12 Langkah Konfigurasi Website Menggunakan Wordpress untuk Blog Affiliate

12 Langkah Konfigurasi Website Menggunakan Wordpress untuk Blog Affiliate

Admin
search engine optimization Apr 30, 2024
SHARE ON
1715722318_website-config.jpg

Membuat website menggunakan WordPress adalah hal perlu kamu pertimbangkan jika kamu baru belajar menulis artikel dan mengatur website. Selain menulis, penting untuk kamu belajar cara meningkatkan SEO WordPress agar website-mu bisa muncul di posisi atas pada hasil pencarian.

Dengan melakukan optimasi yang tepat, kamu bisa mendapatkan berbagai keuntungan, seperti peningkatan peringkat, lalu lintas organik, meningkatkan kesadaran brand, optimasi, dan sekaligus meningkatkan konversi. Namun, bagi beberapa orang, konsep optimasi mungkin terlihat rumit dan membingungkan.

Tapi sebenarnya, WordPress dirancang agar ramah terhadap SEO, jadi kamu bisa mencoba berbagai teknik SEO yang mudah untuk meningkatkan performa website-mu. Membangun dan mengkonfigurasi website yang efektif adalah langkah awal yang penting dalam membangun toko online atau blog affiliate yang sukses.

Dalam artikel ini, kamu akan mengetahui apa itu SEO blog WordPress dan langkah-langkah penting untuk mengkonfigurasi website dengan langkah berikut ini:

1. Pemilihan Hosting yang Tepat

Apa itu hosting? Hosting adalah layanan untuk menyimpan dan mempublikasikan konten website kamu seperti file HTML, gambar, video, sehingga mudah diakses di internet, ini adalah hal pertama yang perlu kamu perhatikan. 

Pastikan kamu memilih layanan hosting yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan situs kamu sehingga dapat membantu meningkatkan performa website secara keseluruhan termasuk SEO. Hosting turut mempengaruhi pengalaman users loh, karena jika hosting bekerja lambat maka tampilan website kamu juga lama untuk dimuat dan ditampilkan kepada users, demikian juga sebaliknya.

Nah, jika hosting yang kamu pilih bekerja lambat, otomatis itu akan mempengaruhi users experiences yang menyebabkan kinerja SEO kamu kurang baik dan mempengaruhi posisi di SERP loh. Jadi, pilihlah penyedia hosting yang menawarkan kecepatan, keamanan, dan dukungan pelanggan yang baik ya!

2. Gunakan Theme yang Ringan

Hal kedua yang perlu kamu perhatikan adalah tema yang ringan sehingga tidak memberatkan kinerja website kamu. Layout atau template influencer dan blogger website design memang membuat pengalaman users lebih baik, namun jangan lupa untuk memastikan apakah tema tersebut ringan dan responsif ya.

Bayangkan jika kamu telah merancang situs web dengan baik, tetapi masih penuh dengan elemen yang tidak diperlukan dan memberatkan proses loading load dari website kamu, tentunya Ini dapat membuat situs menjadi lambat dan merugikan SEO. Jadi, gunakan tema yang ramah terhadap SEO dan minimalkan penggunaan plugin atau elemen yang tidak penting ya!

Kamu bisa menggunakan tema Astra atau Generate Press karena mudah disesuaikan dengan kebutuhan (custom), pilihan custom juga lengkap, dan kompatibel dengan page builder seperti Divi, Elementor, Generates Block, dan lainnya.

3. Pastikan Website Terindex

Pastikan website Anda terindex oleh mesin pencari seperti Google. Untuk melakukannya, kamu perlu memastikan bahwa pengaturan privasi situs Anda di WordPress tidak menghalangi mesin pencari untuk mengindeks situs Anda atau meta tag kamu bukan noindex.

Lalu pastikan kamu sudah mengatur sitemap sehingga crawler Google bisa bekerja lebih mudah, tinggal kamu cek deh di Google Search Console apakah website kamu sudah terindex di bagian ‘inspect URL’ atau kamu juga bisa melakukan pengecekan dengan site:alamat website kamu.

Baca juga: Cara Kerja Crawling, Indexing & Ranking Pada Search Engine

4. Set-up SSL Certificate

SSL atau Secure Sockets Layer adalah protokol keamanan yang digunakan untuk membuat koneksi yang aman antara server web dan browser pengguna. SSL menjadi hal yang penting karena digunakan untuk mengamankan website kamu.

Saat ini, memiliki sertifikat SSL sudah menjadi keharusan loh, karena website yang tidak memiliki sertifikat dan pengaturan SSL yang valid, akan mendapatkan peringatan di hasil pencariannya. Google juga telah menegaskan bahwa HTTPS merupakan faktor peringkat.

Selain itu, penting bagi kamu untuk menggunakan SSL agar mencegah peretasan dan penyadapan data oleh pihak ketiga. Banyak teknologi terbaru untuk meningkatkan kecepatan dan kinerja situs membutuhkan pengaturan SSL/HTTPS yang valid.

Untuk menggunakan teknologi web yang lebih canggih seperti HTTP/2 dan HTTP/3 yang akan datang, browser seperti Google Chrome dan Firefox meminta situs web memiliki sertifikat SSL yang valid.

5. Tentukan Halaman Website

Tentukan halaman-halaman yang akan ada di website Anda, termasuk halaman beranda, halaman tentang, halaman kontak, dan lain-lain. Pastikan setiap halaman memberikan informasi yang jelas dan berguna kepada users.

Pastikan kamu membuat perencanaan terkait taksonomi dari website kamu, apa saja kategori yang akan kamu bahas, bagaimana user journey dari website, dan halaman apa saja yang wajib ada. Nah dari perencanaan yang kamu buat akan memudahkan users untuk mencari informasi yang dia butuhkan.

6. Setting Permalink

Selanjutnya adalah kamu perlu mengatur struktur permalink agar ramah bagi search engine dan mudah dipahami oleh users dan permalink yang ramah terhadap SEO. Sesuai rekomendasi dari Google, disarankan untuk menggunakan permalink yang mengandung kata kunci dan dibuat sesingkat mungkin untuk meningkatkan kinerjanya, Jadi pastikan kamu memilih struktur permalink yang sesuai dengan konten dan tujuan website kamu ya!

7. Install dan Setting WordPress Plugin

Instal plugin WordPress yang diperlukan untuk meningkatkan fungsi dan kinerja website kamu. Beberapa plugin yang umum digunakan adalah plugin keamanan, plugin SEO seperti Yoast SEO, dan plugin caching. Pastikan kamu memahami spesifikasi dari plugin yang kamu instal, karena beberapa plugin dapat menyebabkan website kamu bekerja dengan lambat karena tidak sesuai dengan plugin yang telah kamu install sebelumnya.

Baca juga: Mengenal Teknikal SEO dan Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

8. Masukan Sitemap ke Google Search Console

Submit sitemap website Anda ke Google Search Console untuk membantu search engine mengindeks halaman-halaman website dengan lebih efisien dan mudah. Sitemap memberikan panduan kepada googlebot tentang struktur website kamu sehingga dapat mempercepat proses pengindeksan halaman meskipun internal linking belum terorganisir dengan baik.

9. Atur no index pada halaman yang tidak penting

Nah, jika website kamu memiliki halaman yang kurang esensi atau tidak penting untuk diketahui oleh users dan search engine, maka kamu perlu mengatur tag noindex pada halaman-halaman yang tidak ingin kamu indeks oleh mesin pencari, seperti halaman login, halaman pribadi, atau halaman khusus administrasi.

Caranya cukup mudah yaitu dengan membuat meta tag di bagian head dengan instruksi , dengan cara ini akan memberikan instruksi crawler agar tidak melakukan pengindeksan pada halaman tersebut.

Baca juga: 9 Format untuk Blog Sukses di Affiliate Marketing

10. Rencanakan Arsitektur Website

Kamu juga perlu merencanakan arsitektur struktur website Anda dengan baik, termasuk navigasi, struktur konten, dan pengaturan halaman. Pastikan website Anda mudah dinavigasi dan informasi dapat diakses dengan mudah sehingga dapat meningkatkan user journey dan user experience dari website kamu juga baik.

11. Lengkapi Halaman Author

Jika kamu memiliki penulis atau kontributor di website, pastikan untuk membuat dan melengkapi halaman author mereka ya. Hal ini akan memberikan kredibilitas dan transparansi kepada users sekaligus dapat meningkatkan EEAT dari website kamu, khususnya apabila kamu membahas topik-topik seperti YMYL (Your Money Your Life).

Baca juga: Penambahan 'E' Experience pada E-A-T Google Guidelines

12. Buat Halaman Affiliate Disclosure

Jika kamu menggunakan link affiliate pada konten artikel atau lingkungan website kamu, buatlah halaman affiliate disclosure yang jelas dan transparan tentang afiliasi kamu dengan perusahaan atau produk yang Anda promosikan. Ini adalah persyaratan hukum dan etis yang penting ya!

Dengan mengikuti langkah di atas, kamu tidak perlu kuatir untuk membuat website dengan SEO blog wordpress yang tidak memenuhi standar Google. Nah, untuk membantu kamu memahami dan menerapkan aspek-aspek struktur website yang telah dibahas, kamu juga perlu menyediakan waktu untuk belajar dengan komunitas dan memperdalam strategi affiliate.


Yuk bergabunglah dengan Komunitas Accesstrade  di Telegram Accesstrade Indonesia untuk kamu mendapatkan informasi update seperti affiliate dan belajar SEO dengan ahlinya.

Rizki Setyo
Content Author
Berpengalaman dalam Affiliate Marketing sejak tahun 2017, hingga tahun 2023 sudah menjadi tim support Affiliate Marketing untuk campaign dari lebih dari 100 brand dan lebih 20.000 publisher.
Artikel Terkait