengoptimalkannya

4. Apakah Konten yang Dibahas Sesuai dengan Kebutuhan User?

Ketika mempertimbangkan kualitas suatu konten, penting untuk menilai sejauh mana konten tersebut memenuhi kebutuhan pengguna. Berikut adalah beberapa pertimbangan penting yang dapat membantu kamu saat memproduksi suatu konten, antara lain:

  • Setelah membaca konten kamu, apakah seseorang akan merasa bahwa mereka telah cukup mendapatkan informasi tentang suatu topik untuk membantu mencapai tujuan mereka?
  • Akankah seseorang yang membaca konten kamu merasa mendapatkan pengalaman yang memuaskan?
  • Apakah konten kamu membuat pembaca merasa perlu mencari lagi untuk mendapatkan informasi yang lebih baik dari sumber lain?
  • Apakah konten kamu menjanjikan untuk menjawab pertanyaan yang sebenarnya tidak ada jawabannya, seperti menyarankan tanggal rilis suatu produk, film, atau acara TV padahal tanggal rilisnya belum dikonfirmasi?

Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, kamu dapat mengevaluasi sejauh mana konten yang dibahas sesuai dengan kebutuhan pengguna, yang merupakan kunci dalam memproduksi konten affiliate marketing yang berkualitas dan bernilai bagi audiens.

Baca juga: Memahami Search Intent, Kenali Jenis dan Cara Menentukannya

Pengaruh Helpful Content Update ke Affiliate Marketing

Helpful content update yang diperkenalkan Google memiliki dampak positif terhadap affiliate marketing. Salah satu elemen penting dalam strategi affiliate marketing adalah pembuatan review produk yang informatif dan bernilai. Dalam konteks ini, kualitas review produk yang dihasilkan menjadi konten sangat penting, karena dapat memengaruhi tingkat kepercayaan pengguna saat membaca konten tersebut.

Sebelumnya, praktik affiliate marketing sering kali terfokus pada upaya untuk menarik pengunjung dan menghasilkan klik dengan menggunakan teknik SEO yang tidak selalu memprioritaskan kualitas konten. Namun, dengan diperkenalkannya helpful content oleh Google, penting bagi para blogger affiliate marketing untuk menyesuaikan strategi konten mereka.

Konten yang lebih membantu dan berkualitas untuk pembaca lebih diprioritaskan oleh search engine, sehingga review produk yang disajikan harus lebih dari sekadar promosi produk, tetapi juga memberikan nilai tambah kepada pembaca.

Dengan memperhatikan kriteria-kriteria yang diperlukan dalam helpful content, para affiliate marketing perlu memastikan bahwa konten yang dibuat adalah informatif, relevan, dan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Hal ini akan membantu meningkatkan tingkat kepercayaan pengguna terhadap review produk yang ditulis dalam situs web kamu, sehingga membantu meningkatkan kemungkinan untuk menghasilkan konversi dan memperoleh komisi dari program affiliate tersebut.

Selain itu, dengan fokus pada konten yang lebih bermanfaat, affiliate marketing juga dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan audiens kamu. Dengan menyajikan informasi yang berguna, situs web kamu dapat menjadi sumber yang dapat diandalkan dan dihargai oleh pengguna, sehingga membantu meningkatkan loyalitas dan dan keterlibatan pengguna dalam jangka panjang.

Jika kamu ingin memperoleh lebih banyak informasi, panduan, atau tips seputar affiliate marketing lainnya, content writing, digital marketing, e-commerce, SEO yang bermanfaat bagi kamu, pastikan untuk membaca artikel-artikel ACCESSTRADE lain di website kami.

Selain itu, ACCESSTRADE Indonesia juga memiliki academy yang menjadi wadah bagi para blogger untuk mendapatkan berbagai kursus yang mendukung program affiliate marketing, seperti digital marketing, WordPress, SEO, influencer marketing, email marketing, TikTok for business, Instagram marketing, dll.

Yuk, jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan berbagai kursus dari ACCESSTRADE Academy, langsung klik tautan di bawah ya!

Gabung ACCESSTRADE Academy Disini!

Referensi Artikel:

  • Google Search Central. Creating helpful, reliable, people-first content. Diakses pada Maret 2024, dari https://developers.google.com/search/docs/fundamentals/creating-helpful-content
  • Google Search Central. What creators should know about Google's August 2022 helpful content update. Diakses pada Maret 2024, dari https://developers.google.com/search/blog/2022/08/helpful-content-update
  • Google Search Help. How Google’s featured snippets work. Diakses pada Maret 2024, dari https://support.google.com/websearch/answer/9351707?hl=en&sjid=9872357216962799388-AP
  • O8 Agency. Google's Helpful Content Update: How to Improve Your SEO Content in 2024. Diakses pada Maret 2024, dari https://www.o8.agency/blog/marketing-strategy/google-helpful-content-update-improve-your-seo
  • Search Engine Journal. Google Clarifies How Helpful Content System Works. Diakses pada Maret 2024, dari https://www.searchenginejournal.com/google-clarifies-how-helpful-content-system-works/500010/
  • Search Engine Land. What is helpful content, according to Google. Diakses pada Maret 2024, dari https://searchengineland.com/what-is-helpful-content-google-387360
Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait